Mataram — Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram menyelenggarakan kegiatan Sharing Session bersama Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, pada Kamis, 26 Februari 2026, bertempat di Hotel Golden Palace. Kegiatan ini mengangkat tema kebijakan pengembangan sumber daya manusia perguruan tinggi keagamaan melalui layanan beasiswa dan pendanaan riset.

Delegasi Puspenma diwakili oleh Dr. Ruchman Basori, S.Ag., M.Ag., selaku Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan, serta Hendro Dwi Antoro, S.H., C.Med., Ketua Tim Investasi Pendidikan, Kerja Sama, dan Riset. Kehadiran keduanya bertujuan untuk menyosialisasikan berbagai program strategis sekaligus memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi keagamaan, khususnya dalam memperluas akses terhadap beasiswa dan dukungan pendanaan penelitian. Kunjungan ini menjadi istimewa karena IAHN Gde Pudja Mataram merupakan Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu pertama di Indonesia yang dikunjungi oleh Puspenma dalam rangka sosialisasi kebijakan tersebut.

Kegiatan diawali dengan sambutan Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kehadiran tim Puspenma. Beliau juga mengajukan beberapa pertanyaan terkait ketentuan perolehan beasiswa serta mekanisme pendaftaran sebagai Reviewer penelitian. Selain itu, Rektor menyampaikan harapan agar IAHN Gde Pudja Mataram memperoleh peluang yang lebih luas dalam mengakses dana hibah penelitian maupun program beasiswa. Rektor juga mengingatkan para peserta yang terdiri atas dosen dan pejabat di lingkungan IAHN Gde Pudja Mataram untuk menyimak dengan saksama pemaparan program dan berbagai skema yang ditawarkan. Ia menekankan peran strategis Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) sebagai navigator dalam mengoordinasikan serta memfasilitasi partisipasi institusi terhadap peluang tersebut.

Dalam sesi pemaparan, tim Puspenma memberikan gambaran umum mengenai jalur-jalur beasiswa, mekanisme pendanaan riset, peluang kerja sama, serta arah kebijakan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia perguruan tinggi keagamaan. Selain itu, dijelaskan pula prosedur administratif, kriteria seleksi, serta strategi pengembangan program ke depan. Kegiatan berlangsung dengan baik, lancar, dan kondusif, disertai antusiasme serta partisipasi aktif dari para peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun pemahaman yang komprehensif mengenai kebijakan dan layanan pembiayaan pendidikan, meningkatnya kesiapan dosen dalam mengakses program beasiswa dan hibah penelitian, bertambahnya jumlah Reviewer dari IAHN Gde Pudja Mataram, serta terwujudnya penguatan kapasitas kelembagaan dalam pengembangan sumber daya manusia yang unggul, kompetitif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
BY:(DKS)