background

BERITA

Peresmian IAHN Gde Pudja Mataram


Image

Menteri Agama Resmikan Perubahan Bentuk Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Gde Pudja Mataram Menjadi Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram

Menteri Agama Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) H. Fachrul Razi meresmikan perubahan bentuk Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Gde Pudja Mataram menjadi Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram, pada Rabu (16/12) di kampus IAHN Gde Pudja Mataram. Peresmian itu ditandai dengan penekanan sirine dan penandatanganan prasasti oleh menteri agama.

Menteri Agama, Jenderal TNI (Purn) H. Fachrul Razi menyampaikan, peresmian ini berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 21 tahun 2020 tentang Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram. “Secara khusus saya ikut berbahagia dengan peresmian IAHN,” katanya.

Peresmian ini adalah buah perjuangan pihak kampus, pemerintah daerah bersama seluruh komponen umat Hindu dan legislatif. Menurut Menteri Agama, peresmian harus dimaknai sebagai awal perjuangan pada strata yang lebih tinggi, yang pasti akan menghadapi tantangan lebih berat.

Menteri Agama juga menekankan, peningkatan status dari sekolah tinggi ke institut harus diikuti dengan peningkatan kualitas di segala bidang, terutama kualitas tri dharma perguruan tinggi di segala bidang, yaitu pendidikan, pengabdian masyarakat, dan penelitian.

“Peningkatan kualitas sangatlah krusial, agar IAHN dapat sejajar dengan perguruan tinggi lainnya baik, di NTB dan Indonesia.

Pelaksana tugas (Plt.) Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Dr. Susilo Edi Purwanto, S.Ag., M.Si., dalam laporannya menyampaikan, rasa terima kasih kepada Menteri Agama RI yang berkenan hadir meresmikan IAHN Gde Pudja Mataram. Peresmian perubahan bentuk STAHN menjadi IAHN Gde Pudja Mataram telah melalui proses panjang.

Sejarah IAHN Gde Pudja yang diawali pada tahun 1966 dengan berdirinya PGAH “Asta paka”, menjadi Negeri pada tahun 1968. Pada tahun 1993, dilikuidasi atau dibubarkan.  Kemudian menjadi STAH Mataram pada 1995. Pada tahun 2001 sesuai SK Presiden, berubah menjadi (STAHN) Gde Pudja Mataram.“Di usia ke-19 tahun ini berubah menjadi Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram.

Pada awal menjadi STAHN, hanya memiliki dua Prodi Magister dan Tujuh Prodi S1. Saat ini telah memiliki 15 Prodi secara keseluruhan. Perjuagan perubahan bentuk ini tidak mudah dan melibatkan banyak pihak. Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu perubahan bentuk STAHN menjadi IAHN Gde Pudja Mataram.

Direktur Jenderal Bimas Hindu Kementerian Agama, Dr. Tri Handoko Seto, S.Si., M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan, ada rasa bangga dengan hadirnya IAHN Gde Pudja Mataram. Ia berharap IAHN mampu berkontribusi positif untuk NTB dan Indonesia. “Saya berpesan kepada jajaran IAHN Gde Pudja Mataram untuk menjaga amanah, untuk menjaga marwah IAHN Gde Pudja Mataram,” ujarnya.

Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc., dalam sambutanya merasa senang sekali dengan perubahan bentuk STAHN menjadi IAHN Gde Pudja Mataram. Menurutnya tantangan sekolah agama ke depan tidak sederhana. “Agama tidak boleh menghambat kemajuan dengan dogma yang kontraproduktif. Semoga dengan perubahan status yang diikuti dengan dinamika yang tinggi bisa menghadirkan kebaikan bagi semua,” ujar Gubernur.

Gambar lainnya dapat dilihat disini : Instagram IAHN Gde Pudja Mataram.

 

 

Bagikan berita: