background

RILIS BERITA

Berita Utama


Berita Terbaru

Image
Selasa, 11 November 2025
Dirjen Bimas Hindu Tutup Rapat Pimpinan IAHN Gde Pudja Mataram 2025: Upaya Bangun Kebersamaan dan Sinergi

Mataram, 8 November 2025 Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Hindu Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si., secara resmi menutup Rapat Pimpinan (Rapim) Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram Tahun 2025 yang diselenggarakan pada 78 November 2025. Kegiatan ini berlangsung di dua lokasi, yakni Aula Lantai III Gedung Rektorat dan Taman Wisata Goa Lawah, Lombok. Mengusung tema Sinergi Pimpinan Menyongsong Perubahan Ortaker sebagai Arah Pengembangan Lembaga IAHN Gde Pudja Mataram Menuju Universitas Hindu Negeri, Rapim 2025 menjadi momentum penting dalam menyatukan arah dan strategi pengembangan kelembagaan di tengah proses transformasi menuju Universitas Hindu Negeri. Ketua Panitia, Drs. I Gusti Nyoman Artawan, M.Ag., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Rapim kali ini berbeda dan lebih inovatif karena menggabungkan dua bentuk kegiatan rapat strategis di kampus dan kegiatan outdoor di alam terbuka. Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi seluruh unsur pimpinan dalam menyongsong perubahan organisasi dan tata kerja (Ortaker). Transformasi menuju Universitas Hindu Negeri membutuhkan semangat kolaboratif dan komitmen bersama, ujarnya. Tim Building mengajak peserta mengikuti serangkaian permainan penguatan karakter dan kebersamaan, antara lain jungle run, latihan dasar bela negara, permainan ketangkasan, serta sesi The Breeff yang dipandu oleh Ketua Tim Building, Mujiyanto. Kegiatan ini menjadi ajang refleksi dan konsolidasi bagi seluruh pimpinan sebelum penutupan. Dalam sambutannya saat menutup kegiatan, Dirjen Bimas Hindu Prof. I Nengah Duija memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan kreativitas panitia dalam merancang Rapim yang inspiratif dan dinamis. Kegiatan seperti ini sangat positif dan harus sering dilaksanakan. Melalui tim building, semangat kebersamaan dan kerja sama antarpimpinan dapat tumbuh lebih kuat, tegasnya. Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi dan kekompakan merupakan kunci utama dalam menghadapi tantangan transformasi kelembagaan. Dengan semangat sinergi dan kebersamaan, IAHN Gde Pudja Mataram akan semakin siap melangkah menuju Universitas Hindu Negeri, pungkasnya. Dengan penutupan resmi oleh Dirjen Bimas Hindu, Rapim 2025 berakhir dengan semangat baru dan komitmen bersama seluruh pimpinan untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mewujudkan visi IAHN Gde Pudja Mataram sebagai lembaga pendidikan tinggi Hindu yang unggul dan berdaya saing.

Image
Selasa, 11 November 2025
Rapat Pimpinan IAHN Gde Pudja Mataram 2025 Teguhkan Sinergi Menuju Transformasi Universitas Hindu Negeri

Mataram, 8 November 2025 - Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Tahun 2025 pada 7 - 8 November 2025 bertempat dua lokasi, di Aula Aula Lantai III Gedung Rektorat dan di Taman Wisata Goa Lawah. Rapim ini mengangkat tema Sinergi Pimpinan Menyongsong Perubahan Ortaker sebagai Arah Pengembangan Lembaga IAHN Gde Pudja Mataram menuju Universitas Hindu Negeri, kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam penyelarasan arah kebijakan kelembagaan. Ketua Panitia, Drs. I Gusti Nyoman Artawan, M.Ag., dalam laporan pembuka menyampaikan bahwa Rapim berperan sebagai ruang untuk merumuskan perencanaan serta pedoman pelaksanaan kinerja lembaga secara lebih terstruktur. Ia menegaskan pentingnya forum ini sebagai penggerak konsolidasi internal dalam menghadapi perubahan organisasi dan tata kerja. Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan harapan besar agar sinergi pimpinan dapat memperkuat soliditas lembaga. Saya sangat berharap adanya rapat pimpinan dapat membuat lembaga semakin solid, semakin harmoni, sehingga kita dapat bersama-sama membangun lembaga ini dari institut menjadi universitas, ujar Rektor. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan arah kebijakan pengembangan institusi oleh Rektor. Paparan berikutnya disampaikan oleh Luqman Hakim, S.Ag., M.Pd., Analis SDM Aparatur Ahli Madya sekaligus Ketua Tim Organisasi Biro Ortala Kementerian Agama RI, yang mengulas strategi penyusunan Organisasi dan Tata Kerja (Ortaker) sebagai fondasi transformasi menuju Universitas Hindu Negeri. Pada akhir sesi hari pertama, peserta bergerak menuju lokasi kedua rapat pimpinan untuk melaksanakan Kemah Kebangsaan di Taman Wisata Goa Lawah. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat karakter kebangsaan, kebersamaan, dan leadership para pimpinan. Memasuki hari kedua, 8 November 2025, peserta mengikuti jungle run, latihan dasar bela negara, permainan ketangkasan, serta sesi game dan The Breeff sebagai ruang evaluasi dan konsolidasi akhir sebelum penutupan. Pada sesi penutupan, Ketua Panitia menyampaikan laporan akhir dilanjutkan dengan penyerahan hasil Rapim 2025. Rektor menyampaikan apresiasinya atas komitmen seluruh peserta. Puji syukur kegiatan telah dilalui dengan sungguh-sungguh. Saya berharap hasil rapat ini bisa menjadi pedoman kita bersama dalam menuntaskan aksi transformasi menuju Universitas Hindu Negeri, ujarnya. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu, Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si., secara resmi menutup kegiatan Rapat Pimpinan di Taman Wisata Goa Lawah. Saya yakin seluruh stakeholder IAHN Gde Pudja Mataram dapat bergerak seirama, solid, dan lurus dalam upaya bersama-sama mewujudkan tujuan mulia menjadi universitas. Kualitas SDM adalah kunci dan modal utama pergerakan, tegasnya. Rapat Pimpinan 2025 ini diharapkan menjadi landasan kuat bagi konsolidasi internal, penyempurnaan Ortaker, dan percepatan transformasi IAHN Gde Pudja Mataram menuju Universitas Hindu Negeri. #A9

Image
Senin, 10 November 2025
IAHN GDE PUDJA MATARAM KUKUHKAN 194 GURU PROFESIONAL LINTAS NUSANTARA BERTEPATAN DENGAN PERINGATAN HARI PAHLAWAN NASIONAL

