Mataram-Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram menggelar pelatihan auditor audit mutu internal (AMI). Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 orang dosen sebagai peserta dan 3 orang dosen sebagai panitia. Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari sejak Kamis (19/10/2023) hingga Sabtu (21/10/2023) di Hotel Lombok Astoria.
Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kelembagaan, Akademik dan Kerjasama ini menghadirkan Prof. Dr. drh. Nyoman Sadra Dharmawan selaku fasilitator dari Universitas Udayana.
Selain itu, Rektor IAHN Gde Pudja Mataram Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma, S.E., M.Si., M.Pd yang menjadi salah satu narasumber pada acara tersebut menyampaikan kebijakan sistem penjaminan mutu internal (SPMI) IAHN Gde Pudja Mataram.
Rektor, Prof. Wirata dalam pemaparan materinya menyampaikan bahwa pentingnya lembaga penjaminan mutu berkolaborasi dengan stakeholder untuk menjalankan siklus penjaminan mutu yakni PPEPP. Ia berpesan kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan untuk bersama-sama memastikan terjaminnya mutu IAHN Gde Pudja Mataram agar mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain.
" Saya bahkan berharap kita menggunakan standar internasional, tidak sekedar menggunakan standar nasional saja" ungkapnya kepada seluruh peserta yang menegaskan agar seluruh peserta memastikan betul berjalannya spmi.
Sementara itu Prof. Sarda, selaku fasilitator menekankan kepada seluruh peserta agar menjadikan mutu sebagai satu mindset melihat persaingan yang semakin pesat antar perguruan tinggi.
"Jika perguruan tinggi ingin tetap eksis maka pilihannya ada dua, mati atau mutu" ungkapnya.
Profesor dari kedokteran hewan UNUD tersebut juga mengapresiasi antusias seluruh peserta yang mengikuti pelatihan auditor AMI, Ia terkesan dengan semangat dari seluruh peserta yang dengan penuh semangat mengikuti kegiatan tersebut hingga bisa membuat laporan audit mutu internal.
Salah satu peserta, Ide Bagus Made Arjana, S.Ag., MPd., Ketua Jurusan Dharma Duta merasa terbekali dengan adanya pelatihan yang diikuti. "Ilmu dari fasilitator sangat luar biasa, kami bahkan lebih semangat meningkatkan mutu melalui AMI" ungkapnya. (pm)
BERITA
Berita Terbaru
STRENGTHENING TRI DHARMA OUTCOMES: IAHN GDE PUDJA MATARAM DISSEMINATES INSTITUTIONAL GUIDELINES
Mataram In an effort to enhance the quality and impact of academic outputs, the Institute for Research and Community Service (LPPM) of the State Institute of Hindu Religion (IAHN) Gde Pudja Mataram organized a dissemination program on institutional guidelines covering Research, Community Service, and Community-Based Student Program (KKN). The activity was held on Thursday, 22 January 2026, at the Second Floor Meeting Hall of the Rectorate Building, IAHN Gde Pudja Mataram. The program brought together institutional leaders and faculty members as key stakeholders in the implementation of the universitys Tri Dharma. Beyond introducing procedural frameworks, the dissemination emphasized the strategic role of standardized guidelines in producing measurable, accountable, and impactful academic outputs. Through this initiative, the university reinforced the importance of aligning research and community service activities with institutional priorities, societal needs, and sustainable development goals. The guidelines are designed to support the production of high-quality research proposals, increased scholarly publications, applicable innovations, and community empowerment programs that generate tangible benefits for society. Under the leadership of Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, S.S., M.Ag., LPPM continues to position itself as a driving force in improving the effectiveness of research and community engagement. Faculty members are encouraged to implement the guidelines consistently to ensure that academic activities result in relevant outputs, strong social impact, and increased institutional visibility at both national and international levels. At the leadership level, the dissemination reflects the Rectors expectation that all research, community service, and KKN activities at IAHN Gde Pudja Mataram are implemented in a more integrated, accountable, and outcome-driven manner. By ensuring a shared understanding of LPPM guidelines, the university aims to strengthen academic quality, enhance institutional performance, and maximize the social relevance of its academic contributions to the wider community. As an expected outcome, the dissemination program is projected to lead to a significant improvement in the quality and quantity of research and community service outputs, including competitive research grants, peer-reviewed publications, applied research products, and structured KKN programs responsive to real community challenges. In the long term, these outcomes are anticipated to reinforce IAHN Gde Pudja Matarams role as a center for academic excellence, religious moderation, and community-based development. The activity concluded in a conducive and collaborative atmosphere, marking an important step toward strengthening institutional governance and ensuring the sustainable implementation of the Tri Dharma of Higher Education. BY:DKS
Jumat, 23 Januari 2026REKTOR IAHN GDE PUDJA MATARAM: PEDOMAN LPPM SEBAGAI PILAR PENGUATAN TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI
Mataram Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pedoman LPPM yang meliputi Pedoman Penelitian, Pedoman Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), dan Pedoman Kuliah Kerja Nyata (KKN), pada Kamis, 22 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Pertemuan Lantai 2, Gedung Rektorat IAHN Gde Pudja Mataram. Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan oleh LPPM IAHN Gde Pudja Mataram dan diikuti oleh pejabat serta dosen di lingkungan IAHN Gde Pudja Mataram. Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan LPPM dalam memperkuat tata kelola dan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui kegiatan ini, Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., menekankan bahwa pedoman LPPM menjadi acuan utama dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta Kuliah Kerja Nyata. Pemahaman yang seragam terhadap pedoman tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas akademik dan memastikan program yang dilaksanakan memiliki manfaat nyata bagi masyarakat. Sebagai unit yang bertanggung jawab dalam pengelolaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, LPPM di bawah kepemimpinan Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, S.S., M.Ag., menaruh harapan agar seluruh dosen dapat mengimplementasikan pedoman ini secara konsisten dan profesional, sehingga luaran kegiatan penelitian dan PkM semakin berkualitas, terukur, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat serta arah kebijakan institusi. Sosialisasi Pedoman Kuliah Kerja Nyata dalam kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat sinergi antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan masyarakat sasaran. Diharapkan pelaksanaan KKN ke depan tidak hanya menjadi sarana pembelajaran mahasiswa, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat dan penguatan nilai-nilai keagamaan. Sebagai hasil dari kegiatan ini, diharapkan terwujudnya peningkatan jumlah dan kualitas proposal penelitian serta pengabdian kepada masyarakat yang sesuai dengan pedoman LPPM, meningkatnya publikasi ilmiah dan luaran terapan, serta terselenggaranya program KKN yang lebih terstruktur, berbasis kebutuhan masyarakat, dan berorientasi pada keberlanjutan. Dengan demikian, kontribusi IAHN Gde Pudja Mataram dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan moderasi beragama, dan pembangunan masyarakat diharapkan semakin optimal. Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan tertib dan kondusif. Melalui kegiatan ini, IAHN Gde Pudja Mataram diharapkan semakin siap dalam mewujudkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bermutu, akuntabel, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. BY: DKS
Jumat, 23 Januari 2026PELANTIKAN ORMAWA DAN UKM PERIODE 2026, IAHN GDE PUDJA MATARAM TEGUHKAN SINERGI DAN INTEGRITAS MAHASISWA
Mataram Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram secara resmi melantik pengurus dan pembina Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) serta Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) periode 2026. Kegiatan pelantikan berlangsung di Aula Lantai III Gedung Rektorat, Selasa (20/1/2026). Pelantikan dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Kelembagaan, dan Kerja Sama, Dr. Joko Prayitno, S.Ag., S.T., M.Pd.H., serta dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, di antaranya Rektor Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma.SE., M.Si., M.Pd., Wakil Rektor I dan II, Kepala Biro AUAK, Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik, para dekan, Kasubbag Layanan Akademik, serta para pembina ORMAWA dan UKM. Sebanyak 497 mahasiswa resmi dilantik sebagai pengurus yang tergabung dalam 19 ORMAWA yang meliputi DPM, BEM, dan HMJ, serta 17 UKM, didampingi oleh 18 dosen pembina. Rangkaian acara diawali dengan doa bersama, laporan Ketua Panitia, dan Ketua DPM . Puncak acara ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan Pembina UKM dan Pengurus ORMAWA oleh Kasubbag Layanan Akademik, kemudian prosesi pelantikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik. Dalam sambutan Rektor IAHN Gde Pudja Mataram yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Joko Prayitno, disampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus ORMAWA dan UKM periode 2026 yang telah resmi dilantik. Ia menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan integritas. Dr. Joko Prayitno juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para pengurus ORMAWA dan UKM periode sebelumnya atas kontribusi, pengabdian, serta kerja keras dalam mengembangkan kegiatan kemahasiswaan di lingkungan IAHN Gde Pudja Mataram. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu melanjutkan serta meningkatkan capaian positif yang telah dirintis. Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pengurus untuk memperkuat sinergi, menjaga etika organisasi, serta menjadikan ORMAWA dan UKM sebagai wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, dan prestasi mahasiswa yang selaras dengan nilai-nilai ke-Hindu-an dan visi institusi. Adapun para pembina ORMAWA dan UKM periode 2026 antara lain: Dr. Joko Prayitno (DPM BEM) Ida Kade Suparta (UKM Yoga) Ni Komang Wiasti (UKM Dharmagita) Ni Nengah Sudarsini (UKM Upakara) Anak Agung Gde Oka (UKM Tabuh) Ida Bagus Kade Yoga Pramana (UKM Musik) Ni Made Ria Taurisia Armayani (UKM Tari) Ni Putu Sasmika (UKM Penalaran dan Riset) Ida Ayu Nyoman Sutriani (KSPM Dhanawidya) Dr. Ni Putu Listiawati (UKM Kewirausahaan) Ida Bagus Benny Surya A.P. (UKM Olahraga Bela Diri) I Ketut Putu Suardana (UKM Olahraga Permainan) I Nyoman Alit Suarjaya (UKM Mapala) Dr. Dewi Rahayu Aryaningsih (UKM Paduan Suara) I Komang Widya Purnama (UKM Pers) Ni Wayan Ria Lestari (HMJ Dharma Acarya) Ida Bagus Made Arjana (HMJ Dharma Duta) I Gusti Ayu Agung Andriani (HMJ Dharma Sastra) Pelantikan tahun ini mengusung tema Satukan Sinergi, Bangun Kepengurusan Berintegritas, yang mencerminkan komitmen ORMAWA dan UKM dalam membangun karakter, kepemimpinan, serta kreativitas mahasiswa Hindu yang unggul dan berdaya saing. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan dimulainya kepengurusan ORMAWA dan UKM periode 2026 yang berlandaskan integritas dan kolaborasi. BY:P26
Selasa, 20 Januari 2026DIRJEN BIMAS HINDU KEMENTERIAN AGAMA RI RESMI LAUNCHING PMB NASIONAL PTKHN 2026
Jakarta Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si., secara resmi meluncurkan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu Negeri (PTKHN) Tahun 2026. Kegiatan launching ini menjadi penanda dimulainya proses penerimaan mahasiswa baru PTKHN secara nasional. Launching PMB Nasional PTKHN Tahun 2026 turut dihadiri oleh Rektor Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma.SE., M.Si., M.Pd., bersama Dekan Fakultas Dharma Duta, Brahma Widya, dan Dharma Sastra, Dr. I Putu Somiartha, S.E., M.Si. Kehadiran pimpinan perguruan tinggi tersebut menunjukkan dukungan penuh PTKHN terhadap pelaksanaan PMB Nasional yang terintegrasi dan berkeadilan. Dalam sambutannya, Prof. Nengah Duija menegaskan bahwa PMB Nasional PTKHN merupakan instrumen strategis untuk memperkuat kesinambungan pendidikan Hindu dari tingkat dasar hingga pendidikan tinggi. Melalui PMB Nasional, pendidikan Widyalaya diharapkan menjadi penopang utama perguruan tinggi keagamaan Hindu, sementara pendidikan Pasraman terus didorong sebagai fondasi pembentukan spiritual dan karakter generasi muda Hindu. Melalui PMB Nasional, mari kita bangun Pendidikan Widyalaya agar menjadi penopang perguruan tinggi. Kita juga dorong penguatan pendidikan Pasraman sebagai bagian penting dari ekosistem pendidikan keagamaan Hindu, tegas Prof. Nengah Duija. Pada kesempatan tersebut, Dirjen Bimas Hindu juga menyampaikan dukungan nyata negara melalui program pembiayaan pendidikan. Ia mengungkapkan bahwa Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kementerian Agama pada tahun ini menyediakan Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi 970 mahasiswa di lingkungan PTKHN. Saat ini Puspenma memberikan Beasiswa KIP untuk 970 orang. Semoga seluruh kuota tersebut dapat terserap secara optimal melalui PMB Nasional PTKHN, ujarnya. Prof. Nengah Duija juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran negara dalam memperkuat pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan Hindu. Menurutnya, kebijakan afirmatif negara merupakan fondasi penting dalam mencetak sumber daya manusia Hindu yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Terima kasih negara telah hadir dalam dunia pendidikan, terutama dalam pendidikan keagamaan, imbuhnya. PMB Nasional PTKHN 2026 Berbasis Digital PMB Nasional PTKHN Tahun 2026 dilaksanakan secara terintegrasi melalui sistem daring resmi di laman https://pmb-ptkhn.id. Seluruh tahapan seleksi dirancang transparan, efisien, terdokumentasi, dan berbasis teknologi informasi, sejalan dengan agenda transformasi digital dan reformasi birokrasi Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan launching dilaksanakan secara luring dan daring, sehingga memungkinkan partisipasi luas dari pimpinan PTKHN, sivitas akademika, serta masyarakat Hindu di berbagai daerah di Indonesia. Berdasarkan Petunjuk Teknis PMB Nasional PTKHN Tahun 2026, jadwal pelaksanaan ditetapkan sebagai berikut: Pendaftaran: 20 Januari 15 Maret 2026 Pengumuman Hasil Seleksi: 30 Maret 2026 Melalui PMB Nasional PTKHN Tahun 2026, diharapkan perguruan tinggi keagamaan Hindu negeri semakin inklusif, kuat secara kelembagaan, dan mampu menjadi pusat pengembangan ilmu, spiritualitas, serta karakter kebangsaan. BY:P26
Selasa, 20 Januari 2026REKTOR IAHN GDE PUDJA MATARAM HADIRI LAUNCHING PMB NASIONAL PTKHN 2026
Jakarta Rektor Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma.SE., M.Si., M.Pd., menghadiri secara langsung kegiatan Launching Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu Negeri (PTKHN) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama Republik Indonesia. Launching PMB Nasional PTKHN 2026 secara resmi dibuka oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kemenag RI, Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si., sebagai penanda dimulainya proses penerimaan mahasiswa baru PTKHN secara nasional dan terintegrasi. Dalam kegiatan tersebut, Rektor IAHN Gde Pudja Mataram hadir bersama Dekan Fakultas Dharma Duta, Brahma Widya, dan Dharma Sastra, Dr. I Putu Somiartha, S.E., M.Si. Selain itu, launching PMB Nasional PTKHN 2026 juga diikuti secara daring oleh Wakil Rektor, Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK), Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik, Kepala Subbagian Layanan Akademik beserta staf, Tim Pangkalan Data, serta seluruh Panitia PMB Nasional dan Panitia PMB Perguruan Tinggi Tahun 2026. Kehadiran lengkap unsur pimpinan dan panitia tersebut mencerminkan kesiapan dan komitmen IAHN Gde Pudja Mataram dalam mendukung pelaksanaan PMB Nasional PTKHN yang profesional, transparan, dan berkeadilan. Dalam sambutannya, Dirjen Bimas Hindu, Prof. Nengah Duija, menegaskan bahwa PMB Nasional PTKHN merupakan instrumen strategis untuk memperkuat kesinambungan pendidikan keagamaan Hindu, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan Widyalaya, Pasraman, dan perguruan tinggi keagamaan Hindu. Melalui PMB Nasional, mari kita bangun Pendidikan Widyalaya agar menjadi penopang perguruan tinggi. Kita juga dorong penguatan pendidikan Pasraman sebagai fondasi pembentukan spiritual dan karakter generasi muda Hindu, tegas Prof. Nengah Duija. Pada kesempatan tersebut, Dirjen Bimas Hindu juga menyampaikan dukungan konkret negara terhadap pendidikan keagamaan Hindu melalui Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Tahun 2026, Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kementerian Agama menyediakan kuota beasiswa bagi 970 mahasiswa PTKHN. PMB Nasional PTKHN Tahun 2026 dilaksanakan secara terintegrasi dan berbasis digital melalui laman resmi https://pmb-ptkhn.id, dengan sistem seleksi yang transparan, efisien, dan terdokumentasi, sejalan dengan agenda transformasi digital dan reformasi birokrasi Kementerian Agama Republik Indonesia. Berdasarkan Petunjuk Teknis PMB Nasional PTKHN 2026, jadwal pelaksanaan ditetapkan sebagai berikut: Pendaftaran: 20 Januari 15 Maret 2026 Pengumuman Hasil Seleksi: 30 Maret 2026 Melalui PMB Nasional PTKHN Tahun 2026, IAHN Gde Pudja Mataram bersama seluruh PTKHN diharapkan semakin inklusif, kuat secara kelembagaan, serta mampu menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, spiritualitas Hindu, dan pembentukan karakter kebangsaan. BY:P26
Selasa, 20 Januari 2026KEBERSAMAAN REKTOR DAN SIVITAS AKADEMIKA IAHN GDE PUDJA MATARAM SAMBUT SIWARATRI MELALUI PUNIA BHAKTI RSI YADNYA
Mataram Dalam semangat kebersamaan dan penguatan nilai spiritual menyambut Hari Suci Siwaratri, Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram menggelar kegiatan Punia Bhakti Rsi Yadnya pada Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi sivitas akademika untuk bersama-sama mengaktualisasikan nilai dharma dalam kehidupan kampus. Punia Bhakti Rsi Yadnya diikuti oleh unsur pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan IAHN Gde Pudja Mataram. Kehadiran seluruh elemen kampus tersebut mencerminkan kuatnya rasa kebersamaan dan komitmen kolektif sivitas akademika dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus memperkuat jati diri kampus sebagai perguruan tinggi keagamaan Hindu. Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAHN Gde Pudja Mataram di bawah kepemimpinan Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, S.S., M.Ag. Pelaksanaan Punia Bhakti Rsi Yadnya menjadi wujud nyata integrasi nilai spiritualitas Hindu dengan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Sebagai bentuk penghormatan dan bhakti, punia disalurkan kepada para sulinggih dan pemangku yang memiliki peran strategis dalam pembinaan spiritual umat Hindu, yakni Pedanda Dwija Putra dari Griya Suranadi, Pedanda Puja Manuaba dari Griya Gunung Sari, Pedanda Kertha Arsa, Pedanda Kelingan, Pedanda Gde Nirarsa dari Griya Pagesangan, serta Pemangku Kampus Pura Saraswati IAHN Gde Pudja Mataram, Ida Bagus Rai. Penyaluran punia ini tidak hanya bernilai religius, tetapi juga menjadi simbol rasa hormat sivitas akademika kepada sumber ilmu, kebijaksanaan, dan spiritualitas. Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Punia Bhakti Rsi Yadnya merupakan cerminan karakter perguruan tinggi keagamaan yang menempatkan keseimbangan antara penguatan intelektual dan pendalaman spiritual sebagai fondasi utama pendidikan tinggi Hindu. Kebersamaan sivitas akademika dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa kampus bukan hanya pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang pembentukan kesadaran etis dan spiritual. Melalui Punia Bhakti Rsi Yadnya, IAHN Gde Pudja Mataram turut berkontribusi mendukung Asta Protas Kementerian Agama dan pencapaian SDGs 2030 melalui pendekatan keagamaan yang inklusif dan berkelanjutan, ungkap Rektor. Lebih dari sekadar rangkaian perayaan Siwaratri, kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan citra dan branding institusional IAHN Gde Pudja Mataram sebagai kampus Hindu yang unggul dalam pengembangan spiritualitas, moderasi beragama, serta pengabdian kepada masyarakat. Nilai kebersamaan dan bhakti yang terbangun diharapkan dapat memperkuat arah kebijakan penelitian dan pengabdian sepanjang tahun 2026, sekaligus meningkatkan kontribusi kampus bagi umat, bangsa, dan pembangunan nasional berkelanjutan.
Kamis, 15 Januari 2026