Mataram - Senin 25 Maret 2024, IAHN Gde Pudja Mataram menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) yang bertujuan untuk mengoptimalkan aplikasi E-Kinerja. Acara ini dihadiri 115 peserta terdiri dari dosen, pegawai, dan PPPK. Acara dilaksanakan diaula lantai III IAHN Gde Pudja Mataram, Jln Pancaka 7B Mataram.
Dalam Sambutannya, Ni Made Ayu Gempa Wati, S. Ag., M. Pd. H selaku Kabag AUAK, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari sosialisasi e-kinerja yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Kegiatan ini didasarkan pada Surat Keputusan Rektor dan dibiayai dari DIPA IAHN Gde Pudja Mataram Tahun 2024. Narasumber pada kegiatan ini berasal dari Biro Kepegawaian Pusat beserta tim dan Biro Kepegawaian Daerah. Fokus utama pembahasan adalah penilaian kinerja sesuai dengan jabatan diduduki dan mengacu pada regulasi E-Kinerja yang ada. kegiatan ini diharapankan mampu mendukung Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pengelolaan kinerja dari kinerja bulanan sampai tahunan khususnya di IAHN Gde Pudja Mataram.
Dalam sambutannya Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, S. E., A. Ma., M. Si., M. Pd menyampaikan beberapa hal diantaranya:
1. Mengucapkan Apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi kepada lembaga.
2. Pembentukan Program Studi S3 Pendidikan Agama Hindu akan segera dilakukan validasi oleh validator
3. Menyiapkan semua kebutuhan terkait penerimaan asesor PPG dan Asesor prodi ekonomi.
Rektor juga menekankan pentingnya memberikan layanan yang baik terhadap asesor dengan menyediakan bukti-bukti/eviden yang diperlukan dalam validasi dan penilaian program studi.
Rektor mengharapkan kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan baik, karena hal ini sangat penting dalam rangka sinkronisasi aplikasi e-kinerja. Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk aktif berkomunikasi agar kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi lembaga IAHN Gde Pudja Mataram. (TW)
BERITA
Berita Terbaru
SPIRITUAL INSIGHTS FOR MODERN LIFE HIGHLIGHT PUBLIC LECTURE AT IAHN GDE PUDJA MATARAM
Mataram The Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram organized a Public Lecture entitled The Solution of Lifes Problem on Friday, 30 January 2026, at the 2nd Floor Meeting Room of the Rectorate Building, IAHN Gde Pudja Mataram. The event featured H.H. Bhakti Ananda Haridas Goswami, a distinguished Spiritual Master from India, as the keynote speaker. The public lecture was officially opened by the Rector of IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd. In his opening remarks, the Rector warmly welcomed the activity and expressed his appreciation to the organizing committee for successfully holding an academic forum that integrates intellectual discourse with spiritual reflection. He emphasized that such activities are important in enriching campus life and strengthening the spiritual dimension of higher education. The Rector further conveyed his hope that participants would gain new perspectives on life, particularly from a spiritual point of view, enabling them to respond to lifes challenges with wisdom, inner balance, and ethical awareness. He also expressed his expectation that public lectures of this nature could be conducted continuously, involving both national and international figures, to reinforce IAHN Gde Pudja Matarams role as a center for holistic and spiritually grounded academic development. The event was initiated and chaired by I Gusti Lanang Ngurah Weda, SS., M.Pd., a senior lecturer at IAHN Gde Pudja Mataram. In his message, he stated that the public lecture was designed as a reflective academic space where participants could explore solutions to lifes problems through spiritual insight. He shared his positive impression of the event, noting that the lecture successfully bridged academic inquiry with practical spiritual guidance relevant to contemporary life. During the session, H.H. Bhakti Ananda Haridas Goswami delivered profound insights on understanding and addressing lifes problems through spiritual awareness, self-discipline, and devotion. As a spiritual teacher with extensive experience in teaching Vedic philosophy and spiritual practice across various countries, he offered participants authentic perspectives rooted in a strong spiritual lineage. His presentation encouraged participants to view lifes challenges not merely as obstacles, but as opportunities for personal growth and self-realization. This public lecture also contributed to strengthening the institutional branding of IAHN Gde Pudja Mataram as a higher education institution committed to integrating academic excellence with spiritual wisdom. The activity produced concrete outcomes, including increased spiritual awareness among participants, deeper reflection on personal and social issues, and broader understanding of life from a holistic perspective. The international profile and spiritual authority of the keynote speaker added significant academic and moral value to the forum. The lecture and discussion sessions ran smoothly and effectively, marked by active participation and meaningful dialogue. Through this activity, IAHN Gde Pudja Mataram reaffirmed its commitment to fostering graduates and academic communities who are not only intellectually capable, but also spiritually mature and ethically grounded in facing the complexities of modern life. BY:(DKS)
Minggu, 01 Februari 2026KULIAH UMUM IAHN GDE PUDJA MATARAM HADIRKAN PERSPEKTIF SPIRITUAL UNTUK MENYIKAPI PROBLEM KEHIDUPAN
Mataram Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram kembali menghadirkan ruang dialog reflektif melalui Kuliah Umum bertajuk The Solution of Lifes Problem, yang diselenggarakan pada Jumat, 30 Januari 2026, bertempat di Ruang Pertemuan Lantai 2 Gedung Rektorat IAHN Gde Pudja Mataram. Kegiatan ini menghadirkan H.H. Bhakti Ananda Haridas Goswami, seorang guru spiritual asal India, yang dikenal luas atas pengajaran spiritual dan filsafat kehidupan. Kuliah umum ini dibuka secara resmi oleh Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi kepada panitia atas terselenggaranya kegiatan akademik yang tidak hanya memperkaya wawasan intelektual, tetapi juga memperdalam dimensi spiritual sivitas akademika. Menurutnya, perguruan tinggi keagamaan memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan ruang-ruang pembelajaran yang menyentuh aspek keilmuan sekaligus kebijaksanaan hidup. Rektor juga berharap, melalui kuliah umum ini, para peserta memperoleh sudut pandang baru dalam memaknai kehidupan dan berbagai persoalan yang dihadapi. Perspektif spiritual dinilai penting sebagai penyeimbang nalar rasional, sehingga mahasiswa dan akademisi mampu bersikap lebih arif, beretika, dan berkesadaran dalam kehidupan pribadi maupun sosial. Ia menambahkan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari penguatan karakter dan jati diri kampus. Kegiatan ini diprakarsai sekaligus diketuai oleh I Gusti Lanang Ngurah Weda, SS., M.Pd. Ia menyampaikan bahwa kuliah umum ini dirancang sebagai ruang perenungan bersama, di mana persoalan hidup tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga didekati melalui kedalaman spiritual. Ia mengungkapkan kesan positif atas antusiasme peserta dan kualitas diskusi yang terbangun selama kegiatan berlangsung. Dalam pemaparannya, H.H. Bhakti Ananda Haridas Goswami mengajak peserta untuk melihat problem kehidupan sebagai bagian dari proses pembelajaran batin. Dengan latar belakang pengalaman panjang dalam pengajaran filsafat Veda dan praktik spiritual di berbagai negara, narasumber menekankan pentingnya kesadaran diri, pengendalian batin, dan kedekatan spiritual sebagai kunci dalam menghadapi tantangan hidup. Materi disampaikan secara komunikatif dan reflektif, sehingga mudah dipahami dan relevan dengan konteks kehidupan modern. Pelaksanaan kuliah umum ini turut memperkuat citra IAHN Gde Pudja Mataram sebagai perguruan tinggi yang mengintegrasikan keunggulan akademik dengan nilai-nilai spiritual. Adapun luaran kegiatan ini tampak dari meningkatnya kesadaran spiritual peserta, terbukanya ruang refleksi kritis tentang makna hidup, serta tumbuhnya pemahaman holistik dalam menyikapi persoalan personal dan sosial. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung lancar dan kondusif, disertai diskusi yang aktif dan penuh makna. Melalui kuliah umum ini, IAHN Gde Pudja Mataram menegaskan komitmennya dalam membangun tradisi akademik yang tidak hanya mencerdaskan secara intelektual, tetapi juga menumbuhkan kedewasaan spiritual dan etika di tengah dinamika kehidupan modern. BY:(DKS)
Minggu, 01 Februari 2026REKTOR IAHN GDE PUDJA MATARAM SERAHKAN SK PPPK PARUH WAKTU SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LAYANAN AKADEMIK
Mataram Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram melaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu pada Jumat, 30 Januari 2026, bertempat di Ruang Senat Gedung Rektorat Lantai 2 IAHN Gde Pudja Mataram. Penyerahan SK ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola kelembagaan dan peningkatan kualitas layanan administrasi di lingkungan kampus. Adapun penerima SK PPPK Paruh Waktu tersebut adalah Ida Bagus Nyoman Alit Oka, yang ditetapkan dengan jabatan Operator Layanan Operasional pada Bagian Umum dan Layanan Akademik dan Kemahasiswaan IAHN Gde Pudja Mataram. Penugasan ini diharapkan dapat mendukung kelancaran operasional serta optimalisasi pelayanan akademik dan kemahasiswaan. Penyerahan SK dilakukan oleh Rektor IAHN Gde Pudja Mataram Prof. Dr.Ir I Wayan Wirata, A.Ma.,M.Si.,M.Pd. Dalam pesannya, Rektor menegaskan bahwa pengangkatan PPPK Paruh Waktu merupakan bentuk kepercayaan negara dan institusi yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap penerima SK dapat bekerja secara profesional, disiplin, dan berintegritas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan pelayanan publik dalam setiap tugas yang diemban. Rektor juga menyampaikan harapannya agar kehadiran PPPK Paruh Waktu di lingkungan IAHN Gde Pudja Mataram mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan efektivitas layanan kampus. Menurutnya, dukungan sumber daya manusia yang kompeten merupakan faktor penting dalam menciptakan layanan akademik dan administrasi yang responsif, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan sivitas akademika. Kegiatan penyerahan SK ini menghasilkan luaran strategis berupa penguatan struktur kepegawaian, kepastian status dan tugas bagi penerima SK, serta peningkatan kinerja layanan operasional di lingkungan IAHN Gde Pudja Mataram. Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan komitmen institusi dalam melaksanakan kebijakan kepegawaian secara tertib dan berkelanjutan. Melalui penyerahan SK PPPK Paruh Waktu ini, IAHN Gde Pudja Mataram menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola kelembagaan, guna mendukung terwujudnya layanan pendidikan tinggi keagamaan Hindu yang profesional dan berdaya saing. BY:(DKS)
Sabtu, 31 Januari 2026KAKANWIL KEMENTERIAN HAJI DAN UMRAH NTB LAKUKAN KUNJUNGAN SILATURAHMI KE IAHN GDE PUDJA MATARAM
Mataram Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Lalu Muhamad Amin, melakukan kunjungan silaturahmi ke Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram. Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd. Diketahui, H. Lalu Muhamad Amin merupakan Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi NTB yang resmi dilantik oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, pada Jumat (28/11/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah awal beliau dalam memperkuat sinergi dan komunikasi lintas lembaga di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kunjungan silaturahmi tersebut bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi dan mempererat hubungan baik antara Kanwil Kementerian Haji dan Umrah NTB dengan IAHN Gde Pudja Mataram sebagai institusi pendidikan tinggi keagamaan yang memiliki peran strategis dalam pembangunan karakter dan nilai-nilai kebangsaan. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas upaya memperkuat hubungan kerja sama antar institusi, khususnya dalam bidang pendidikan, keagamaan, serta pengembangan sumber daya manusia yang berorientasi pada pelayanan umat. Selain itu, dibahas pula peluang kolaborasi organisasi dalam berbagai program akademik, sosial, dan keagamaan yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, khususnya dalam mendukung program-program strategis pemerintah di bidang keagamaan. Isu penting lainnya yang menjadi perhatian bersama adalah peningkatan moderasi beragama. Kedua belah pihak menegaskan komitmen untuk terus mendorong penguatan nilai-nilai toleransi, kerukunan, dan harmoni antarumat beragama melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif. Kunjungan silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal yang konstruktif dalam membangun kerja sama berkelanjutan antara Kanwil Kementerian Haji dan Umrah NTB dengan IAHN Gde Pudja Mataram demi terciptanya kehidupan beragama yang moderat, rukun, dan berkeadaban di Nusa Tenggara Barat. BY:P26
Sabtu, 31 Januari 2026IAHN GDE PUDJA MATARAM AND RBKS PROMOTE DHARMA-BASED DIGITAL LITERACY THROUGH CONTENT CREATOR TRAINING
Mataram Responding to the growing importance of digital media in shaping public discourse, the Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram, in collaboration with Rumah Bina Keluarga Sukinah (RBKS), organized a Content Creator Training as an effort to strengthen media literacy and disseminate Dharma values in the digital era. The activity was held on Friday, 30 January 2026, at the 3rd Floor Meeting Hall of the Rectorate Building, IAHN Gde Pudja Mataram, and was attended by 100 participants. The training was officially opened by the Rector of IAHN Gde Pudja Mataram and attended by officials within the IAHN Gde Pudja Mataram academic community as well as leaders of Hindu organizations across Lombok. This activity reflects a shared commitment to building positive, ethical, and value-based digital spaces. In his opening address, the Rector of IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., emphasized that social media should be viewed not merely as a source of entertainment, but as a creative space for constructing ideas that are meaningful and beneficial to society. He stated that content creators are expected to possess a balanced integration of intellectual, emotional, and spiritual intelligence, so that the content produced can educate, inspire, and uphold Dharma values in the digital public sphere. The training presented three competent speakers in their respective fields, namely Mrs. Nurzila Sahir, a content creator; Adeliena Noor Sayyida, a social media specialist; and Mr. Rosidi, a videographer and editor. Participants received comprehensive materials covering content creation strategies, copywriting techniques, video editing, and the use of artificial intelligence (AI) to support creative digital content production. The Chair of the Organizing Committee, Mrs. Made Sukini, A.Md.Keb., SH, explained that the activity was designed to equip participants with practical and relevant digital skills while maintaining ethical values and cultural sensitivity in content production. Meanwhile, the Chairperson of RBKS, Mrs. Ir. Ni Noman Sutrini Murti, MM, stated that the training was motivated by the increasing number of productive-age individuals who have not been absorbed into the formal employment sector. Therefore, informal and skills-based trainings such as this are considered strategic in empowering communities and opening alternative opportunities in the digital creative economy. Representing the Head of Hindu Community Guidance (Bimas Hindu) of West Nusa Tenggara Province, Mrs. Sriningsih, S.Ag., M.Pd., as the Hindu Community Guidance Officer of the Ministry of Religious Affairs of Mataram City, highlighted that the implementation of the governments Asta Protas agenda should not rely solely on conventional programs. According to her, digital media can serve as an effective and strategic platform to support and disseminate national priority programs in a broader and more innovative manner. The activity ran smoothly and was characterized by active participation, warm interaction, and constructive discussions. Through this training, IAHN Gde Pudja Mataram hopes to contribute to the development of competent, creative, and Dharma-oriented content creators who are able to utilize digital media responsibly for the benefit of society. BY:(DKS)
Jumat, 30 Januari 2026IAHN GDE PUDJA MATARAM DAN RBKS GELAR PELATIHAN KONTEN KREATOR BERBASIS DIGITAL DAN BERETIKA.
Mataram Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram bekerja sama dengan Rumah Bina Keluarga Sukinah (RBKS) Provinsi Nusa Tenggara Barat menyelenggarakan Pelatihan Konten Kreator Berbasis Digital, Jumat (30/1/2026), bertempat di Ruang IAHN Gde Pudja Mataram. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 peserta yang berasal dari berbagai unsur lembaga dan organisasi kepemudaan Hindu di NTB. Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa konten digital pada era saat ini tidak lagi sekadar menjadi sarana hiburan, tetapi telah berkembang sebagai media edukasi, pembentuk opini publik, dan penentu arah peradaban. Oleh karena itu, konten yang diproduksi harus mengedepankan nilai kebenaran, etika, dan tanggung jawab sosial. Dalam sambutannya Rektor mengutip sloka Hindu Satyam bruyat, priyam bruyat, na bruyat satyam apriyam yang mengajarkan pentingnya menyampaikan kebenaran dengan cara yang baik dan bijaksana. Nilai ini, menurut beliau, sangat relevan bagi para konten kreator agar setiap karya digital tidak hanya benar secara informasi, tetapi juga membangun dan menyejukkan masyarakat. Selain itu, konsep Tri Kaya Parisudhaberpikir yang baik, berkata yang baik, dan berbuat yang baikditekankan sebagai landasan etis dalam menciptakan konten digital. Sementara itu, dalam laporan Ketua Panitia Made Sumini, A.Md., Keb. ,SJ disampaikan bahwa pelatihan ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan arus informasi digital yang membawa peluang sekaligus tantangan. Di satu sisi, media digital membuka ruang besar bagi kreativitas, literasi digital, dan penyebaran nilai-nilai Dharma. Namun di sisi lain, ruang digital juga rentan terhadap konten negatif seperti ujaran kebencian, penyalahgunaan narkoba, degradasi moral, dan perilaku menyimpang. Jika kita tidak ikut mewarnai ruang digital dengan konten positif, maka nilai-nilai luhur Dharma berpotensi tenggelam di tengah derasnya arus informasi, ujar Ketua Panitia. Oleh karena itu, kegiatan ini dirancang sebagai upaya strategis untuk meningkatkan literasi digital, peningkatan keterampilan teknis, serta menjadikan media sosial sebagai instrumen misi Dharma yang kreatif dan relevan bagi generasi muda Hindu. Pelatihan dengan teori dan praktik. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan konten kreator, copywriting konten, teknik videografi menggunakan ponsel, serta pembuatan konten berbasis kecerdasan buatan (AI). Seluruh sesi dipandu oleh narasumber dan fasilitator yang berkompeten di bidangnya. Peserta kegiatan berasal dari berbagai unsur, antara lain RBKS, penyuluh agama Hindu, Peradah, KMHDI, mahasiswa Universitas Mataram, mahasiswa IAHN Gde Pudja Mataram, serta perwakilan dari beberapa kabupaten/kota di NTB. Keberagaman latar belakang peserta diharapkan dapat memperkaya perspektif dan memperluas jejaring kolaborasi dalam pengembangan konten digital yang positif. Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan RBKS dan IAHN Gde Pudja Mataram, serta partisipasi aktif berbagai organisasi keumatan Hindu, di antaranya PHDI Provinsi NTB, WHDI, PSN, ICHI, BDDN, SBI, Peradah, Prajaniti, KMHDI, dan Puskor NTB. Dalam sambuatannya ketua RBKS Ir. Ni Nyoman Sutrini Murti,MM menyampaikan bahwa Pelatihan Konten Kreator Berbasis Digital bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat melalui kolaborasi BDDN, IAHN, dan RBKS, dengan penekanan pada pentingnya karakter, kesehatan, dan pendidikan sebagai penjamin masa depan. Diharapkan, pelatihan ini mampu melahirkan konten kreator digital yang berkarakter, beretika, dan berlandaskan nilai-nilai Dharma, sehingga dapat menjadi penerang dan penyejuk di ruang digital. BY:DKS
Jumat, 30 Januari 2026