Mataram — Dalam semangat kebersamaan dan penguatan nilai spiritual menyambut Hari Suci Siwaratri, Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram menggelar kegiatan Punia Bhakti Rsi Yadnya pada Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi sivitas akademika untuk bersama-sama mengaktualisasikan nilai dharma dalam kehidupan kampus.

Punia Bhakti Rsi Yadnya diikuti oleh unsur pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan IAHN Gde Pudja Mataram. Kehadiran seluruh elemen kampus tersebut mencerminkan kuatnya rasa kebersamaan dan komitmen kolektif sivitas akademika dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus memperkuat jati diri kampus sebagai perguruan tinggi keagamaan Hindu.

Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAHN Gde Pudja Mataram di bawah kepemimpinan Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, S.S., M.Ag. Pelaksanaan Punia Bhakti Rsi Yadnya menjadi wujud nyata integrasi nilai spiritualitas Hindu dengan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.

Sebagai bentuk penghormatan dan bhakti, punia disalurkan kepada para sulinggih dan pemangku yang memiliki peran strategis dalam pembinaan spiritual umat Hindu, yakni Pedanda Dwija Putra dari Griya Suranadi, Pedanda Puja Manuaba dari Griya Gunung Sari, Pedanda Kertha Arsa, Pedanda Kelingan, Pedanda Gde Nirarsa dari Griya Pagesangan, serta Pemangku Kampus Pura Saraswati IAHN Gde Pudja Mataram, Ida Bagus Rai. Penyaluran punia ini tidak hanya bernilai religius, tetapi juga menjadi simbol rasa hormat sivitas akademika kepada sumber ilmu, kebijaksanaan, dan spiritualitas.

Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Punia Bhakti Rsi Yadnya merupakan cerminan karakter perguruan tinggi keagamaan yang menempatkan keseimbangan antara penguatan intelektual dan pendalaman spiritual sebagai fondasi utama pendidikan tinggi Hindu.

“Kebersamaan sivitas akademika dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa kampus bukan hanya pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang pembentukan kesadaran etis dan spiritual. Melalui Punia Bhakti Rsi Yadnya, IAHN Gde Pudja Mataram turut berkontribusi mendukung Asta Protas Kementerian Agama dan pencapaian SDGs 2030 melalui pendekatan keagamaan yang inklusif dan berkelanjutan,” ungkap Rektor.

Lebih dari sekadar rangkaian perayaan Siwaratri, kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan citra dan branding institusional IAHN Gde Pudja Mataram sebagai kampus Hindu yang unggul dalam pengembangan spiritualitas, moderasi beragama, serta pengabdian kepada masyarakat. Nilai kebersamaan dan bhakti yang terbangun diharapkan dapat memperkuat arah kebijakan penelitian dan pengabdian sepanjang tahun 2026, sekaligus meningkatkan kontribusi kampus bagi umat, bangsa, dan pembangunan nasional berkelanjutan.