KALENDER AKADEMIK
Berita Terbaru
IAHN GDE PUDJA MATARAM TEKEN MOU DENGAN AKASH MANAJEMEN UNTUK PENGUATAN PENDIDIKAN DAN BUDAYA PADA LOMBA TARI CONDONG DAN OLEG SE-NTB
Mataram, 25 Januari 2026 Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram kembali memperluas jejaring kemitraan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Akash Manajemen sebagai langkah strategis dalam penguatan pendidikan, penelitian, dan pelestarian budaya berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini berlangsung di kampus IAHN Gde Pudja Mataram, pada Lomba Tari Condong dan Oleg Se-NTB yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari IAHN Gde Pudja Mataram. Penandatanganan MoU ini dihadiri oleh pimpinan Akash Manajemen, Ni Luh Yudi Handayani, yang berasal dari Buleleng, Bali, serta jajaran pimpinan IAHN Gde Pudja Mataram. Kegiatan lomba tari yang berlangsung bersamaan menampilkan bakat mahasiswa dalam melestarikan seni tari tradisional Bali dan NTB, sehingga menjadi wujud nyata implementasi pendidikan dan budaya dalam bentuk yang atraktif. Kerja sama ini menjadi wujud komitmen bersama dalam membangun sinergi antarlembaga yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan program kolaboratif yang berkelanjutan. Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak sepakat untuk mendorong pelaksanaan kegiatan yang mendukung Tridarma Perguruan Tinggi, meliputi penguatan kapasitas akademik, pengembangan literasi budaya, serta implementasi program-program edukatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat membuka ruang inovasi dan pertukaran pengetahuan antara dunia akademik dan mitra profesional. Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan An Wirata, A.Ma.SE., M.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa kerja sama dengan Akash Manajemen merupakan langkah positif dalam memperluas jejaring strategis kampus. Beliau menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat identitas budaya, meningkatkan kompetensi sivitas akademika, serta membuka peluang inovasi yang dapat memberi dampak nyata bagi masyarakat. Sementara itu, Ni Luh Yudi Handayani menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama ini dan berharap kemitraan tersebut dapat memberikan manfaat nyata serta kontribusi positif bagi pengembangan pendidikan dan pelestarian budaya. Dengan ditandatanganinya MoU ini dan terlaksananya lomba tari tradisional, IAHN Gde Pudja Mataram menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang terbuka terhadap kolaborasi, inovatif, dan konsisten dalam menjaga serta mengembangkan nilai-nilai budaya Nusantara. By : P26
Sunday, 25 January 2026REKTOR IAHN GDE PUDJA MATARAM RESMI MEMBUKA PELATIHAN AKSARA BALI, LPPM TEGASKAN KOMITMEN PELESTARIAN BUDAYA
Mataram Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram kembali menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan keilmuan dan pelestarian budaya Nusantara melalui Pelatihan Aksara Bali, yang secara resmi dibuka oleh Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.M.A., S.E., M.Si., M.Pd., pada Minggu, 25 Januari 2026, bertempat di Ruang Pertemuan Lantai 2. Kegiatan pelatihan ini merupakan program PKM Mandiri yang diselenggarakan oleh Unit Pusat Kajian Lontar, Unit publikasi dan Unit Moderasi Beragama IAHN Gde Pudja Mataram, berkolaborasi dengan PSN Koordinator Wilayah NTB, sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi sastra suci dan budaya spiritual Hindu. Pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari para Pinandita PSN Korwil NTB dan direncanakan berlangsung selama tiga bulan, dengan jadwal setiap Hari Minggu sore mulai pukul 15.00 WITA. Ketua Panitia Ida Bagus Heri Juniawan, M.Si menyampaikan bahwa program ini tidak hanya mengajarkan keterampilan menulis, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan nilai tradisi, spiritual, dan etika Aksara Bali. Setiap peserta diharapkan menjadi agen pelestarian budaya di lingkungan masing-masing, ujarnya. Ketua LPPM IAHN Gde Pudja Mataram, Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, S.S., M.Ag., menyampaikan bahwa pelatihan aksara Bali tidak hanya mengajarkan keterampilan menulis huruf tradisional, tetapi juga membentuk karakter akademik yang berlandaskan nilai-nilai luhur Hindu. Menurutnya, aksara Bali merupakan warisan peradaban yang merekam identitas, spiritualitas, dan estetika masyarakat Bali dan Nusantara. Peserta diajak memahami aksara Bali sebagai bagian dari kesadaran kolektif yang tertuang dalam lontar, prasasti, dan naskah suci, sehingga layak dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan. Pelatihan menghadirkan materi Aksara Bali, Sansekertha (Deva Nagari), Wariga, Meditasi, dan Sehe (Dharma Gita), dengan metode teori dan praktik. Narasumber berasal dari dosen IAHN Gde Pudja Mataram, antara lain Drs. Ida Bagus Hery Juniawan, M.Si., Ni Komang Wiasti, M.Pd.H, Dr. I Made Agus Yudhi Arsana, Ida Bagus Benny Surya Adi Permana, M.I.KOM, dan Ida Kade Suparta, M.Pd. Dalam sambutannya, Ketua LPPM juga mengutip ajaran Hindu Vidya Dadati Vinayam, Vinaya Dadati Patrata, yang menekankan bahwa pengetahuan melahirkan kehalusan budi dan kelayakan diri. Nilai ini sangat relevan dengan tujuan pelatihan, yaitu mencetak insan akademik yang berintegritas, disiplin, dan inovatif. Sementara itu, dalam sambutannya, Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.M.A., S.E., M.Si., M.Pd., menekankan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk melestarikan warisan budaya sekaligus memperkuat identitas keilmuan Hindu Nusantara di tengah arus globalisasi. Rektor menyampaikan bahwa Aksara Bali tidak hanya sebagai sarana komunikasi tertulis, tetapi juga menyimpan nilai spiritual, etika, dan filosofi kehidupan yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. IAHN Gde Pudja Mataram, melalui LPPM dan unit-unit pendukungnya, terus mendorong riset dan pengabdian masyarakat berbasis kearifan lokal, termasuk digitalisasi aksara dan naskah tradisional agar tetap relevan di era modern dan kecerdasan buatan. Pelatihan Aksara Bali ini menjadi wujud nyata bahwa kampus tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga menginovasi untuk menjawab tantangan zaman. Diharapkan, pelatihan ini dapat mencetak generasi peneliti, pendidik, dan pegiat budaya yang mampu mengangkat aksara Bali sebagai kekayaan intelektual bangsa sekaligus memperkuat identitas budaya Indonesia di tingkat nasional maupun global. By: P26
Sunday, 25 January 2026IAHN GDE PUDJA MATARAM TEGASKAN KOMITMEN PELESTARIAN BUDAYA MELALUI AKSARA BALI
Mataram Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan keilmuan dan pelestarian budaya Nusantara melalui Pelatihan Aksara Bali, yang dibuka oleh Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.M.A., S.E., M.Si., M.Pd., pada Minggu, 25 Januari 2026, di Ruang Pertemuan Lantai 2. Kegiatan yang merupakan program PKM Mandiri ini merupakan hasil kolaborasi antara Unit Pusat Kajian Lontar, Unit Publikasi, dan Unit Moderasi Beragama, diketuai Ida Bagus Heri Juniawan, dengan sekretaris Ida Kade Supartha, serta bekerja sama dengan PSN Koordinator Wilayah NTB. Program diikuti 20 peserta, para Pinandita PSN NTB, dan dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan setiap Hari Minggu pukul 15.00 WITA. Sebelum dimulai kegiatan diawali dengan Upakara matur piuning di Pura Saraswati IAHN Gde Pudja Mataram. Pelatihan menghadirkan materi Aksara Bali, Sansekertha (Deva Nagari), Wariga, Meditasi, dan Sehe (Dharma Gita), dengan metode teori dan praktik. Narasumber berasal dari dosen IAHN Gde Pudja Mataram, antara lain Drs. Ida Bagus Hery Juniawan, M.Si., Ni Komang Wiasti, M.Pd.H, Dr. I Made Agus Yudhi Arsana, Ida Bagus Benny S, M.I.KOM, dan Ida Kade Suparta, M.Pd. Ketua Panitia Ida Bagus Heri Juniawan, M.Si menyampaikan bahwa program ini tidak hanya mengajarkan keterampilan menulis, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan nilai tradisi, spiritual, dan etika Aksara Bali. Setiap peserta diharapkan menjadi agen pelestarian budaya di lingkungan masing-masing, ujarnya. Ketua LPPM, Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, S.S., M.Ag., menekankan pelatihan ini juga membentuk karakter akademik berlandaskan nilai-nilai Hindu. Rektor Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata menambahkan, Aksara Bali bukan hanya sarana komunikasi tertulis, tetapi menyimpan nilai spiritual, etika, dan filosofi kehidupan yang harus diwariskan kepada generasi mendatang. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa Aksara Bali merupakan warisan adiluhung peradaban Hindu Nusantara yang tidak hanya berfungsi sebagai sistem tulisan, tetapi juga mengandung nilai-nilai spiritual, etika, estetika, serta filosofi kehidupan. Setiap guratan aksara menyimpan pengetahuan suci dan sastra yang diwariskan oleh para leluhur. Rektor juga menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam pelestarian budaya sekaligus penguatan identitas keilmuan Hindu Nusantara di tengah tantangan globalisasi dan modernisasi. Pengetahuan, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan tradisi dan nilai-nilai dharma. Melalui kegiatan ini, IAHN Gde Pudja Mataram menegaskan komitmennya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan Hindu yang berakar pada kearifan lokal, moderasi beragama, serta nilai-nilai kebangsaan. Diharapkan pelatihan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para Pinandita dalam mendukung pelaksanaan tugas keagamaan serta penguatan spiritualitas umat Hindu di Nusa Tenggara Barat. BY:P26
Sunday, 25 January 2026STRENGTHENING TRI DHARMA OUTCOMES: IAHN GDE PUDJA MATARAM DISSEMINATES INSTITUTIONAL GUIDELINES
Mataram In an effort to enhance the quality and impact of academic outputs, the Institute for Research and Community Service (LPPM) of the State Institute of Hindu Religion (IAHN) Gde Pudja Mataram organized a dissemination program on institutional guidelines covering Research, Community Service, and Community-Based Student Program (KKN). The activity was held on Thursday, 22 January 2026, at the Second Floor Meeting Hall of the Rectorate Building, IAHN Gde Pudja Mataram. The program brought together institutional leaders and faculty members as key stakeholders in the implementation of the universitys Tri Dharma. Beyond introducing procedural frameworks, the dissemination emphasized the strategic role of standardized guidelines in producing measurable, accountable, and impactful academic outputs. Through this initiative, the university reinforced the importance of aligning research and community service activities with institutional priorities, societal needs, and sustainable development goals. The guidelines are designed to support the production of high-quality research proposals, increased scholarly publications, applicable innovations, and community empowerment programs that generate tangible benefits for society. Under the leadership of Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, S.S., M.Ag., LPPM continues to position itself as a driving force in improving the effectiveness of research and community engagement. Faculty members are encouraged to implement the guidelines consistently to ensure that academic activities result in relevant outputs, strong social impact, and increased institutional visibility at both national and international levels. At the leadership level, the dissemination reflects the Rectors expectation that all research, community service, and KKN activities at IAHN Gde Pudja Mataram are implemented in a more integrated, accountable, and outcome-driven manner. By ensuring a shared understanding of LPPM guidelines, the university aims to strengthen academic quality, enhance institutional performance, and maximize the social relevance of its academic contributions to the wider community. As an expected outcome, the dissemination program is projected to lead to a significant improvement in the quality and quantity of research and community service outputs, including competitive research grants, peer-reviewed publications, applied research products, and structured KKN programs responsive to real community challenges. In the long term, these outcomes are anticipated to reinforce IAHN Gde Pudja Matarams role as a center for academic excellence, religious moderation, and community-based development. The activity concluded in a conducive and collaborative atmosphere, marking an important step toward strengthening institutional governance and ensuring the sustainable implementation of the Tri Dharma of Higher Education. BY:DKS
Friday, 23 January 2026REKTOR IAHN GDE PUDJA MATARAM: PEDOMAN LPPM SEBAGAI PILAR PENGUATAN TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI
Mataram Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pedoman LPPM yang meliputi Pedoman Penelitian, Pedoman Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), dan Pedoman Kuliah Kerja Nyata (KKN), pada Kamis, 22 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Pertemuan Lantai 2, Gedung Rektorat IAHN Gde Pudja Mataram. Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan oleh LPPM IAHN Gde Pudja Mataram dan diikuti oleh pejabat serta dosen di lingkungan IAHN Gde Pudja Mataram. Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan LPPM dalam memperkuat tata kelola dan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui kegiatan ini, Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., menekankan bahwa pedoman LPPM menjadi acuan utama dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta Kuliah Kerja Nyata. Pemahaman yang seragam terhadap pedoman tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas akademik dan memastikan program yang dilaksanakan memiliki manfaat nyata bagi masyarakat. Sebagai unit yang bertanggung jawab dalam pengelolaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, LPPM di bawah kepemimpinan Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, S.S., M.Ag., menaruh harapan agar seluruh dosen dapat mengimplementasikan pedoman ini secara konsisten dan profesional, sehingga luaran kegiatan penelitian dan PkM semakin berkualitas, terukur, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat serta arah kebijakan institusi. Sosialisasi