Mataram, Selasa 9 November 2025 — Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., SE., M.Si., M.Pd., menegaskan komitmen institut terhadap penguatan pendidikan inklusif saat membuka secara resmi kegiatan Diseminasi Penelitian bertema “Transformasi Pembelajaran Agama Hindu sebagai Wahana Penguatan Spiritual Anak Berkebutuhan Khusus”. Acara yang diprakarsai Dharma Wanita Persatuan (DWP) IAHN Gde Pudja Mataram ini berlangsung di Aula Lantai 3 dan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan pendidikan.

Dalam sambutannya, Rektor menekankan pentingnya inovasi dalam pembelajaran agama Hindu, terutama bagi anak berkebutuhan khusus (ABK).
“Transformasi pembelajaran agama Hindu bukan hanya soal metode, tetapi bagaimana memperkuat karakter dan spiritualitas anak—terlebih anak berkebutuhan khusus. Ini merupakan langkah penting menuju pendidikan Hindu yang benar-benar inklusif. Banyak lulusan kami yang mengajar di SLB, sehingga kegiatan ini sangat relevan. Terima kasih kepada DWP dan kepada Dr. Desak Sari Dewi yang akan memaparkan hasil penelitiannya,” ujar Rektor.

Rektor juga mengapresiasi sinergi antara civitas akademika, organisasi perempuan, dan lembaga-lembaga pendidikan yang turut hadir. Menurutnya, kolaborasi seperti ini merupakan modal utama untuk memperkuat kualitas pendidikan berbasis nilai-nilai Hindu yang adaptif terhadap kebutuhan peserta didik.
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta, terdiri atas pendidik, akademisi, kepala sekolah, dan perwakilan lembaga pendidikan. Ketua Panitia, Ni Made Ayu Gempa Wati, S.Ag., M.Pd.H, melaporkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penting bagi pendidik untuk memahami pendekatan pedagogis yang tepat bagi ABK, sekaligus memperluas wawasan mengenai pendidikan inklusif.

Hadir pula jajaran pimpinan IAHN Gde Pudja Mataram, Kepala Biro AUAK, Kepala LPPM, para Dekan Fakultas, dan Kasubbag Layanan Akademik. Dari unsur eksternal hadir Kabid Bimas Hindu Provinsi NTB, Ketua WHDI Provinsi NTB, Kepala SLBN Mataram dan Lombok Barat, serta para kepala TK dan Widyalaya.
Ketua DWP IAHN Gde Pudja Mataram, Ny. Wayan Ersani Wirata, menjelaskan bahwa diseminasi penelitian ini merupakan rangkaian dari perayaan HUT DWP ke-26, yang juga mencakup Seminar Gender, bantuan sosial, serta penyerahan seragam bagi tenaga cleaning service pada acara puncak.

Pada sesi utama, Dr. Desak Putu Sari Dewi, S.Ag., M.Pd., menyampaikan hasil penelitiannya mengenai strategi transformasi pembelajaran agama Hindu yang inklusif dan berfokus pada penguatan spiritual ABK. Sesi tersebut dipandu oleh Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, SS., M.Pd.

Acara turut dimeriahkan oleh penampilan Tari Rampak dari anak-anak berkebutuhan khusus binaan Chairman Lombok Care, yang memperlihatkan bahwa seni dapat menjadi media alternatif dan efektif dalam pembelajaran inklusif. Materi kedua disampaikan oleh Alia Ihromi, S.Pd., yang membahas implementasi pendidikan inklusif di berbagai satuan pendidikan.

Dengan dibukanya kegiatan ini oleh Rektor, IAHN Gde Pudja Mataram menegaskan kembali komitmennya untuk terus mendorong inovasi, riset, dan penguatan pembelajaran agama Hindu yang mampu menjangkau seluruh peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus. DWP berharap kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi guna memajukan pendidikan inklusif di NTB dan Indonesia.
BY : P26