background

RILIS BERITA

Berita Utama


Berita Terbaru

Image
Senin, 29 Desember 2025
REKTOR IAHN GDE PUDJA MATARAM SERAHKAN BUKU ALIH BAHASA LONTAR : LPPM SEBARKAN LITERASI KEAGAMAAN.

Mataram, Senin 29 Desember 2025 Dalam rangka mendukung pelaksanaan upacara Menek Kelih dan Metatah Bersama , Unit Lontar IAHN Gde Pudja Mataram yang berada di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAHN Gde Pudja Mataram, melaksanakan pembagian buku berjudul Alih Bahasa Lontar: Tattwa Ngemban Wong Bobot Sanghyang Tattwa Brata. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, dengan tujuan melestarikan, mendokumentasikan, serta mendiseminasikan warisan sastra dan nilai-nilai tattwa Hindu kepada umat Hindu dan generasi muda. Buku alih bahasa lontar ini merupakan hasil karya terjemahan Unit Lontar yang dipimpin oleh Koordinator Pusat Kajian Lontar sekaligus Ketua Tim, Drs. Ida Bagus Heri Juniawan, M.Si. Buku tersebut kemudian diserahkan secara simbolik oleh Kepala LPPM IAHN Gde Pudja Mataram Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, SS.,M.Ag dan Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., SE.,M.Si, M.Pd, kepada para undangan dan tokoh umat Hindu. Buku ini diharapkan menjadi sumber literasi keagamaan, pedoman etika spiritual, serta media edukasi budaya, khususnya dalam mendukung pelaksanaan upacara yadnya seperti Menek Kelih dan Metatah, serta sebagai tuntunan dalam pengendalian diri pada masa grahasta, termasuk saat kehamilan. Melalui alih bahasa ini, ajaran luhur dalam lontar dapat lebih mudah dipahami, diamalkan, dan diwariskan secara berkelanjutan. Surat pemberitahuan dan pendistribusian buku telah disampaikan kepada berbagai pemangku kepentingan, tokoh umat, dan lembaga keagamaan Hindu, antara lain: Pedande Gde Made Jelantik Dwija Putra Pedande Gde Nyoman Puja Manuaba Kasi Bimas Hindu Lombok Barat Ketua Banjar Karang Medain Ketua Bendesa Krama Pura Mataram Selatan Kepala Lingkungan Mataram Barat Ketua DWP IAHN Gde Pudja Mataram Ketua SBI Provinsi NTB Ir. Nengah Sugiartha Ir. Made Slamet I Gede Wiska, S.Pt Ketua BBDN Provinsi NTB Ketua WHDI Kabupaten Lombok Barat Ketua Banjar Kota Mataram Ketua Pasraman Provinsi NTB Ketua PHDI Kota Mataram Penyelenggara Bimas Hindu Kota Mataram Ketua PHDI Kabupaten Lombok Barat Ketua RBKS Provinsi NTB PSN Kabupaten Lombok Barat PHDI Kabupaten Lombok Utara Ketua Penyuluh Kota Mataram Ketua Penyuluh Provinsi NTB Ketua Yayasan Dharma Laksana Ormawa Ketua PHDI Provinsi NTB Ketua Prajanti Provinsi NTB Ketua WHDI Provinsi NTB Ketua ICHI Provinsi NTB Ketua PSN Kabupaten Lombok Utara KMHDI Kota Mataram KMHDI Provinsi NTB Peradah Ketua DHI Provinsi NTB I Wayan Wardana, S.H Made Metu Dahana, S.H., M.H. Dr. I Komang Grudug, MPH Ir. Made Drestanegara Niluh Arini Dr. I Komang Tresna, Sp.OG(K), MARS., M.H.Kes Serta tokoh-tokoh umat Hindu lainnya Pembagian buku ini memiliki manfaat strategis bagi umat Hindu dan tokoh umat, antara lain sebagai bahan bacaan suci, referensi pendidikan agama Hindu, penguatan sraddha dan bhakti, serta pelestarian lontar sebagai warisan budaya adiluhung Nusantara. Sebagaimana tersurat dalam sloka Sarasamuscaya: Adnyanam parannam balam Artinya: Pengetahuan adalah kekuatan tertinggi. Sloka ini menegaskan bahwa pemahaman ajaran suci melalui literasi keagamaan akan memperkuat kualitas spiritual umat. Selaras dengan Bhagavadgita IV.38: Na hi jānena sadṛśaṁ pavitram iha vidyate Artinya: Tiada penyucian di dunia ini yang menyamai pengetahuan. Dengan semangat tersebut, LPPM IAHN Gde Pudja Mataram terus berkomitmen mengembangkan kajian lontar sebagai bentuk nyata pengabdian dan inovasi akademik. Slogan LPPM IAHN GDE PUDJA MATARAM: "Tri Dharma Harga Mati, LPPM Siap Berinovasi." BY:P26

Image
Rabu, 24 Desember 2025
TERSEBAR SELURUH INDONESIA, IAHN GDE PUDJA MATARAM KUKUHKAN 497 GURU PROFESIONAL AGAMA HINDU

Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram menggelar acara Pengukuhan 497 Guru Profesional Agama Hindu di Aula Lantai III Gedung Rektorat pada Rabu (24/12). Seluruh guru profesional ini sebelumnya telah lulus dalam rangkaian Pendidik Profesi Guru Transformasi Dalam Jabatan (PPG Daljab) Kementerian Agama Republik Indonesia Batch 3 Tahun 2025. Esensi dari PPG Daljab Agama Hindu adalah untuk menciptakan guru Agama Hindu yang profesional, inovatif, dan moderat melalui pengembangan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian, agar mampu membentuj siswa ungggul berkarakter kuat di tengah keberagaman zaman. Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) IAHN Gde Pudja Mataram dinahkodai oleh Koordinator Prodi, Ida Bagus Kade Yoga Pramana, M.Pd. IAHN Gde Pudja Mataram telah mengelola PPG Batch 1 dan PPG Batch 3 pada tahun 2025. Dekan Fakultas Dharma Acarya, Prof. Dr. Siti Zaenab, S.Ag., M.Pd., CIQaR. Dalam laporannya mengungkapkan bahwa Pendidikan Profesi Guru (PPG) tidak hanya untuk menguatkan kompetensi sebagai pendidik, tetapi juga untuk menguatkan karakter. Lembaga mengucapkan selamat meraih capaian profesional serta berharap para guru menjadi agen transformasi pendidikan di daerah. Selamat dan sukses perjalanan belum selesai, dengan semangat dharma pasti kita dapat memberikan dampak dan perubahan yang baik. Kita ketahui bahwa menjadi guru adalah panggilan jiwa, bukan hanya tugas operasional, guru ini adalah profesi yang mulia, ungkap Prof. Siti. Keputusan Rektor tentang Yudisium Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) disampaikan oleh Ketua Jurusan Dharma Acarya, Ni Made Ria Taurisia Armayani, S.Sn., M.Pd.H. Perwakilan Guru Profesional, I Putu Ning Ariana, S.Pd.H., Gr. Mengucapkan terima kasih atas bimbingan yang telah diberikan oleh lembaga IAHN Gde Pudja Mataram. Kami berterima kasih dan mohon maaf apabila ada hal-hal yang kurang berkenan, semoga kami dapat menjalankan amanah ini secara tuntas dan paripurna, Ungkap Ning Ariana. Rektor Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd. turut mengapresiasi capaian para Guru Profesional, semoga selalu dapat memberikan pencerahan dalam melaksanakan swadharma sebagai Guru Agama Hindu. Sebagai pimpinan lembaga penyelenggara Pendidikan Profesi Guru Agama Hindu, kami turut merasa bangga dapat membimbing dan mendidik Bapak/Ibu semua. Kami berharap capaian ini bukan semata sebagai gelar dan prestasi baru, tetap menjadi cermin kualitas dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, tegas Prof. Wirata. Acara Pengukuhan ini dihadiri langsung oleh Direktur Pendidikan Hindu Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu, Prof. Dr. I Ketut Sudarsana, S.Ag., M.Pd.H. Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu menyampaikan rasa bangga dan mengucapkan selamat atas capaian Guru Profesional Agama Hindu se-Indonesia. Pendidikan Profesi Guru sebagai salah satu implementasi Asta Protas Kementerian Agama, pada bagian layanan pendidikan keagamaan. Kami berharap Bapak/Ibu semua dapat menjadi teladan dan contoh penguatan karakter Hindu di Indonesia, harap Prof. Sudarsana. Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu berharap agar seluruh Guru Profesional selalu berupaya meningkatkan kapasitas diri, tidak berhenti apalagi tergerus kemajuan zaman. BY:A9

Image
Rabu, 24 Desember 2025
ADVANCING HINDU EDUCATION MANAGEMENT: IAHN GDE PUDJA MATARAM INAUGURATES

IAHN Gde Pudja Mataram marked a significant academic milestone by holding the Open Senate Session for the Conferment of Professorship 2025 on Tuesday, December 24, 2025, at the 3rd Floor Meeting Hall of the IAHN Gde Pudja Mataram Rectorate Building. The event was attended by the Director of Hindu Education, Directorate General of Hindu Community Guidance, Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia, Prof. Dr. I Ketut Sudarsana, S.Ag., M.Pd.H., representing Director General of Hindu Community Guidance, Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia, along with distinguished guests and members of the academic community of IAHN Gde Pudja Mataram. The session was conducted in a solemn and dignified atmosphere, commencing with a traditional ceremonial dance entitled Wageshwari Guna Paraga, the grand dance of IAHN Gde Pudja Mataram. The performance symbolized the nobility of knowledge, wisdom, and academic dedication that form the foundation of higher education. The Open Senate Session was officially opened by the Chairperson of the Senate of IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Drs. I Nyoman Murbawidana, M.Ag., marking the formal start of the conferment ceremony. The agenda then proceeded with the reading of the Decree of the Minister of Religious Affairs of the Republic of Indonesia concerning the Academic Promotion of Lecturers. Based on the decree, Dr. Gusti Ngurah Ketut Putera, S.Ag., M.Pd. was formally conferred the title of Professor in the Field of Hindu Education Management. With this conferment, he becomes the 8th Professor at IAHN Gde Pudja Mataram, representing an important academic achievement that further strengthens the institutions scholarly profile. The conferment of this professorship has a strategic institutional impact, particularly in reinforcing academic leadership, research development, and the advancement of Hindu Education Management as a scientific discipline. The presence of a new Professor is expected to accelerate the quality of teaching, research productivity, academic mentoring, and policy-oriented studies that respond to contemporary challenges in Hindu education. Looking ahead, this milestone supports IAHN Gde Pudja Matarams future academic direction, including the strengthening of postgraduate programs, the expansion of collaborative research at national and international levels, and the enhancement of the institutions contribution to educational transformation rooted in dharmic values and local wisdom. The Open Senate Session thus serves not only as a ceremonial tradition, but also as a reflection of IAHN Gde Pudja Matarams ongoing commitment to academic excellence and global engagement. BY:DKS

