background

BERITA

APRESIASI KOLABORASI, REKTOR IAHN SERAHKAN CINDERAMATA DAN PIAGAM KEPADA INTI NTB DAN BPDS PADA KEGIATAN GREEN DHARMA


APRESIASI KOLABORASI, REKTOR IAHN SERAHKAN CINDERAMATA DAN PIAGAM KEPADA INTI NTB DAN BPDS PADA KEGIATAN GREEN DHARMA

Mataram, 7 Februari 2026 — Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram melaksanakan kegiatan Green Dharma bertema “Bhakti Pertiwi untuk Nusantara Jaya” pada Sabtu, 7 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Suci Tumpek Uye sekaligus kelanjutan dari program Green Dharma sebelumnya, sebagai wujud nyata dukungan terhadap Asta Protas Kementerian Agama serta kontribusi institusi dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Kegiatan yang berlangsung di Pura Dalem Swasta Pranawa, Abian Tubuh, Cakranegara ini merupakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) mandiri yang dikelola oleh Program Studi Manajemen Ekonomi IAHN Gde Pudja Mataram, dengan I Gede Bayu Wijaya, M.M. sebagai ketua panitia. Program ini mencerminkan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui keterlibatan aktif dosen dan mahasiswa, sekaligus mendukung capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) pada aspek pengabdian dosen dan pengalaman belajar mahasiswa di luar kampus.

Kegiatan Green Dharma terselenggara melalui kolaborasi antara IAHN Gde Pudja Mataram, INTI (Perhimpunan Indonesia Tionghoa) NTB, dan BPDAS NTB. Sinergi dengan mitra eksternal ini memperkuat jejaring kerja sama institusional serta selaras dengan penguatan IKU kolaborasi dan kemitraan strategis. Peserta kegiatan meliputi seluruh ASN IAHN Gde Pudja Mataram, mahasiswa yang tergabung dalam kepanitiaan, perwakilan INTI NTB dan BPDAS Dodokan Moyosari, pimpinan organisasi Hindu di NTB, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat. Keterlibatan lintas unsur ini memperkuat dampak sosial kegiatan dan relevansinya bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan acara seremonial yang secara resmi dibuka oleh Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa memuliakan Ibu Pertiwi tidak cukup hanya melalui doa, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata seperti penanaman pohon dan sikap welas asih kepada seluruh makhluk hidup. Pesan tersebut sejalan dengan sloka:

“Om Sarve bhavantu sukhinah,

Sarve santu niramayah,

Sarve bhadrani pasyantu,

Ma kascid duhkha bhag bhavet.”

Ketua Krama Pura Dalem Swasta Pranawa menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian IAHN Gde Pudja Mataram beserta para mitra terhadap pelestarian lingkungan di kawasan pura. Sementara itu, Ketua LPPM IAHN Gde Pudja Mataram, Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, S.S., M.Ag., menegaskan bahwa kegiatan Green Dharma merupakan praktik nyata ajaran agama Hindu yang sekaligus memperkuat kinerja institusi dalam pengabdian kepada masyarakat serta mendukung Asta Protas Kementerian Agama dan SDGs.

Perwakilan INTI NTB, Sang Joko Wijonarko, dalam sambutannya menyampaikan komitmen INTI untuk terus mendukung kegiatan pelestarian lingkungan, penghijauan, serta berbagai kegiatan sosial sebagai bagian dari upaya membangun harmoni sosial dan ekologis. Sebagai penutup rangkaian seremonial, Rektor IAHN Gde Pudja Mataram menyerahkan piagam penghargaan dan cinderamata kepada perwakilan INTI NTB Alwan S Thio dan Sang Joko Wijonarko, perwakilan BPDAS Dodokan Moyosari sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi dan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan Green Dharma. Acara kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon di lingkungan pura serta pelepasan puluhan ekor burung.

Kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan penuh keakraban, mencerminkan kolaborasi yang solid antara civitas akademika, mitra, dan masyarakat, serta memperkuat kontribusi IAHN Gde Pudja Mataram dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

BY:P26

 

Bagikan berita: