background

BERITA

PUNIA BHAKTI RSI YADNYA IAHN GDE PUDJA MATARAM DUKUNG ASTA PROTAS KEMENAG DAN SDGS 2030


PUNIA BHAKTI RSI YADNYA IAHN GDE PUDJA MATARAM DUKUNG ASTA PROTAS KEMENAG DAN SDGS 2030

Mataram — Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram kembali menegaskan jati dirinya sebagai perguruan tinggi keagamaan yang berakar kuat pada nilai spiritual sekaligus responsif terhadap agenda pembangunan berkelanjutan. Hal tersebut tercermin dalam pelaksanaan Punia Bhakti Rsi Yadnya yang digelar pada Kamis, 15 Januari 2026, sebagai bagian dari rangkaian Hari Suci Siwaratri.

Kegiatan ini melibatkan unsur pimpinan, dosen, serta tenaga kependidikan di lingkungan IAHN Gde Pudja Mataram, mencerminkan kebersamaan sivitas akademika dalam mengaktualisasikan nilai dharma di ruang akademik. Pelaksanaan Punia Bhakti Rsi Yadnya dikoordinasikan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) di bawah kepemimpinan Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, S.S., M.Ag., sebagai wujud nyata integrasi spiritualitas Hindu dengan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

Sebagai output utama kegiatan, punia bhakti disalurkan kepada para sulinggih dan pemangku yang selama ini berperan penting dalam pembinaan spiritual umat, yakni Pedanda Dwija Putra dari Griya Suranadi, Pedanda Puja Manuaba dari Griya Gunung Sari, Pedanda Kertha Arsa, Pedanda Kelingan, dan Pedanda Gde Nirarsa dari Griya Pagesangan, serta Pemangku Kampus Pura Saraswati IAHN Gde Pudja Mataram, Ida Bagus Rai. Penyaluran punia ini tidak hanya bermakna religius, tetapi juga menjadi simbol penghormatan kampus terhadap sumber nilai, ilmu, dan kebijaksanaan spiritual.

Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut yang dinilai selaras dengan visi pengembangan kampus ke depan. Menurutnya, Punia Bhakti Rsi Yadnya merupakan refleksi karakter perguruan tinggi keagamaan yang tidak memisahkan antara penguatan intelektual dan kedalaman spiritual.

“Kampus tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang pembentukan kesadaran etis dan spiritual. Melalui kegiatan ini, IAHN Gde Pudja Mataram menunjukkan komitmennya dalam mendukung SDGs 2030 dan Asta Protas Kementerian Agama melalui pendekatan keagamaan yang membumi dan berkelanjutan,” ungkap Rektor.

Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, Punia Bhakti Rsi Yadnya menjadi bagian dari strategi branding institusional IAHN Gde Pudja Mataram sebagai kampus Hindu yang unggul dalam pengembangan spiritualitas, moderasi beragama, serta pengabdian kepada masyarakat. Nilai-nilai yang diinternalisasikan melalui kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat arah kebijakan penelitian dan pengabdian sepanjang tahun 2026, sekaligus meningkatkan kontribusi kampus bagi umat, bangsa, dan pembangunan nasional yang berkelanjutan.

By: DKS

 

Bagikan berita: