background

RILIS BERITA

Berita Utama


Berita Terbaru

Image
Selasa, 09 Desember 2025
REKTOR IAHN GDE PUDJA MATARAM BUKA DISEMINASI PENELITIAN: DORONG INOVASI PEMBELAJARAN INKLUSIF UNTUK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

Mataram, Selasa 9 November 2025 Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., SE., M.Si., M.Pd., menegaskan komitmen institut terhadap penguatan pendidikan inklusif saat membuka secara resmi kegiatan Diseminasi Penelitian bertema Transformasi Pembelajaran Agama Hindu sebagai Wahana Penguatan Spiritual Anak Berkebutuhan Khusus. Acara yang diprakarsai Dharma Wanita Persatuan (DWP) IAHN Gde Pudja Mataram ini berlangsung di Aula Lantai 3 dan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan pendidikan. Dalam sambutannya, Rektor menekankan pentingnya inovasi dalam pembelajaran agama Hindu, terutama bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). Transformasi pembelajaran agama Hindu bukan hanya soal metode, tetapi bagaimana memperkuat karakter dan spiritualitas anakterlebih anak berkebutuhan khusus. Ini merupakan langkah penting menuju pendidikan Hindu yang benar-benar inklusif. Banyak lulusan kami yang mengajar di SLB, sehingga kegiatan ini sangat relevan. Terima kasih kepada DWP dan kepada Dr. Desak Sari Dewi yang akan memaparkan hasil penelitiannya, ujar Rektor. Rektor juga mengapresiasi sinergi antara civitas akademika, organisasi perempuan, dan lembaga-lembaga pendidikan yang turut hadir. Menurutnya, kolaborasi seperti ini merupakan modal utama untuk memperkuat kualitas pendidikan berbasis nilai-nilai Hindu yang adaptif terhadap kebutuhan peserta didik. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta, terdiri atas pendidik, akademisi, kepala sekolah, dan perwakilan lembaga pendidikan. Ketua Panitia, Ni Made Ayu Gempa Wati, S.Ag., M.Pd.H, melaporkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penting bagi pendidik untuk memahami pendekatan pedagogis yang tepat bagi ABK, sekaligus memperluas wawasan mengenai pendidikan inklusif. Hadir pula jajaran pimpinan IAHN Gde Pudja Mataram, Kepala Biro AUAK, Kepala LPPM, para Dekan Fakultas, dan Kasubbag Layanan Akademik. Dari unsur eksternal hadir Kabid Bimas Hindu Provinsi NTB, Ketua WHDI Provinsi NTB, Kepala SLBN Mataram dan Lombok Barat, serta para kepala TK dan Widyalaya. Ketua DWP IAHN Gde Pudja Mataram, Ny. Wayan Ersani Wirata, menjelaskan bahwa diseminasi penelitian ini merupakan rangkaian dari perayaan HUT DWP ke-26, yang juga mencakup Seminar Gender, bantuan sosial, serta penyerahan seragam bagi tenaga cleaning service pada acara puncak. Pada sesi utama, Dr. Desak Putu Sari Dewi, S.Ag., M.Pd., menyampaikan hasil penelitiannya mengenai strategi transformasi pembelajaran agama Hindu yang inklusif dan berfokus pada penguatan spiritual ABK. Sesi tersebut dipandu oleh Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, SS., M.Pd. Acara turut dimeriahkan oleh penampilan Tari Rampak dari anak-anak berkebutuhan khusus binaan Chairman Lombok Care, yang memperlihatkan bahwa seni dapat menjadi media alternatif dan efektif dalam pembelajaran inklusif. Materi kedua disampaikan oleh Alia Ihromi, S.Pd., yang membahas implementasi pendidikan inklusif di berbagai satuan pendidikan. Dengan dibukanya kegiatan ini oleh Rektor, IAHN Gde Pudja Mataram menegaskan kembali komitmennya untuk terus mendorong inovasi, riset, dan penguatan pembelajaran agama Hindu yang mampu menjangkau seluruh peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus. DWP berharap kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi guna memajukan pendidikan inklusif di NTB dan Indonesia. BY : P26

Image
Minggu, 07 Desember 2025
IAHN GDE PUDJA MATARAM STRENGTHENS INSTITUTIONAL QUALITY THROUGH ACCREDITATION DOCUMENT WORKSHOP THEME: “ACCELERATION TOWARDS EXCELLENT & INTERNATIONAL ACCREDITATION”

Mataram The Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram conducted a three-day Quality Workshop on Accreditation Document Preparation from December 57, 2025, at the Jayakarta Hotel. The workshop, themed Akselerasi Menuju Akreditasi Unggul Internasional, represented a strategic initiative to reinforce the institutions readiness in meeting national and international accreditation standards. The activity involved university leaders, academic staff, and student representatives, demonstrating a collaborative and inclusive approach to institutional quality assurance. Under the coordination of Committee Chair Dr. Nengah Sukendri, S.E., M.Pd.H., the workshop was designed to deepen participants theoretical understanding and practical competencies in aligning accreditation instruments with the regulatory framework defined by Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025. The event highlighted the institutions commitment to academic excellence, governance transparency, and continuous quality improvement. The workshop featured distinguished scholars as keynote speakers, each offering specialized insights into accreditation procedures and quality enhancement mechanisms. Prof. Dr. Made Sudarma, SE., Ak., MM. opened the series with his session titled Acceleration of Accreditation Document Preparation for IAHN Gde Pudja Mataram Towards Excellent Accreditation Based on Permendiktisaintek No. 39 of 2025. His presentation outlined the critical components and evaluative criteria required in accreditation documentation, emphasizing the importance of data integrity, outcome-based assessment, and institutional performance alignment. Following this, Prof. apt. I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D. delivered a comprehensive lecture on Accelerating Quality Improvement in Research and Community Service Towards International Accreditation. He underscored the necessity of strengthening research productivity, expanding interdisciplinary collaboration, and building global academic partnerships as essential parameters of internationally recognized accreditation systems. The workshop continued with Prof. Dr. I Putu Gelgel, S.H., M.Hum., who provided an in-depth technical guidance on the preparation of LKPT, LKPS, and LED documents. His session clarified the methodological rigor required in compiling performance reports and self-evaluation documents, offering participants structured analytical tools and best practices for demonstrating institutional effectiveness. Concluding the expert sessions, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd. presented a detailed discussion on advanced strategies to accelerate the preparation of accreditation documents. He highlighted benchmarking, continuous monitoring and evaluation, and evidence-based reporting as key components in achieving Excellent Accreditation status. Throughout the three-day program, participants engaged in academic discussions, document simulations, and collaborative review activities, fostering a productive environment for knowledge exchange and capacity building. The workshop served not only as a technical training platform but also as an academic forum for strengthening shared understanding of quality assurance principles within higher education. The implementation of this workshop is expected to significantly enhance the institutions preparedness for upcoming accreditation assessments. It also reinforces IAHN Gde Pudja Matarams long-term vision to advance its academic reputation and establish itself as a competitive higher education institution at both national and international levels. (DKS)

Image
Minggu, 07 Desember 2025
REKTOR IAHN GDE PUDJA MATARAM TUTUP KEGIATAN WORKSHOP MUTU, PENYUSUNAN BORANG AKREDITASI : PERKUAT KOMITMEN MENUJU AKREDITASI UNGGUL DAN INTERNASIONAL

