Kegiatan upacara Segara Kertih yang berlangsung di Pantai Melase, Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, Senin (16/2/2026), tidak hanya menjadi momentum pelestarian alam, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ajang sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Nasional Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram Tahun 2026. Sosialisasi tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. Drs. I Nyoman Murbawidana, yang memberikan pemaparan mengenai peluang pendidikan tinggi keagamaan Hindu negeri kepada masyarakat yang hadir.

Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Pada awal kegiatan, sebagian hadirin tampak berbincang santai, namun setelah pemaparan dimulai, masyarakat menunjukkan perhatian penuh dengan menyimak materi secara seksama. Bahkan, banyak peserta yang berebut untuk mendapatkan brosur informasi PMB yang dibagikan panitia. Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Drs. I Nyoman Murbawidana, M.Ag. menjelaskan bahwa PMB Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu Negeri (PTKHN) merupakan bentuk komitmen dalam membuka akses pendidikan tinggi keagamaan Hindu yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh generasi muda.
“PMB Nasional PTKHN merupakan wujud komitmen kami dalam membuka akses pendidikan tinggi keagamaan Hindu yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh putra-putri bangsa. Melalui mekanisme seleksi nasional yang transparan dan akuntabel, kami berupaya menjaring generasi muda Hindu yang memiliki semangat belajar, integritas moral, serta kepedulian terhadap kemajuan umat, bangsa, dan negara,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu Negeri hadir tidak hanya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai Dharma, serta pengembangan spiritualitas yang selaras dengan kehidupan kebangsaan. Dengan semangat Epistemologi Dharma dan gerakan Kampus Hindu Bergerak, PTKHN terus bertransformasi menjadi institusi pendidikan tinggi yang adaptif, progresif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Pada Penerimaan Mahasiswa Baru Nasional Tahun 2026, PTKHN menyediakan sebanyak 970 beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi calon mahasiswa yang memenuhi persyaratan. Program tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendidikan tinggi serta memberikan kesempatan yang setara bagi generasi muda berprestasi dari berbagai latar belakang. Selain itu, masyarakat juga diperkenalkan berbagai keunggulan kampus, di antaranya capaian mahasiswa dan alumni yang memperoleh beasiswa LPDP untuk melanjutkan studi ke Inggris, program magang mahasiswa hingga ke Jepang, serta program akselerasi lulusan yang dipersiapkan untuk bersaing di kancah internasional.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia umat Hindu melalui pendidikan tinggi.
“Kegiatan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru ini bertujuan mengajak umat sedharma untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan tinggi tidak hanya membentuk kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan spiritual. Selain itu, kegiatan ini menjadi upaya bersama dalam meningkatkan mutu serta pengembangan Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi yang unggul secara intelektual, kokoh secara spiritual, serta memiliki karakter kuat dan kontribusi nyata bagi kemajuan umat, bangsa, dan negara. Masyarakat juga diberikan informasi terkait tata cara pendaftaran serta panduan teknis yang dapat diakses melalui media sosial resmi kampus.Melalui kanal tersebut, calon mahasiswa dapat memperoleh informasi lengkap, pengumuman resmi, serta tutorial pendaftaran secara mudah dan cepat. Melalui sosialisasi ini, masyarakat diimbau memanfaatkan kesempatan pendidikan tinggi keagamaan Hindu negeri dengan memilih perguruan tinggi dan program studi sesuai minat dan bakat. Diharapkan melalui pendidikan tinggi keagamaan Hindu akan lahir sumber daya manusia yang unggul secara intelektual, kokoh secara spiritual, serta berkarakter kebangsaan.
BY:P26