Mataram, 10 November 2025 Dalam momentum peringatan Hari Pahlawan Nasional, Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram menyelenggarakan pengukuhan dan yudisium bagi 194 peserta Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Transformasi Batch 1. Acara ini menjadi simbol lahirnya pendidik-pendidik profesional baru yang siap mengabdikan diri bagi kemajuan pendidikan di seluruh pelosok Indonesia. Kegiatan dilaksanakan sebagian secara daring (online) dan sebagian secara luring, bertempat di Ruang Pertemuan Lantai 3 Gedung Rektorat IAHN Gde Pudja Mataram. Prosesi ini merupakan puncak perjalanan akademik para peserta yang telah menempuh proses pembelajaran intensif selama delapan bulan, sejak Maret hingga November 2025. Model pelaksanaan campuran ini menunjukkan komitmen LPTK IAHN Gde Pudja Mataram dalam memperluas jangkauan pendidikan profesi bagi para guru di berbagai wilayah, sekaligus memberi fleksibilitas bagi mereka untuk tetap menjalankan tugas mengajar di daerah masing-masing. Dari total 194 peserta, 25 guru hadir langsung di Mataram, mewakili rekan-rekan mereka yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Sementara itu, 169 peserta lain,nya mengikuti prosesi secara daring melalui platform Zoom, memperlihatkan jangkauan nasional program ini. Para peserta berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, mulai dari Papua, Maluku, Flores, Sulawesi, Kalimantan, hingga Sumatera. Keberagaman ini menegaskan kontribusi IAHN Gde Pudja Mataram dalam menyiapkan tenaga pendidik profesional yang tangguh dan siap bertugas di seluruh penjuru tanah air. Peserta yang hadir secara luring di antaranya berasal dari berbagai jenjang satuan pendidikan, seperti Ni Putu Eka Suardani dari SMKN 1 Narmada, I Nengah Panca dari SDN 36 Cakranegara, dan I Ketut Sukarta dari SMPN 3 Poto Tano. Kehadiran mereka menjadi representasi semangat seluruh peserta PPG yang telah menuntaskan proses panjang dengan dedikasi tinggi. Dalam sambutannya, Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma.,S.E., M.Si., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas ketekunan dan komitmen mereka dalam menyelesaikan program ini. Beliau menegaskan bahwa predikat guru profesional bukan sekadar gelar, tetapi tanggung jawab moral dan intelektual untuk terus berinovasi dalam mendidik generasi bangsa.Hari ini, kita memperingati semangat pahlawan dengan cara yang berbeda, bukan melalui perjuangan bersenjata, tetapi melalui perjuangan mencerdaskan kehidupan bangsa. Para guru adalah pahlawan masa kini, ungkapnya. Sementara itu, Dekan Fakultas Dharma Acarya, Prof. Dr. Siti Zaenab, S.Ag., M.Pd., CIQaR., turut memberikan ucapan selamat dan penghargaan kepada seluruh peserta yang telah berhasil menyelesaikan program PPG Transformasi dengan hasil yang membanggakan. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjaga profesionalisme dan semangat belajar sepanjang hayat. Guru profesional adalah mereka yang terus belajar, beradaptasi, dan menebarkan nilai-nilai kebijaksanaan di ruang kelas maupun di tengah masyarakat, ujarnya. Dengan dikukuhkannya 194 guru profesional lintas daerah ini, IAHN Gde Pudja Mataram telah memperkuat perannya sebagai lembaga pencetak tenaga pendidik berkualitas dan berkarakter. Para lulusan PPG Transformasi Batch 1 diharapkan menjadi agen perubahan yang membawa semangat pengabdian dan nilai-nilai kepahlawanan dalam praktik pendidikan di seluruh Indonesia dari Mataram hingga Papua, dari Flores hingga Sumatera. Acara ditutup dengan foto bersama antara pimpinan IAHN Gde Pudja Mataram, dosen, dan peserta yang hadir secara luring, menandai berakhirnya kegiatan yang sarat makna dan inspirasi bagi dunia pendidikan nasional. (by: DKS)

Image
Senin, 10 November 2025
MEDIA GATHERING HIGHLIGHTS THE TRANSFORMATION OF SERVICES TOWARD EXCELLENT HINDU HUMAN RESOURCES

Lombok Barat, November 910, 2025 In an effort to strengthen communication, transparency, and collaboration between the Ministry of Religious Affairs and the media, a two-day Media Gathering was successfully held under the theme Transformasi Layanan Menuju SDM Hindu yang Unggul (Transformation of Services Toward Excellent Hindu Human Resources). The event took place from Sunday to Monday, November 910, 2025, at The Jayakarta Hotel, and was organized by the Directorate General of Hindu Community Guidance in collaboration with the Indonesian Hindu State Institute (IAHN) Gde Pudja Mataram. The event was chaired by Ni Made Ayu Gempa Wati, S.Ag.,M.Pd.H, who emphasized in her report that the gathering aimed to create a platform for open dialogue between policymakers, institutional leaders, and the media, as well as to disseminate accurate information about the governments achievements and ongoing transformation within the Hindu community development sector. A total of 72 participants took part in this program, including 40 national media representatives from Jawa Pos, Detik.com, Antara, and several other major outlets. The presence of such a diverse media delegation underscored the growing importance of inclusive public communication in supporting the governments efforts to promote the values of integrity, accountability, and quality service. Distinguished guests who attended the event included the Special Staff to the Minister of Religious Affairs for Public Policy, Media, and Institutional Development, Dr. Drs. Ismail Cawidu, M.Si.; the Director General of Hindu Community Guidance, Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, SE., M.Si.; and the Head of the Bureau of Public Relations, Data, and Information (HDI) of the Ministry of Religious Affairs, Dr. Thobib Al-Asyhar, M.Si. Their presence gave further weight to the event, signaling the Ministrys strong commitment to advancing the transformation agenda in public service delivery. The gathering began with an opening ceremony and welcoming address by the Rector of IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma.,S.E., M.Si., M.Pd., who expressed appreciation for the trust and support extended by the Ministry of Religious Affairs in hosting such a strategic activity in Mataram. In his remarks, the Rector also presented an overview of IAHNs institutional programs, focusing on academic innovation, collaboration, and the integration of technology in learning. This was followed by the screening of a video presentation showcasing IAHNs performance achievements, demonstrating how the institution has contributed to nurturing excellent and ethical Hindu human resources in Indonesia. In his keynote remarks, Dr. Ismail Cawidu highlighted the crucial role of the media in shaping public understanding of religious and educational development in Indonesia. The media is not merely an observer but an active partner in conveying accurate, balanced, and inspiring narratives to the public, he stated. Dr. Cawidu also underscored the Ministrys ongoing efforts to transform its services, emphasizing values of integrity, professionalism, and inclusivity. He then officially opened the event, marking the beginning of two days of productive dialogue and knowledge exchange. The session continued with a presentation by Prof. Dr. I Nengah Duija, who elaborated on the Performance Achievements of the Directorate General of Hindu Community Guidance. His presentation, accompanied by a video feature, detailed the strategic programs implemented to enhance the quality of religious education, strengthen Hindu institutions, and foster harmony among communities. Prof. Duija stressed that transformation in service is not limited to administrative reform but also encompasses the cultivation of spiritual, intellectual, and ethical excellence within the Hindu population. The discussion was followed by an insightful session delivered by Dr. Thobib Al-Asyhar, Head of the Bureau of Public Relations and Public Communication at the Ministry of Religious Affairs. In his talk titled Transformation of the Ministrys Performance Toward an Integrity-Based and Impactful Public Service, Dr. Thobib shared the Ministrys roadmap for building a transparent, data-driven, and citizen-centered communication ecosystem. He explained how digital transformation and evidence-based communication are key to fostering public trust and enhancing institutional reputation. Throughout the gathering, participants actively engaged in discussions and question-and-answer sessions, reflecting their enthusiasm and critical attention toward the Ministrys achievements and communication strategies. Representatives from the media expressed their appreciation for the openness and clarity with which the Ministry addressed various public service and policy issues. The event concluded with a closing session and group photo, symbolizing the spirit of collaboration and mutual understanding among the participants. The Media Gathering not only served as a forum for information exchange but also strengthened the partnership between the Ministry of Religious Affairs and media institutions in realizing the vision of developing excellent Hindu human resources who are intellectually advanced, morally upright, and spiritually grounded. By bridging the government and the public through constructive dialogue and credible reporting, this event reflected a significant step toward ensuring that the transformation of public services in the religious sector continues to be transparent, accountable, and beneficial for all segments of society. (by DKS)

Image
Senin, 10 November 2025
DIRJEN BIMAS HINDU DAN STAFSUS MENTERI AGAMA HADIRI PUBLIKASI MEDIA: PERKUAT KOMUNIKASI DAN KOLABORASI PUBLIK

Lombok Barat, 910 November 2025 Dalam upaya memperkuat komunikasi, transparansi, dan kolaborasi antara Kementerian Agama Republik Indonesia dengan insan media, kegiatan Publikasi Media dengan tema Transformasi Layanan Menuju SDM Hindu yang Unggul telah sukses diselenggarakan di Hotel Jayakarta, Lombok Barat, pada tanggal 910 November 2025. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu dengan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram, dan diketuai oleh Ni Made Ayu Gempa Wati, S.Ag., M.Pd.H. Dalam laporan panitia, Ibu Ayu Gempa menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan ruang dialog terbuka antara para pengambil kebijakan, pimpinan lembaga, dan media massa. Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta penyebaran informasi yang akurat dan konstruktif mengenai capaian serta transformasi pelayanan yang tengah dilakukan oleh Ditjen Bimas Hindu. Acara ini dihadiri oleh 72 peserta, termasuk 40 perwakilan media nasional dari berbagai lembaga pers seperti Jawa Pos, Detik.com, Antara, dan beberapa media utama lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan tingginya antusiasme dan pentingnya peran media dalam mendukung keterbukaan informasi publik di lingkungan Kementerian Agama. Hadir sebagai tamu kehormatan, Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kebijakan Publik, Media, dan Pengembangan Kelembagaan, Dr. Drs. Ismail Cawidu, M.Si., serta Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu, Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, SE., M.Si.. Keduanya hadir bersama Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Data, dan Informasi Kementerian Agama RI, Dr. Thobib Al-Asyhar, M.Si., yang turut memberikan paparan dan arahan dalam kegiatan ini. Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., dalam sambutan pembukaan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kementerian Agama yang telah memilih IAHN sebagai mitra pelaksana kegiatan strategis ini. Beliau juga memaparkan inovasi dan capaian akademik IAHN dalam mendukung pengembangan SDM Hindu yang unggul melalui integrasi teknologi dan peningkatan mutu pendidikan. Dalam sambutannya, Dr. Ismail Cawidu menekankan peran vital media sebagai mitra aktif pemerintah dalam menyampaikan narasi pembangunan keagamaan yang akurat, berimbang, dan inspiratif kepada publik. Ia menegaskan bahwa media bukan sekadar pengamat, melainkan mitra strategis dalam memperkuat citra dan kinerja lembaga. Setelah memberikan sambutan, beliau secara resmi membuka kegiatan Publikasi Media tersebut. Sementara itu, Prof. I Nengah Duija memaparkan capaian kinerja Ditjen Bimas Hindu, termasuk berbagai program strategis dalam peningkatan kualitas pendidikan agama Hindu, penguatan kelembagaan, dan pembinaan umat. Ia menegaskan bahwa transformasi layanan tidak hanya berfokus pada reformasi administratif, tetapi juga pada penguatan nilai spiritual, intelektual, dan etika umat Hindu Indonesia. Dr. Thobib Al-Asyhar dalam paparannya bertajuk Transformasi Kinerja Kementerian Menuju Layanan Publik yang Berintegritas dan Berdampak, menjelaskan arah kebijakan komunikasi publik Kementerian Agama yang berbasis data, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya transformasi digital dalam membangun kepercayaan publik. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diisi dengan diskusi interaktif, tanya jawab, dan sesi berbagi pengalaman antara peserta dan narasumber. Para jurnalis menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan kejelasan informasi yang disampaikan oleh pihak Kementerian Agama. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan media dalam mewujudkan layanan publik keagamaan yang transparan, akuntabel, dan berdampak bagi masyarakat luas. (by: DKS)

Image
Jumat, 31 Oktober 2025
SEMINAR HASIL PENELITIAN DOSEN IAHN GDE PUDJA MATARAM TAHUN ANGGARAN 2025 BERLANGSUNG SUKSES

Mataram, 29 Oktober 2025 Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram sukses menyelenggarakan Seminar Hasil Penelitian Kelompok Dosen Tahun Anggaran 2025, yang berlangsung selama dua hari, yakni 28 dan 31 Oktober 2025, bertempat di Aula Lantai III Gedung Rektorat IAHN Gde Pudja Mataram. Kegiatan ini menjadi ajang akademik penting bagi para dosen untuk mempresentasikan hasil penelitian yang telah mereka laksanakan sepanjang tahun, sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu tridharma perguruan tinggi, khususnya di bidang penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan Hindu. Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAHN Gde Pudja Mataram Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, SD.,M.Ag menegaskan bahwa penelitian tidak hanya menjadi kewajiban akademik dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab moral dan intelektual sivitas akademika terhadap kemajuan bangsa. Dalam sambutannya, Ketua LPPM menyampaikan bahwa melalui kegiatan penelitian, dosen dan mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang harmonis, inklusif, dan adaptif terhadap perubahan zaman, termasuk dalam menghadapi tantangan era digital dan perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Ia juga menekankan pentingnya peran penelitian untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs) 2030. Kami di LPPM IAHN Gde Pudja Mataram berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem riset yang kolaboratif, interdisipliner, dan berdampak luas bagi masyarakat, ujarnya. Lebih lanjut, Ketua LPPM menyampaikan bahwa semangat kebersamaan dan sinergi antara dosen serta guru besar menjadi modal penting untuk menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dan solutif terhadap permasalahan nyata di lapangan. Penelitian dibagi dua kategori: 1. Penelitian Kelompok Kompetitif Menuju Guru Besar, yang lolos sebanyak dua kelompok, masing-masing beranggotakan tiga orang, terdiri atas satu profesor dan dua doktor. 2. Penelitian Kelompok Penugasan Dosen S2/S3, yang lolos sebanyak 17 kelompok, masing-masing beranggotakan empat (4) orang. Jadi, jumlah total terdapat 19 kelompok penelitian yang mengikuti Seminar Hasil. Seminar ini menghadirkan tiga reviewer akademik terkemuka, yaitu: 1. Prof. Dr. Ida Bagus Raka Suardana, SE., MM. 2. ⁠Prof. Dr. I Putu Gelgel, SH., M.Hum. 3. ⁠Prof. Dr. I Nyoman Dharma Putra, M.Litt. Ketiga reviewer tersebut memberikan evaluasi dan masukan konstruktif terhadap hasil penelitian yang dipresentasikan, baik dari segi metodologi, kedalaman analisis, maupun relevansi temuan penelitian terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan kebudayaan Hindu. Ketua Panitia Pelaksana, I Nengah Putra Kariana, S.Pd.H., M.I.Kom., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menumbuhkan budaya riset di lingkungan dosen IAHN Gde Pudja Mataram. Melalui seminar hasil penelitian ini, kita berharap muncul berbagai inovasi, gagasan, dan rekomendasi yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu serta masyarakat luas, ujarnya. Sementara itu, Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, dalam sambutannya, memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat dan dedikasi para dosen peneliti. Penelitian merupakan ruh dari perguruan tinggi. Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya menumbuhkan budaya akademik yang kuat, tetapi juga memastikan bahwa hasil penelitian para dosen dapat memberi kontribusi nyata bagi pembangunan spiritual, sosial, dan kebudayaan bangsa, tegas Rektor. Saya berharap hasil riset yang dipresentasikan dapat dipublikasikan dalam jurnal bereputasi dan menjadi referensi penting bagi pengembangan keilmuan Hindu di Indonesia, tambahnya. Kegiatan seminar hasil penelitian ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antarpeneliti lintas bidang serta mendorong peningkatan kualitas penelitian di lingkungan IAHN Gde Pudja Mataram. Dengan dukungan berbagai pihak, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen institusi dalam mewujudkan kampus yang unggul, riset-inovatif, dan berdaya saing global. By: P26