Mataram — Aksi kemanusiaan kembali digelar oleh IAHN Gde Pudja Mataram melalui kegiatan donor darah yang berlangsung di halaman kampus pada Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini melibatkan civitas akademika, organisasi kemasyarakatan Hindu, alumni, serta masyarakat umum yang secara sukarela berpartisipasi untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat.

Sejak pagi hari, peserta mulai memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti proses registrasi dan pemeriksaan kesehatan sebelum melakukan donor darah. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kepedulian sosial dari berbagai elemen masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa donor darah merupakan salah satu program rutin yang diselenggarakan oleh kampus sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan program kampus yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat luas.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan kesadaran bahwa perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan dan penelitian, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini menghasilkan sejumlah kantong darah yang selanjutnya akan disalurkan kepada pihak yang membutuhkan melalui lembaga pelayanan kesehatan. Hasil tersebut menjadi kontribusi konkret dari kegiatan donor darah dalam membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien di rumah sakit.

Selain menghasilkan manfaat langsung bagi sektor kesehatan, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara IAHN Gde Pudja Mataram dengan berbagai organisasi Hindu serta unsur masyarakat di Nusa Tenggara Barat. Partisipasi lintas elemen tersebut menunjukkan semangat gotong royong dan solidaritas sosial dalam mendukung kegiatan kemanusiaan.

Sebagai output nyata, kegiatan ini berhasil menghimpun kontribusi donor darah yang signifikan dari para peserta, yang selanjutnya akan dimanfaatkan untuk membantu pasien yang membutuhkan layanan transfusi. Kontribusi tersebut sejalan dengan upaya mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan atau United Nations Sustainable Development Goals, khususnya pada tujuan Good Health and Well-Being, yang menekankan pentingnya akses terhadap layanan kesehatan yang memadai serta partisipasi aktif berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
BY:(DKS)