Mataram Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram resmi menutup rangkaian Workshop Mutu Penyusunan Borang Akreditasi yang berlangsung selama tiga hari, 57 Desember 2025, di Hotel Jayakarta. Kegiatan bertema Akselerasi Menuju Akreditasi Unggul Internasional ini menjadi upaya strategis dalam memperkuat kesiapan institusi menghadapi standar akreditasi nasional dan internasional. Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., dalam sambutan penutupan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta dan panitia yang telah aktif berpartisipasi selama tiga hari berlangsungnya Workshop Mutu, Penyusunan Borang Akreditasi. Beliau menekankan bahwa kesuksesan kegiatan ini merupakan hasil kerja sama seluruh sivitas akademika dan menjadi cerminan semangat kolektif untuk meningkatkan kualitas institusi. "Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada panitia yang telah bekerja keras menyiapkan kegiatan ini, serta kepada seluruh peserta yang antusias mengikuti setiap sesi. Bahkan meninggalkan keluarga dirumah. Partisipasi aktif Anda semua merupakan bukti komitmen kita bersama dalam memperkuat budaya mutu dan mempersiapkan IAHN Gde Pudja Mataram menuju akreditasi unggul dan internasional," ujarnya. Rektor juga menegaskan bahwa Workshop Mutu, penyusunan borang ini bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan sarana penting untuk memperkuat kompetensi, kolaborasi, dan budaya akademik yang berbasis kualitas. Beliau mendorong semua pihak untuk menerapkan hasil workshop dalam proses penyusunan birang akreditasi dan pengembangan institusi secara berkelanjutan. Ketua Panitia Dr. Nengah Sukendri, S.E., M.Pd.H., menyampaikan terimakasih kepada seluruh panitia dan peserta Workshop Mutu penyusunan borang akreditasi dengan semangat dan kerjasama. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan institusi, tenaga akademik, dan perwakilan mahasiswa, menegaskan komitmen terhadap tata kelola yang inklusif dan berorientasi mutu. Serangkaian materi dari narasumber pakar turut memperkaya pelaksanaan Workshop Mutu. Prof. Dr. Made Sudarma, S.E., Ak., M.M. memaparkan langkah-langkah strategis percepatan penyusunan dokumen akreditasi, menekankan pentingnya integritas data dan asesmen berbasis capaian. Dilanjutkan oleh Prof. apt. I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D., peserta dibekali pemahaman mendalam tentang peningkatan mutu riset dan pengabdian kepada masyarakat sebagai indikator akreditasi internasional. Beliau menekankan urgensi kolaborasi global dan penguatan budaya riset institusional. Prof. Dr. I Putu Gelgel, S.H., M.Hum. kemudian memberikan pendampingan teknis penyusunan LKPT, LKPS, dan LED, sementara Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd. menutup rangkaian materi dengan strategi lanjutan percepatan dokumen akreditasi melalui benchmarking dan pelaporan berbasis bukti. Selama tiga hari, peserta aktif berdiskusi, melakukan simulasi dokumen, dan mengikuti telaah bersama, menciptakan suasana kerja kolaboratif dan produktif. Workshop Mutu ini tidak hanya menjadi media pelatihan teknis, tetapi juga forum penguatan budaya mutu dalam sistem pendidikan tinggi. Dengan berakhirnya kegiatan ini, IAHN Gde Pudja Mataram optimistis bahwa kesiapan institusi menghadapi proses akreditasi ke depan semakin matang. Workshop Mutu ini sekaligus menegaskan visi institusi untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul, kompetitif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. By : P26

Image
Kamis, 04 Desember 2025
WORKSHOP MUTU IAHN GDE PUDJA MATARAM DORONG AKSELERASI MENUJU AKREDITASI UNGGUL DAN INTERNASIONAL

