background

BERITA

DIRJEN BIMAS HINDU GELAR PROGRAM “MENYAPA DAN MENDENGAR” UNTUK PERKUAT KOORDINASI PUSAT DAN DAERAH


DIRJEN BIMAS HINDU GELAR PROGRAM “MENYAPA DAN MENDENGAR” UNTUK PERKUAT KOORDINASI PUSAT DAN DAERAH

Mataram — Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan Dirjen Menyapa dan Mendengar (Buda Sanggrahana) pada Rabu, 14 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Sidang Lantai 14 Ditjen Bimas Hindu serta diikuti secara daring melalui Zoom Meeting. Program Dirjen Menyapa dan Mendengar merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, serta sinergi antara Ditjen Bimas Hindu pusat dengan jajaran di daerah. Kegiatan ini diikuti oleh pejabat eselon II, III, dan IV Ditjen Bimas Hindu Pusat, pejabat fungsional madya dan muda, rektor atau ketua PTKHN se-Indonesia, kepala kanwil Kemenag Provinsi Bali, kepala kantor Kemenag kabupaten/kota se-Bali, hingga penyelenggara dan penyuluh Hindu se-Indonesia.Kegiatan diawali dengan pembukaan dan pengantar oleh Sekretaris Ditjen Bimas Hindu. Selanjutnya, Direktur Urusan Agama Hindu memaparkan program prioritas Direktorat Urusan Agama Hindu Tahun 2026 sebagai arah kebijakan dan rencana kerja yang akan dilaksanakan ke depan.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif antara pusat dan daerah yang dipandu oleh Sekretaris Ditjen Bimas Hindu. Dalam sesi ini, para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan, kendala, serta aspirasi terkait pelaksanaan program dan layanan keagamaan Hindu di daerah masing-masing. Sebagai penutup, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu, Prof. I Nengah Duija, menyampaikan arahan strategis. Dirjen menekankan bahwa proses perubahan bentuk menjadi Universitas akan dilaksanakan pada bulan Maret 2026, sehingga semua pihak harus segera melengkapi instrumen yang masih kurang agar persiapan berjalan lancar. Selain itu, Dirjen menegaskan pentingnya menyiapkan anggaran untuk Media dan Humas sebagai garda terdepan komunikasi dan publikasi, agar program dan kegiatan tersampaikan kepada publik. Dirjen juga mendorong agar dosen-dosen muda tidak hanya menempuh studi di tempat yang sama, tetapi mencari pengalaman luar, terutama dengan memanfaatkan basis Beasiswa LPDP, sehingga kualitas akademik dan kompetensi sumber daya manusia semakin meningkat. Melalui kegiatan Dirjen Menyapa dan Mendengar ini, diharapkan terbangun pemahaman yang lebih komprehensif, responsif, dan berkelanjutan dalam pelaksanaan program Ditjen Bimas Hindu, sehingga mampu menjawab kebutuhan umat Hindu serta mendukung pembangunan bidang keagamaan yang inklusif dan berkelanjutan.

By:P26

 

Bagikan berita: