background

RILIS BERITA

Berita Utama


Berita Terbaru

Image
Jumat, 30 Januari 2026
KEMENAG GELAR BIMTEK APLIKASI DAN PEMUTAKHIRAN DATA PENERIMA KIP KULIAH PTKN TAHUN 2026

Jakarta Kementerian Agama (Kemenag) melalui PUSPENMA menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi dan Pemutakhiran Data Penerima KIP Kuliah On Going 20222025 bagi Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN). Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 2830 Januari 2026, di Grand Orchard Hotel Kemayoran, Jakarta, dan diikuti operator KIP Kuliah PTKN se-Indonesia. Bimtek ini bertujuan meningkatkan pemahaman operator dalam penggunaan aplikasi KIP Kuliah serta memastikan akurasi dan validitas data penerima beasiswa. Rektor IAHN Gde Pudja Mataram menugaskan Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik, Ni Made Ayu Gempa Wati, S.Ag., M.Pd.H, untuk mengikuti kegiatan. Ia melaporkan bahwa proses import data 324 mahasiswa penerima KIP Kuliah on going telah berhasil diselesaikan, mempermudah pengelolaan dan penyaluran beasiswa, nantinya akan mempermudah juga khususnya bagi mahasiswa baru. Kepala PUSPENMA, Dr. Ruchman Basori, menekankan pentingnya administrasi tertib, data akurat, dan sinergi antara PUSPENMA dan PTKN untuk memastikan penyaluran KIP Kuliah tepat sasaran. Pada sesi penutupan, Ketua Tim KIP Kuliah, Organisasi Kemahasiswaan, dan Pemberdayaan Alumni, Dr. Amiruddin Kuba, menegaskan perlunya keseragaman pemahaman PTKN dalam pengelolaan KIP Kuliah. Ia menekankan bahwa mulai 2026, pengelolaan program berada di bawah PUSPENMA, penyaluran KIP Kuliah on going ditargetkan selesai Februari 2026, dan rekening mahasiswa penerima harus sesuai ketentuan karena penyaluran dilakukan melalui bank Himbara. Adapun hasil pembahasan dan kesimpulan yang disampaikan Ketua Tim Dr. Amiruddin antara lain: Pengelolaan Program KIP Kuliah berada di bawah koordinasi PUSPENMA sejak tahun 2026. Penyaluran dan pencairan KIP Kuliah on going tahun 2026 ditargetkan selesai pada Februari 2026. Pimpinan PTKN wajib menerbitkan SK Penetapan Mahasiswa Penerima KIP Kuliah tahun anggaran 2026 dan mengunggahnya ke aplikasi KIP Kuliah. Penyaluran KIP Kuliah tahun 2026 dilakukan melalui BSI, Bank Mandiri, BNI, dan BRI. PTKN wajib mengalokasikan anggaran pengelolaan KIP Kuliah untuk survei, monitoring, pembinaan, dan evaluasi. PTKN wajib melakukan pendataan jumlah mahasiswa penerima dan peminat KIP Kuliah tahun seleksi 20222025.Bimtek ini diharapkan mendorong seluruh PTKN menindaklanjuti hasil kegiatan secara serius, sehingga pengelolaan KIP Kuliah lebih tertib, akuntabel, tepat sasaran, dan memberikan manfaat optimal bagi mahasiswa penerima. BY:P26

Image
Jumat, 30 Januari 2026
LPPM IAHN GDE PUDJA MATARAM DAN PUSPENMA KEMENAG RI TEKEN KERJA SAMA PENDANAAN RISET INDONESIA BANGKIT 2026

Jakarta Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram dan Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kementerian Agama Republik Indonesia menjalin kerja sama strategis dalam pelaksanaan Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit, The Ministry of Religious Affairs (MoRa) The Awakened Indonesia Research Funds (The Air Funds), MoRA The AIR Funds Tahun 2026. Berkas Perjanjian Kerja Sama tersebut ditandatangani pada Jumat (30/1/2026) oleh Ketua LPPM IAHN Gde Pudja Mataram, Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, S.S., M.Ag. dan Kepala Puspenma Kementerian Agama, Dr. Ruchman Basori, S.Ag., M.Ag. Kerja sama ini menjadi landasan hukum bagi pendanaan riset Indonesia Bangkit yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui rekomendasi Kementerian Agama. Program strategis ini bertujuan memperkuat ekosistem riset keagamaan yang berkualitas, akuntabel, dan berdampak bagi masyarakat. Siimbolis pemberkasan dari LPPM IAHN Gde Pudja Mataram dihadiri oleh Sekretaris LPPM Putu Gede Asnawa Dikta, S.Pd., M.Pd. Dr. Ruchman Basori menegaskan bahwa Program MoRA The AIR Funds merupakan bentuk komitmen Kementerian Agama dalam mendorong riset-riset unggulan di lingkungan perguruan tinggi keagamaan. Pendanaan ini diarahkan untuk mendukung riset yang memiliki urgensi tinggi, tata kelola yang baik, serta relevansi dengan kebutuhan pembangunan nasional, ungkapnya. Sementara itu, Ketua LPPM IAHN Gde Pudja Mataram, Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, menyampaikan kesiapan institusinya dalam mengelola pendanaan riset secara profesional dan bertanggung jawab. Ia menekankan bahwa seluruh kegiatan riset akan dilaksanakan sesuai indikator kinerja, ketentuan pelaporan, serta prinsip transparansi dan akuntabilitas keuangan. Perjanjian tersebut mengatur secara rinci mengenai ruang lingkup kerja sama, nilai dan mekanisme pencairan pendanaan, jangka waktu pelaksanaan riset selama 12 bulan setiap periode, hingga hak dan kewajiban masing-masing pihak. Seluruh proses pengajuan, pencairan, pelaporan, monitoring, dan evaluasi dilakukan melalui sistem informasi manajemen riset LPDP, pada platform eRISPRO. Selain itu, perjanjian ini juga mengatur ketentuan terkait hak kekayaan intelektual, penggunaan logo dan pengakuan pendanaan, mekanisme pengembalian sisa dana, serta sanksi apabila terjadi pelanggaran atau penyalahgunaan pendanaan. Melalui kerja sama ini, diharapkan riset-riset yang dihasilkan oleh IAHN Gde Pudja Mataram mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, kebijakan publik, serta penguatan moderasi dan pendidikan keagamaan di Indonesia. Perjanjian ini sebagai tindak lanjut pasca pengumuman lolos pendanaan riset Tim IAHN Gde Pudja Mataram oleh Puspenma Kemenag RI. Tim IAHN Gde Pudja Mataram merupakan tim yang pertama kali lolos mewakili Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu (PTKH) se-Indonesia. Periset IAHN Gde Pudja Mataram mengangkat topik riset Tata Kelola Widyalaya di Indonesia, dengan Ketua Tim Dr. I Wayan Agus Gunada, Prof. Dr. Gusti Ngurah Ketut Putera, S.Ag., M.Pd., Putu Gede Asnawa Dikta, S.Pd., M.Pd., dan Dr. Ni Putu Kusuma Widiastuti, M.Pd. BY:A9

Image
Jumat, 30 Januari 2026
IAHN GDE PUDJA MATARAM FINALIZES STRATEGIC PLAN 2025–2029 TO STRENGTHEN INSTITUTIONAL GOVERNANCE AND ACADEMIC QUALITY

IAHN GDE PUDJA MATARAM CONDUCTED THE FINALIZATION OF ITS STRATEGIC PLAN (Renstra) for the 20252029 period on Thursday, 29 January 2026. The activity was held in the second-floor meeting room of the Rectorate Building and attended by institutional officials of IAHN Gde Pudja Mataram, along with the Chairperson of the Hindu Organization of West Nusa Tenggara (NTB) Province. The meeting was chaired and facilitated by I Komang Widya Purnama Yasa, M.I.Kom., who led the discussion process to ensure the completeness and coherence of the Strategic Plan document in accordance with institutional needs and prevailing regulations. The Rector of IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd.. in his introductory remarks, emphasized that the preparation of the Strategic Plan is a strategic necessity for the institution. He explained that the Renstra serves as a policy guideline and reference framework for institutional development over a five-year period, covering academic, administrative, and governance aspects in a structured and measurable manner. The Rector further highlighted that one of the main objectives of drafting the Strategic Plan is to ensure curriculum quality and accountability. The Renstra is positioned as a shared reference and collective commitment for all academic units in implementing a curriculum that is accountable, standardized, and aligned with national higher education policies, while also supporting the achievement of institutional performance indicators. In addition, the Rector underlined the importance of establishing priority scales in program planning and implementation, particularly in response to budgetary limitations resulting from efficiency policies. He stated that clear prioritization is essential to ensure optimal use of available resources while maintaining the effectiveness of institutional programs and activities. During the discussion session, the meeting proceeded in a conducive and orderly manner. Participants actively provided input and constructive suggestions aimed at refining and strengthening the Strategic Plan document, particularly in terms of program relevance, feasibility, and alignment with institutional capacity. The finalization of the Strategic Plan 20252029 is expected to serve as an official guideline for IAHN Gde Pudja Mataram in implementing programs and activities, strengthening governance, and improving academic quality in a sustainable and accountable manner. BY: (DKS)

Image
Kamis, 29 Januari 2026
IAHN GDE PUDJA MATARAM FINALISASI RENSTRA 2025–2029 SEBAGAI ARAH KEBIJAKAN DAN PENGUATAN TATA KELOLA KAMPUS

Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram melaksanakan kegiatan Finalisasi Dokumen Rencana Strategis (Renstra) Tahun 20252029 pada Kamis, 29 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di ruang pertemuan lantai 2 Gedung Rektorat IAHN Gde Pudja Mataram dan dihadiri oleh para pejabat struktural dan fungsional di lingkungan kampus serta para Ketua Organisasi Hindu Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan finalisasi ini diketuai dan dipandu oleh I Komang Widya Purnama Yasa, M.I.Kom., yang mengarahkan jalannya pembahasan agar dokumen Renstra yang disusun memiliki kesesuaian antara visi, arah kebijakan, dan kemampuan institusi. Dalam pengantarnya, Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., menegaskan bahwa Rencana Strategis merupakan dokumen perencanaan jangka menengah yang berfungsi sebagai pedoman utama pengembangan institusi selama lima tahun. Renstra tidak hanya memuat arah kebijakan dan program prioritas, tetapi juga menjadi instrumen pengendali mutu, akuntabilitas kinerja, serta konsistensi pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Rektor menjelaskan bahwa penyusunan Renstra menjadi sangat penting karena menjadi acuan bersama bagi seluruh unit kerja dalam merancang dan melaksanakan program. Melalui Renstra, setiap kebijakan dan kegiatan kampus diharapkan berjalan terarah, terukur, dan selaras dengan visi institusi, sekaligus mampu menjawab tantangan perubahan lingkungan strategis pendidikan tinggi keagamaan. Dalam penyusunannya, Renstra IAHN Gde Pudja Mataram 20252029 mengacu pada berbagai regulasi dan kebijakan nasional, antara lain Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional ,kebijakan Kementerian Agama, renstra Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu, standar pendidikan tinggi, serta visi dan misi IAHN Gde Pudja Mataram.Selain itu, Renstra juga diselaraskan dengan hasil evaluasi diri institusi, kebutuhan pengembangan kurikulum, serta kapasitas dan sumber daya yang dimiliki kampus. Salah satu poin yang mendapat penekanan adalah bahwa Renstra disusun untuk memastikan mutu dan akuntabilitas kurikulum. Dokumen ini menjadi rujukan sekaligus komitmen bersama dalam menjaga relevansi kurikulum, capaian pembelajaran, dan kualitas lulusan. Rektor juga menyoroti pentingnya penetapan skala prioritas program, mengingat keterbatasan anggaran sebagai dampak kebijakan efisiensi, sehingga perencanaan harus dilakukan secara realistis dan strategis. Memasuki sesi diskusi, suasana berlangsung kondusif dan konstruktif. Para peserta aktif memberikan masukan dan saran guna menyempurnakan dokumen Renstra, terutama terkait penajaman program prioritas, indikator kinerja, dan keberlanjutan pelaksanaan kebijakan. Sebagai luaran, kegiatan ini menghasilkan dokumen Renstra IAHN Gde Pudja Mataram Tahun 20252029 yang siap ditetapkan sebagai pedoman resmi institusi. Dokumen tersebut akan menjadi dasar perencanaan program, penyusunan anggaran, pengendalian kinerja, serta evaluasi capaian institusi dalam lima tahun ke depan, sekaligus memperkuat tata kelola dan akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan tinggi keagamaan Hindu. BY:(DKS)

Image
Minggu, 25 Januari 2026
IAHN GDE PUDJA MATARAM TEKEN MOU DENGAN AKASH MANAJEMEN UNTUK PENGUATAN PENDIDIKAN DAN BUDAYA PADA LOMBA TARI CONDONG DAN OLEG SE-NTB

Mataram, 25 Januari 2026 Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram kembali memperluas jejaring kemitraan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Akash Manajemen sebagai langkah strategis dalam penguatan pendidikan, penelitian, dan pelestarian budaya berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini berlangsung di kampus IAHN Gde Pudja Mataram, pada Lomba Tari Condong dan Oleg Se-NTB yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari IAHN Gde Pudja Mataram. Penandatanganan MoU ini dihadiri oleh pimpinan Akash Manajemen, Ni Luh Yudi Handayani, yang berasal dari Buleleng, Bali, serta jajaran pimpinan IAHN Gde Pudja Mataram. Kegiatan lomba tari yang berlangsung bersamaan menampilkan bakat mahasiswa dalam melestarikan seni tari tradisional Bali dan NTB, sehingga menjadi wujud nyata implementasi pendidikan dan budaya dalam bentuk yang atraktif. Kerja sama ini menjadi wujud komitmen bersama dalam membangun sinergi antarlembaga yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan program kolaboratif yang berkelanjutan. Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak sepakat untuk mendorong pelaksanaan kegiatan yang mendukung Tridarma Perguruan Tinggi, meliputi penguatan kapasitas akademik, pengembangan literasi budaya, serta implementasi program-program edukatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat membuka ruang inovasi dan pertukaran pengetahuan antara dunia akademik dan mitra profesional. Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan An Wirata, A.Ma.SE., M.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa kerja sama dengan Akash Manajemen merupakan langkah positif dalam memperluas jejaring strategis kampus. Beliau menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat identitas budaya, meningkatkan kompetensi sivitas akademika, serta membuka peluang inovasi yang dapat memberi dampak nyata bagi masyarakat. Sementara itu, Ni Luh Yudi Handayani menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama ini dan berharap kemitraan tersebut dapat memberikan manfaat nyata serta kontribusi positif bagi pengembangan pendidikan dan pelestarian budaya. Dengan ditandatanganinya MoU ini dan terlaksananya lomba tari tradisional, IAHN Gde Pudja Mataram menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang terbuka terhadap kolaborasi, inovatif, dan konsisten dalam menjaga serta mengembangkan nilai-nilai budaya Nusantara. By : P26

Image
Minggu, 25 Januari 2026
REKTOR IAHN GDE PUDJA MATARAM RESMI MEMBUKA PELATIHAN AKSARA BALI, LPPM TEGASKAN KOMITMEN PELESTARIAN BUDAYA

Mataram Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram kembali menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan keilmuan dan pelestarian budaya Nusantara melalui Pelatihan Aksara Bali, yang secara resmi dibuka oleh Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.M.A., S.E., M.Si., M.Pd., pada Minggu, 25 Januari 2026, bertempat di Ruang Pertemuan Lantai 2. Kegiatan pelatihan ini merupakan program PKM Mandiri yang diselenggarakan oleh Unit Pusat Kajian Lontar, Unit publikasi dan Unit Moderasi Beragama IAHN Gde Pudja Mataram, berkolaborasi dengan PSN Koordinator Wilayah NTB, sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi sastra suci dan budaya spiritual Hindu. Pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari para Pinandita PSN Korwil NTB dan direncanakan berlangsung selama tiga bulan, dengan jadwal setiap Hari Minggu sore mulai pukul 15.00 WITA. Ketua Panitia Ida Bagus Heri Juniawan, M.Si menyampaikan bahwa program ini tidak hanya mengajarkan keterampilan menulis, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan nilai tradisi, spiritual, dan etika Aksara Bali. Setiap peserta diharapkan menjadi agen pelestarian budaya di lingkungan masing-masing, ujarnya. Ketua LPPM IAHN Gde Pudja Mataram, Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, S.S., M.Ag., menyampaikan bahwa pelatihan aksara Bali tidak hanya mengajarkan keterampilan menulis huruf tradisional, tetapi juga membentuk karakter akademik yang berlandaskan nilai-nilai luhur Hindu. Menurutnya, aksara Bali merupakan warisan peradaban yang merekam identitas, spiritualitas, dan estetika masyarakat Bali dan Nusantara. Peserta diajak memahami aksara Bali sebagai bagian dari kesadaran kolektif yang tertuang dalam lontar, prasasti, dan naskah suci, sehingga layak dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan. Pelatihan menghadirkan materi Aksara Bali, Sansekertha (Deva Nagari), Wariga, Meditasi, dan Sehe (Dharma Gita), dengan metode teori dan praktik. Narasumber berasal dari dosen IAHN Gde Pudja Mataram, antara lain Drs. Ida Bagus Hery Juniawan, M.Si., Ni Komang Wiasti, M.Pd.H, Dr. I Made Agus Yudhi Arsana, Ida Bagus Benny Surya Adi Permana, M.I.KOM, dan Ida Kade Suparta, M.Pd. Dalam sambutannya, Ketua LPPM juga mengutip ajaran Hindu Vidya Dadati Vinayam, Vinaya Dadati Patrata, yang menekankan bahwa pengetahuan melahirkan kehalusan budi dan kelayakan diri. Nilai ini sangat relevan dengan tujuan pelatihan, yaitu mencetak insan akademik yang berintegritas, disiplin, dan inovatif. Sementara itu, dalam sambutannya, Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.M.A., S.E., M.Si., M.Pd., menekankan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk melestarikan warisan budaya sekaligus memperkuat identitas keilmuan Hindu Nusantara di tengah arus globalisasi. Rektor menyampaikan bahwa Aksara Bali tidak hanya sebagai sarana komunikasi tertulis, tetapi juga menyimpan nilai spiritual, etika, dan filosofi kehidupan yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. IAHN Gde Pudja Mataram, melalui LPPM dan unit-unit pendukungnya, terus mendorong riset dan pengabdian masyarakat berbasis kearifan lokal, termasuk digitalisasi aksara dan naskah tradisional agar tetap relevan di era modern dan kecerdasan buatan. Pelatihan Aksara Bali ini menjadi wujud nyata bahwa kampus tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga menginovasi untuk menjawab tantangan zaman. Diharapkan, pelatihan ini dapat mencetak generasi peneliti, pendidik, dan pegiat budaya yang mampu mengangkat aksara Bali sebagai kekayaan intelektual bangsa sekaligus memperkuat identitas budaya Indonesia di tingkat nasional maupun global. By: P26