Lombok Barat Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram menyelenggarakan Workshop Mutu: Implementasi Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025 dengan tema Akselerasi Menuju Akreditasi Unggul dan Internasional. Kegiatan strategis ini berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, 02 - 04 Desember 2025, bertempat di Hotel Jayakarta, Lombok Barat. Pada sesi pembukaan, Ketua Panitia, Dr. Nengah Sukendri, S.E., M.Pd.H., menyampaikan bahwa kegiatan workshop ini dipandang sangat penting dalam upaya peningkatan mutu perguruan tinggi. Ia menegaskan bahwa penguatan tata kelola, peningkatan kualitas layanan akademik, serta implementasi regulasi baru menjadi langkah krusial dalam memastikan IAHN Gde Pudja Mataram semakin kompetitif di tingkat nasional maupun internasional. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Workshop Mutu secara resmi dibuka oleh Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya percepatan implementasi standar mutu berbasis Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025 sebagai landasan pijak menuju akreditasi unggul. Rektor juga mendorong seluruh peserta untuk berperan aktif dalam memahami dinamika standar akreditasi, baik nasional maupun internasional, yang terus berkembang secara global. Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta yang terdiri atas para pejabat struktural maupun fungsional, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta perwakilan mahasiswa dari IAHN Gde Pudja Mataram. Kehadiran berbagai unsur sivitas akademika ini menunjukkan komitmen institusi untuk bergerak secara kolektif dalam mewujudkan tata kelola pendidikan tinggi yang bermutu dan berdaya saing. Untuk memperkaya wawasan dan memberikan perspektif komprehensif, workshop menghadirkan enam orang narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman luas di bidang penjaminan mutu pendidikan tinggi. Mereka adalah:1. Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., Rektor IAHN Gde Pudja Mataram.2. Prof. Dr. Hesti Sadtyadi, M.Si., Asesor BAN-PT dan LAMDIK.3. Prof. Anang Sujoko, S.Sos., M.Si., D.Comm., Ketua ASPIKOM dan Asesor LAMSPAK.4. Prof. Dr. drh. Nyoman Sadra Dharmawan, MS, Spesialis Audit Mutu Internal dari Universitas Udayana.5. Prof. Dr. Slamet Wahyudi, S.T., M.T., Dewan Eksekutif BAN-PT. Melalui rangkaian materi, diskusi, serta praktik implementatif selama tiga hari, workshop ini diharapkan mampu menghasilkan langkah-langkah percepatan yang nyata dalam mewujudkan akreditasi unggul dan standar internasional. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi IAHN Gde Pudja Mataram untuk memperkuat sistem penjaminan mutu internal sekaligus menjawab tantangan global dalam dunia pendidikan tinggi. Berbagai sesi dalam workshop ini berlangsung secara interaktif, menghadirkan ruang dialog yang konstruktif antara narasumber dan peserta. Para peserta mendapatkan pemutakhiran informasi mengenai kebijakan akreditasi terbaru, teknik penyusunan dokumen mutu, pemanfaatan data dalam peningkatan kualitas institusi, serta penguatan budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi. Diskusi yang mendalam diharapkan mampu mendorong setiap unit kerja untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dalam implementasi standar mutu secara berkelanjutan. Pada penutupan kegiatan, panitia menegaskan bahwa hasil workshop ini akan ditindaklanjuti melalui penyusunan rencana aksi mutu yang lebih terstruktur dan terukur. Seluruh peserta menyambut baik langkah tersebut dan berkomitmen untuk mengimplementasikan berbagai rekomendasi yang telah disampaikan narasumber. Dengan semangat kolektif dan dukungan seluruh sivitas akademika, IAHN Gde Pudja Mataram optimis dapat bergerak lebih cepat menuju akreditasi unggul dan memperluas rekognisi pada tingkat internasional. (by. DKS)

Image
Minggu, 30 November 2025
IAHN GDE PUDJA MATARAM HOLDS INTERNATIONAL COMMUNITY SERVICE PROGRAM TO PROMOTE ECO-THEOLOGY AND ANIMAL WELFARE

The Postgraduate Program of Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram, particularly the Masters Program in Hindu Communication Studies, organized an international-scale Community Service Program (PKM) at the Dharma Laksana Foundation Hall in Mataram City on Sunday (November 30, 2025). Held in collaboration with the Dhyan Foundation India, the event gathered students, Hindu community organizations, and the general public. Keynote speakers included Ida Padanda Gede Oka Keniten and Mahima Jaini from the Dhyan Foundation. As an organization known globally for its humanitarian efforts, Dhyan Foundation has long been dedicated to animal protection, ethical treatment of livestock, and the preservation of Vedic knowledge. The foundation operates numerous shelters, rehabilitation centers, and outreach programs across India, rescuing animals from abuse, trafficking, and neglect. Their initiatives support the ancient principle of ahimsa (non-violence), highlighting the integral connection between spiritual practice, ecological awareness, and compassion toward all living beings. This collaboration underscores the alignment between the Foundations mission and the eco-theological values promoted by IAHN Gde Pudja. With the theme Strengthening Eco-theological Awareness Regarding the Protection and Welfare of Sacrificial Animals for Hindu Religious Rituals, the Graduate Program emphasized that ethical treatment of animals is essential for maintaining natural harmony. Prof. Dr. I Wayan Ardhi Wirawan, Director of the Graduate Program, explained that both speakers discussed the importance of ethical conduct toward animals. In the Nusantara tradition, animal offerings are part of efforts to harmonize the natural world. One of these is through caru, which builds harmony between humans and nature, he said. He also highlighted Mahima Jainis presentation, which focused on practical guidance for caring for and protecting animals. By providing proper treatment and ensuring their welfare, the animals become healthier. This leads to better-quality offerings for caru, which helps strengthen natural harmony, Ardhi explained. Ardhi noted that the PKM is directly relevant to the field of Hindu Communication Studies, especially in understanding non-verbal communication and ethical interactions with living beings. Through this initiative, IAHN Gde Pudja Mataram continues to implement the Tri Dharma of Higher Education, particularly community service. He added that the activity is expected to strengthen ties between the university and local communities. We hope the public can understand these values and apply them in their daily lives, he said. Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, S.S., M.Ag., Head of the Institute for Research and Community Service (LPPM), emphasized that the chosen theme reminds us of the sacred relationship between humans and nature. In Hindu tradition, animals are not merely living beings but part of Tri Hita Karana, the three principles of harmony. The partnership with Dhyan Foundationan institution globally recognized for its work in animal protection, spiritual education, and humanitarian servicebrings new momentum to the development of Hindu communication, religion, and ecology at our university, she stated. Meanwhile, Rector of IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., expressed his appreciation for the successful organization of this international program. He affirmed that such collaborative initiatives are essential for improving the universitys academic standing and global engagement. He added, We aim to build broader networks, not only with India but also with Malaysia, Vietnam, Thailand, the United States, Russia, and other countries to continuously enhance the quality of our academic and community service programs. The PKM concluded with presentations by the speakers and an interactive discussion session, marking another milestone in strengthening global partnerships and promoting eco-theological awareness through academic outreach. (by. DKS)

Image
Selasa, 25 November 2025
IAHN GDE PUDJA MATARAM PERKUAT INTEGRITAS PENGELOLAAN ANGGARAN MELALUI FOCUS GROUP DISCUSSION

Mataram, 25 November 2025 Dalam upaya berkelanjutan untuk mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang bersih, akuntabel, dan berintegritas, Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram sukses menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema penting: Peningkatan Integritas dan Pengelolaan Anggaran. Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh pimpinan dan jajaran terkait ini dilaksanakan di Aula Lantai III Gedung Rektorat pada Senin, 24 November 2025, sebagai komitmen nyata IAHN Gde Pudja Mataram dalam mendukung program Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). FGD ini menjadi istimewa dengan kehadiran narasumber-narasumber yang sangat kompeten dari mitra strategis institusi, yaitu: 1.Kepala Kejaksaan Negeri Mataram, Dr. Gde Pasek Swardhyana, S.H., M.H. menyampaikan materi mengenai "Aspek Hukum dan Peran Kejaksaan dalam Pencegahan Korupsi di Lingkungan Instansi Pemerintah". Materi ini menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi serta risiko-risiko hukum dalam pengelolaan keuangan negara. 2.Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi NTB, Ratih Hapsari Kusumawardani, S.Si., M.A., M.T. memaparkan tentang "Strategi Peningkatan Kualitas Penyerapan Anggaran dan Penguatan Pengendalian Internal". Fokus pembahasan adalah bagaimana Satuan Kerja (Satker) dapat mengoptimalkan penggunaan anggaran secara efektif dan efisien sesuai standar perbendaharaan negara. 3.Panit 3 Subdit III Ditreskrimsus Polda NTB, Ipda Komang Agus Kurniawan, S.H. membawakan materi berjudul "Peran Kepolisian dalam Pencegahan dan Penegakan Hukum Tindak Pidana Korupsi", yang memberikan perspektif penting mengenai aspek hukum dan pencegahan di lingkungan instansi pemerintah. Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan, Dr. I Gusti Ayu Aditi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa FGD ini memiliki makna penting dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola, pelayanan, serta pengembangan institusi secara keseluruhan. "Komitmen terhadap integritas dan pengelolaan anggaran yang transparan adalah fondasi utama dalam membangun IAHN Gde Pudja Mataram menjadi lembaga pendidikan tinggi Hindu yang unggul dan berdaya saing. Sinergi dengan Kejaksaan, DJPb, dan Kepolisian adalah langkah proaktif kami untuk memastikan setiap Rupiah anggaran dipergunakan secara akuntabel," ujar Dr. Ayu Aditi. Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif, di mana para peserta menunjukkan antusiasme tinggi untuk mendalami materi dan memahami lebih jauh tentang upaya menjaga integritas dalam setiap proses perencanaan dan penggunaan anggaran. By:P26