Image
Rabu, 24 Desember 2025
TONGGAK SEJARAH AKADEMIK: IAHN GDE PUDJA MATARAM RAIH 8 GURU BESAR

Mataram, 24 Desember 2025 Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan bertambahnya jumlah guru besar menjadi delapan orang. Berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI Nomor: 215345/MA/KP.07.6/11/2025 tentang Kenaikan Jabatan Akademik Fungsional. Pencapaian ini menandai tonggak penting dalam perjalanan institusi menuju peningkatan mutu akademik dan penguatan eksistensi sebagai lembaga pendidikan tinggi Hindu yang unggul di Indonesia. Guru besar yang kini memperkuat barisan akademisi IAHN Gde Pudja Mataram adalah: 1. Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., Guru Besar Sosiologi Agama; 2. Prof. Dr. Siti Zaenab, S.Ag., M.Pd., CiQaR., Guru Besar Manajemen PAUD; 3. Prof. Dr. I Nyoman Wijana, S.Sos., M.Si., M.Pd., Guru Besar Pendidikan; 4. Prof. Dr. I Wayan Ardhi Wirawan, S.Pd., S.Ag., M.Si., Guru Besar Filsafat Kebudayaan; 5. Prof. Dr. Ni Wayan Rasmini, S.E., M.Ag., Guru Besar Penelitian dan Evaluasi Pendidikan; 6. Prof. Dr. Drs. I Wayan Murba Widana, Guru Besar Antropologi Agama; dan 7. Prof. Dr. Drs. I Wayan Sumertha, M.Ag., Guru Besar Teologi Hindu. 8. ⁠Prof. Dr. Gusti Ngurah Ketut Putera, SAg.,M.Pd, yang baru saja dikukuhkan Hari ini, Rabu 24 Desember 2025 sebagai Guru Besar Manajemen Pendidikan Hindu. Pengukuhan Prof. Dr. Gusti Ngurah Ketut Putera, S.Ag.,M.Pd.H menandai babak baru bagi IAHN Gde Pudja Mataram. Dengan bertambahnya jumlah guru besar, kualitas tridharma perguruan tinggi di lingkungan kampus, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat diharapkan semakin meningkat dan berdampak luas. Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian ini. Keberadaan tujuh guru besar merupakan simbol kematangan akademik sekaligus modal besar bagi pengembangan institusi. Kami optimis, dengan kekuatan akademik yang semakin kokoh, IAHN Gde Pudja Mataram akan mampu bertransformasi menjadi Universitas Hindu Negeri dalam waktu yang tidak lama lagi, ujarnya dengan penuh harap. Peningkatan jumlah guru besar ini juga menjadi bukti nyata komitmen IAHN Gde Pudja Mataram dalam melahirkan sumber daya manusia unggul, berkarakter, dan berdaya saing global, selaras dengan visi lembaga untuk menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni berbasis nilai-nilai Hindu Dharma. BY:P26

Image
Rabu, 24 Desember 2025
IAHN GDE PUDJA MATARAM KUKUHKAN PROF. GUSTI NGURAH KETUT PUTERA SEBAGAI GURU BESAR KE-8

Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram mengukuhkan Prof. Dr. Gusti Ngurah Ketut Putera, S.Ag., M.Pd. sebagai Guru Besar ke-8. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Lantai III Gedung Rektorat pada Rabu (24/12). Gusti Ngurah Ketut Putera sebelumnya telah menerima Keputusan Menteri Agama (KMA) Republik Indonesia Nomor 215345/MA/KP.07.6/11/2025 sebagai Guru Besar Bidang Kepakaran Manajemen Pendidikan Hindu. KMA ini diserahkan langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Narasuddin Umar, MA. Bersamaan dengan 116 Guru Besar Rumpun Ilmu Agama se-Indonesia. Saat penyerahan KMA, Menteri Agama Republik Indonesia dalam pembekalan menyampaikan bahwa para guru besar wajib menjadi pencerah, wajib menjadi teladan bagi mahasiswa, dan wajib menjadi figur inspiratif di sivitas akademika kampus. Kegiatan merupakan penyerahan KMA Guru Besar Ilmu Agama Periode 2 Tahun 2025. Keputusan Menteri Agama (KMA) Republik Indonesia Nomor 215345/MA KP.07.6/11/2025 tentang Kenaikan Jabatan Akademik Fungsional Dosen saat pengukuhan disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Dr. I Gusti Ayu Aditi, S.H., M.H. Daftar Riwayat Hidup (DRH) Prof. Dr. Gusti Ngurah Ketut Putera, S.Ag., M.Pd. dibacakan oleh Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik, Ni Made Gempawati, S.Ag., M.Pd.H. Secara berkesinambungan, Prof. Gusti Ngurah Ketut Putera aktif peduli terhadap perkembangan tata kelola lembaga pendidikan Hindu. Hal ini selaras dengan bidang kepakaran yang telah diperoleh dalam Guru Besar. Saat orasi ilmiah Guru Besar secara lugas dan tegas disampaikan bahwa tata kelola Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu wajib dilaksanakan secara bersama, holistik, dan terintegrasi. Saya bertekad melanjutkan kontribusi dalam Manajemen Pendidikan Hindu melalui inti perhatian dalam tata kelola pendidikan, khususnya dalam penguatan tata kelola pasraman dan Widyalaya, selain secara operasional sehari-hari berada di Perguruan Tinggi., tegas Prof. Ngurah Putera. Rektor Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd. merasa sangat bangga dan mengapresiasi raihan jabatan fungsional akademik tertinggi (Guru Besar) yang turut menjadi daya dongkrak elektabilitas kampus. Saya berharap guru besar dapat melaksanakan Tri Dharma yang inovatif, agar dapat menjadi teladan dalam penguatan atmosfer akademis, serta berdampak luas, ungkap Prof. Wirata. Pada pengukuhan ini, hadir langsung Direktur Pendidikan Hindu Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu, Prof. Dr. I Ketut Sudarsana, S.AG., M.Pd.H. Guru Besar tidak hanya produktif dalam konteks Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi diharapkan dapat menjadi pelopor penguatan moderasi beragama demi kerukunan umat, ungkap Prof. Sudarsana dalam sambutannya. Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu mengapresiasi capaian Guru Besar di IAHN Gde Pudja Mataram, semoga semakin berdampak demi kemajuan Perguruan Tinggi Agama Hindu. BY:P26

Image
Senin, 22 Desember 2025
REKTOR APRESIASI DWP IAHN GDE PUDJA MATARAM DALAM PERINGATAN HUT KE-26 DAN HARI IBU KE-97 MELALUI AKSI SOSIAL DAN KEPEDULIAN LINGKUNGAN KERJA

Mataram, 22 Desember 2025. Rektor Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi kepada Dharma Wanita Persatuan (DWP) IAHN Gde Pudja Mataram atas rangkaian kegiatan sosial dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) DWP ke-26 dan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025. Apresiasi tersebut disampaikan seiring dengan pelaksanaan berbagai kegiatan bermakna yang berfokus pada kepedulian kemanusiaan serta penghargaan terhadap tenaga pendukung kampus. Mengusung tema HUT DWP ke-26 Perempuan Berdaya, Keluarga Bahagia, Indonesia Jaya, DWP IAHN Gde Pudja Mataram menunjukkan peran strategisnya sebagai mitra institusi dalam memperkuat nilai empati, solidaritas, dan ketahanan keluarga. Puncak kegiatan dilaksanakan pada Senin, 22 Desember 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Ibu. Pada momentum tersebut, DWP IAHN Gde Pudja Mataram melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Panti Jompo di Kota Mataram. Dalam kunjungan ini, DWP menyalurkan bantuan berupa pakaian baru, selimut, serta paket sembako kepada para lansia sebagai bentuk kepedulian dan empati sosial. Selain itu, DWP IAHN Gde Pudja Mataram juga menyerahkan seragam kerja kepada tenaga Cleaning Service di lingkungan kampus. Penyerahan seragam ini merupakan wujud perhatian dan apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kelestarian lingkungan kampus. Rektor IAHN Gde Pudja Mataram menegaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan DWP tidak hanya bernilai seremonial, tetapi memiliki dampak sosial yang nyata dan menyentuh langsung berbagai lapisan. Kegiatan ini mencerminkan sinergi yang kuat antara DWP dan institusi dalam membangun budaya kerja yang humanis, peduli, serta berlandaskan nilai kebersamaan. DWP telah menunjukkan peran pentingnya sebagai mitra strategis dalam mendukung visi dan misi institusi, ujar Prof. Wayan Wirata. Ketua DWP IAHN Gde Pudja Mataram, Ny. Ersani Wirata, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan wujud pengamalan nilai-nilai Dharma Wanita Persatuan, sekaligus momentum untuk memaknai Hari Ibu sebagai ruang berbagi kasih, perhatian, dan empati. Melalui peringatan HUT DWP ke-26 dan Hari Ibu ke-97 ini, DWP IAHN Gde Pudja Mataram menegaskan komitmennya untuk terus memberdayakan perempuan, memperkuat ketahanan keluarga, serta berkontribusi aktif dalam menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan kampus dan masyarakat luas. BY:P26