background

BERITA

Bedah Buku “Masyarakat Pra Sejahtera” Meriahkan Dies Natalis IAHN Gde Pudja Mataram ke XXII


Image

Mataram - Peringatan Dies Natalis IAHN Gde Pudja Mataram Ke XXII tahun ini terasa berbeda. Di momen tahunan ini, IAHN Gde Pudja Mataram kembali menggelar kegiatan bedah buku berjudul Pendapatan Masyarakat Pra Sejahtera di Desa Segerongan Kecamatan Lingsar Perspektif Antropologi Agama Hindu.
Tujuan dari menyelenggarakan kegiatan bedah buku ini dalam rangka kegiatan Dies Natalis IAHN Gde Pudja Mataram yang ke-22, dilaksanakan pada tanggal 21 pebruari 2023 di aula Lantai II Rektorat IAHN Gde Pudja Mataram Jalan Pancaka No.7 B Mataram.
Bedah buku yang berjudul pendapatan masyarakat pra Sejahtera di desa segerongan Kecamatan Lingsar perspektif antropologi agama Hindu merupakan karya tulisan dari bapak Dr.Drs I Nyoman murba Widana, M.Ag beliau merupakan ketua LP2M.
Dalam kesempatan ini hadir dua narasumber yang akan membedah buku sesuai dengan kepakarannya yaitu Prof Dr. drh.I Made damriyasa MS beliau merupakan Rektor Universitas Hindu Indonesia Denpasar Bali dan yang kedua Dr. Mujiono, S Ag, M.Ag merupakan Rektor IAHN Tampung penyang Palangkaraya. Yang menjadi moderator pada kegiatan ini yaitu Dr. I Wayan Ardi Wirawan, S.Pd, S.Ag, M.Si, Ketua LPM IAHN Gde Pudja Mataram.
Ditempat yang sama, Rektor IAHN Gde Pudja Mataram memberikan sambutan pada kegiatan ini serta menekankan book review, resensi buku, ulasan buku adalah kegiatan mengevaluasi, menilai, mengkritik, dan memberikan perbandingan pada sebuah buku dengan tujuan untuk mengupas isi buku dari pandangan pembedah buku dengan persepsi yang baru jika ada.
Dalam Kegiatan bedah buku dibuka langsung oleh Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, yang dalam sambutannya menyampaikan dosen sebagai pengajar juga sebagai ilmuwan yg harus melaksanakan kewajibannya baik dalam bidang penelitian dan publikasi, kedepannya akan ada evaluasi bagi dosen apakah kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi sudah dilaksanakan atau belum. PMA mengenai hal tersebut sedang dibahas ditingkat Setjen, oleh karena itu perlu dipersiapkan dari sekarang terkait penelitian dan publikasi. Dalam hasil diskusi bedah buku terdapat banyak masukan dari pembedah buku yakni tentang perlunya jenis buku ini apakah akan dijadikan buku referensi atau buku monograf karena jika masih berupa laporan penelitian nilai angka kreditnya masih kecil dan perlu ditambah dengan foto-foto sehingga mampu sebagai pendukung isi dari buku tersebut. Kegiatan semacam ini perlu diperbanyak karena akan menambah pengetahuan dan literasi.

Bagikan berita: