background

PARIWISATA BUDAYA DAN KEAGAMAAN

PARIWISATA BUDAYA DAN KEAGAMAAN

Akreditasi: Program Studi Baru berdiri, ditetapkan di Jakarta pada tanggal 22 Mei 2020 dengan Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Nomor : 61 Tahun 2020.

Di berbagai negara, kehidupan yang berpusat pada pendekatan budaya dan kearifan lokal menjadi salah satu alternative yang membuat kehidupan manusia menemukan jatidirinya. Dengan pendekatan budaya yang mengharmoniskan kehidupan alam memungkinkan kehidupan yang lebih manusiawi dan beradab. Untuk itu peluang yang dihadirkan oleh prodi pariwisata budaya di era kini akan menemukan moment untuk dikembangkan dan disandingkan dengan pariwisata lainnya. Hal ini akan memberikan beragam pilihan bagi konsumen. Dengan beragam pilihan wisata yang ada, maka peluang bagi segenap masyarakat akan semakin terbuka.

Secara umum pembentukan Program Studi (S1) Pariwisata Budaya dan Keagamaan Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram memiliki tujuan antara lain sebagai berikut, Pertama, untuk mendidik dan menghasilkan lulusan sarjana pariwisata budaya yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Mahaesa, berjiwa Pancasila, tanggap terhadap perubahan, perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan memilik semangat serta dedikasi yang tinggi; Kedua, Melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu melaksanakan pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat, Ketiga, Membantu masyarakat dalam menggali kearifan lokal dalam rangka memperkenalkan budaya daerah sebagai penciri identitas bangsa; Keempat, Membantu pemerintah dalam upaya menginventarisir serta mengembangkan budaya sebagai lokal genius yang digunakan sebagai budaya nasional.

Kualifikasi lulusan program sarjana khususnya program S1 Pariwisata budaya keaagamaan (S.Par) diarahkan pada lulusan yang memiliki kualifikasi :

  1. Pengelola (Manajer) Destinasi Pariwisata Budaya

Menjadi pengelola destinasi pariwisata budaya yang memiliki kemampuan dalam hal pengembangan dan pelestarian destinasi, promosi dan pemasaran, pengelolaan kelembagaan dan perencanaan industri pariwisata yang berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap alam dan budaya serta berciri agama Hindu.

  1. Pengelola (Wirausahawan) Usaha Industri Pariwisata Budaya

Menjadi pengelola usaha industri pariwisata budaya dalam bidang penyelenggaraan event dan atraksi wisata budaya, perjalanan wisata budaya, dan hospitalitas yang  dalam aktivitas keseharian organisasi usahanya menonjolkan nilai-nilai budaya luhur Indonesia dan agama Hindu

Kurikulum

Belum ada kurikulum