background

RILIS BERITA

Berita Utama


Berita Terbaru

Image
Selasa, 20 Januari 2026
PELANTIKAN ORMAWA DAN UKM PERIODE 2026, IAHN GDE PUDJA MATARAM TEGUHKAN SINERGI DAN INTEGRITAS MAHASISWA

Mataram Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram secara resmi melantik pengurus dan pembina Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) serta Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) periode 2026. Kegiatan pelantikan berlangsung di Aula Lantai III Gedung Rektorat, Selasa (20/1/2026). Pelantikan dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Kelembagaan, dan Kerja Sama, Dr. Joko Prayitno, S.Ag., S.T., M.Pd.H., serta dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, di antaranya Rektor Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma.SE., M.Si., M.Pd., Wakil Rektor I dan II, Kepala Biro AUAK, Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik, para dekan, Kasubbag Layanan Akademik, serta para pembina ORMAWA dan UKM. Sebanyak 497 mahasiswa resmi dilantik sebagai pengurus yang tergabung dalam 19 ORMAWA yang meliputi DPM, BEM, dan HMJ, serta 17 UKM, didampingi oleh 18 dosen pembina. Rangkaian acara diawali dengan doa bersama, laporan Ketua Panitia, dan Ketua DPM . Puncak acara ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan Pembina UKM dan Pengurus ORMAWA oleh Kasubbag Layanan Akademik, kemudian prosesi pelantikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik. Dalam sambutan Rektor IAHN Gde Pudja Mataram yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Joko Prayitno, disampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus ORMAWA dan UKM periode 2026 yang telah resmi dilantik. Ia menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan integritas. Dr. Joko Prayitno juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para pengurus ORMAWA dan UKM periode sebelumnya atas kontribusi, pengabdian, serta kerja keras dalam mengembangkan kegiatan kemahasiswaan di lingkungan IAHN Gde Pudja Mataram. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu melanjutkan serta meningkatkan capaian positif yang telah dirintis. Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pengurus untuk memperkuat sinergi, menjaga etika organisasi, serta menjadikan ORMAWA dan UKM sebagai wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, dan prestasi mahasiswa yang selaras dengan nilai-nilai ke-Hindu-an dan visi institusi. Adapun para pembina ORMAWA dan UKM periode 2026 antara lain: Dr. Joko Prayitno (DPM BEM) Ida Kade Suparta (UKM Yoga) Ni Komang Wiasti (UKM Dharmagita) Ni Nengah Sudarsini (UKM Upakara) Anak Agung Gde Oka (UKM Tabuh) Ida Bagus Kade Yoga Pramana (UKM Musik) Ni Made Ria Taurisia Armayani (UKM Tari) Ni Putu Sasmika (UKM Penalaran dan Riset) Ida Ayu Nyoman Sutriani (KSPM Dhanawidya) Dr. Ni Putu Listiawati (UKM Kewirausahaan) Ida Bagus Benny Surya A.P. (UKM Olahraga Bela Diri) I Ketut Putu Suardana (UKM Olahraga Permainan) I Nyoman Alit Suarjaya (UKM Mapala) Dr. Dewi Rahayu Aryaningsih (UKM Paduan Suara) I Komang Widya Purnama (UKM Pers) Ni Wayan Ria Lestari (HMJ Dharma Acarya) Ida Bagus Made Arjana (HMJ Dharma Duta) I Gusti Ayu Agung Andriani (HMJ Dharma Sastra) Pelantikan tahun ini mengusung tema Satukan Sinergi, Bangun Kepengurusan Berintegritas, yang mencerminkan komitmen ORMAWA dan UKM dalam membangun karakter, kepemimpinan, serta kreativitas mahasiswa Hindu yang unggul dan berdaya saing. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan dimulainya kepengurusan ORMAWA dan UKM periode 2026 yang berlandaskan integritas dan kolaborasi. BY:P26