Pedoman Kuliah Kerja Nyata dalam kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat sinergi antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan masyarakat sasaran. Diharapkan pelaksanaan KKN ke depan tidak hanya menjadi sarana pembelajaran mahasiswa, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat dan penguatan nilai-nilai keagamaan. Sebagai hasil dari kegiatan ini, diharapkan terwujudnya peningkatan jumlah dan kualitas proposal penelitian serta pengabdian kepada masyarakat yang sesuai dengan pedoman LPPM, meningkatnya publikasi ilmiah dan luaran terapan, serta terselenggaranya program KKN yang lebih terstruktur, berbasis kebutuhan masyarakat, dan berorientasi pada keberlanjutan. Dengan demikian, kontribusi IAHN Gde Pudja Mataram dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan moderasi beragama, dan pembangunan masyarakat diharapkan semakin optimal. Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan tertib dan kondusif. Melalui kegiatan ini, IAHN Gde Pudja Mataram diharapkan semakin siap dalam mewujudkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bermutu, akuntabel, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. BY: DKS
Friday, 23 January 2026PELANTIKAN ORMAWA DAN UKM PERIODE 2026, IAHN GDE PUDJA MATARAM TEGUHKAN SINERGI DAN INTEGRITAS MAHASISWA
Mataram Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram secara resmi melantik pengurus dan pembina Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) serta Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) periode 2026. Kegiatan pelantikan berlangsung di Aula Lantai III Gedung Rektorat, Selasa (20/1/2026). Pelantikan dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Kelembagaan, dan Kerja Sama, Dr. Joko Prayitno, S.Ag., S.T., M.Pd.H., serta dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, di antaranya Rektor Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma.SE., M.Si., M.Pd., Wakil Rektor I dan II, Kepala Biro AUAK, Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik, para dekan, Kasubbag Layanan Akademik, serta para pembina ORMAWA dan UKM. Sebanyak 497 mahasiswa resmi dilantik sebagai pengurus yang tergabung dalam 19 ORMAWA yang meliputi DPM, BEM, dan HMJ, serta 17 UKM, didampingi oleh 18 dosen pembina. Rangkaian acara diawali dengan doa bersama, laporan Ketua Panitia, dan Ketua DPM . Puncak acara ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan Pembina UKM dan Pengurus ORMAWA oleh Kasubbag Layanan Akademik, kemudian prosesi pelantikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik. Dalam sambutan Rektor IAHN Gde Pudja Mataram yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Joko Prayitno, disampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus ORMAWA dan UKM periode 2026 yang telah resmi dilantik. Ia menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan integritas. Dr. Joko Prayitno juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para pengurus ORMAWA dan UKM periode sebelumnya atas kontribusi, pengabdian, serta kerja keras dalam mengembangkan kegiatan kemahasiswaan di lingkungan IAHN Gde Pudja Mataram. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu melanjutkan serta meningkatkan capaian positif yang telah dirintis. Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pengurus untuk memperkuat sinergi, menjaga etika organisasi, serta menjadikan ORMAWA dan UKM sebagai wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, dan prestasi mahasiswa yang selaras dengan nilai-nilai ke-Hindu-an dan visi institusi. Adapun para pembina ORMAWA dan UKM periode 2026 antara lain: Dr. Joko Prayitno (DPM BEM) Ida Kade Suparta (UKM Yoga) Ni Komang Wiasti (UKM Dharmagita) Ni Nengah Sudarsini (UKM Upakara) Anak Agung Gde Oka (UKM Tabuh) Ida Bagus Kade Yoga Pramana (UKM Musik) Ni Made Ria Taurisia Armayani (UKM Tari) Ni Putu Sasmika (UKM Penalaran dan Riset) Ida Ayu Nyoman Sutriani (KSPM Dhanawidya) Dr. Ni Putu Listiawati (UKM Kewirausahaan) Ida Bagus Benny Surya A.P. (UKM Olahraga Bela Diri) I Ketut Putu Suardana (UKM Olahraga Permainan) I Nyoman Alit Suarjaya (UKM Mapala) Dr. Dewi Rahayu Aryaningsih (UKM Paduan Suara) I Komang Widya Purnama (UKM Pers) Ni Wayan Ria Lestari (HMJ Dharma Acarya) Ida Bagus Made Arjana (HMJ Dharma Duta) I Gusti Ayu Agung Andriani (HMJ Dharma Sastra) Pelantikan tahun ini mengusung tema Satukan Sinergi, Bangun Kepengurusan Berintegritas, yang mencerminkan komitmen ORMAWA dan UKM dalam membangun karakter, kepemimpinan, serta kreativitas mahasiswa Hindu yang unggul dan berdaya saing. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan dimulainya kepengurusan ORMAWA dan UKM periode 2026 yang berlandaskan integritas dan kolaborasi. BY:P26
Tuesday, 20 January 2026