Image
Selasa, 20 Januari 2026
DIRJEN BIMAS HINDU KEMENTERIAN AGAMA RI RESMI LAUNCHING PMB NASIONAL PTKHN 2026

Jakarta Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si., secara resmi meluncurkan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu Negeri (PTKHN) Tahun 2026. Kegiatan launching ini menjadi penanda dimulainya proses penerimaan mahasiswa baru PTKHN secara nasional. Launching PMB Nasional PTKHN Tahun 2026 turut dihadiri oleh Rektor Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma.SE., M.Si., M.Pd., bersama Dekan Fakultas Dharma Duta, Brahma Widya, dan Dharma Sastra, Dr. I Putu Somiartha, S.E., M.Si. Kehadiran pimpinan perguruan tinggi tersebut menunjukkan dukungan penuh PTKHN terhadap pelaksanaan PMB Nasional yang terintegrasi dan berkeadilan. Dalam sambutannya, Prof. Nengah Duija menegaskan bahwa PMB Nasional PTKHN merupakan instrumen strategis untuk memperkuat kesinambungan pendidikan Hindu dari tingkat dasar hingga pendidikan tinggi. Melalui PMB Nasional, pendidikan Widyalaya diharapkan menjadi penopang utama perguruan tinggi keagamaan Hindu, sementara pendidikan Pasraman terus didorong sebagai fondasi pembentukan spiritual dan karakter generasi muda Hindu. Melalui PMB Nasional, mari kita bangun Pendidikan Widyalaya agar menjadi penopang perguruan tinggi. Kita juga dorong penguatan pendidikan Pasraman sebagai bagian penting dari ekosistem pendidikan keagamaan Hindu, tegas Prof. Nengah Duija. Pada kesempatan tersebut, Dirjen Bimas Hindu juga menyampaikan dukungan nyata negara melalui program pembiayaan pendidikan. Ia mengungkapkan bahwa Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kementerian Agama pada tahun ini menyediakan Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi 970 mahasiswa di lingkungan PTKHN. Saat ini Puspenma memberikan Beasiswa KIP untuk 970 orang. Semoga seluruh kuota tersebut dapat terserap secara optimal melalui PMB Nasional PTKHN, ujarnya. Prof. Nengah Duija juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran negara dalam memperkuat pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan Hindu. Menurutnya, kebijakan afirmatif negara merupakan fondasi penting dalam mencetak sumber daya manusia Hindu yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Terima kasih negara telah hadir dalam dunia pendidikan, terutama dalam pendidikan keagamaan, imbuhnya. PMB Nasional PTKHN 2026 Berbasis Digital PMB Nasional PTKHN Tahun 2026 dilaksanakan secara terintegrasi melalui sistem daring resmi di laman https://pmb-ptkhn.id. Seluruh tahapan seleksi dirancang transparan, efisien, terdokumentasi, dan berbasis teknologi informasi, sejalan dengan agenda transformasi digital dan reformasi birokrasi Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan launching dilaksanakan secara luring dan daring, sehingga memungkinkan partisipasi luas dari pimpinan PTKHN, sivitas akademika, serta masyarakat Hindu di berbagai daerah di Indonesia. Berdasarkan Petunjuk Teknis PMB Nasional PTKHN Tahun 2026, jadwal pelaksanaan ditetapkan sebagai berikut: Pendaftaran: 20 Januari 15 Maret 2026 Pengumuman Hasil Seleksi: 30 Maret 2026 Melalui PMB Nasional PTKHN Tahun 2026, diharapkan perguruan tinggi keagamaan Hindu negeri semakin inklusif, kuat secara kelembagaan, dan mampu menjadi pusat pengembangan ilmu, spiritualitas, serta karakter kebangsaan. BY:P26

Image
Selasa, 20 Januari 2026
REKTOR IAHN GDE PUDJA MATARAM HADIRI LAUNCHING PMB NASIONAL PTKHN 2026

Jakarta Rektor Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma.SE., M.Si., M.Pd., menghadiri secara langsung kegiatan Launching Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu Negeri (PTKHN) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama Republik Indonesia. Launching PMB Nasional PTKHN 2026 secara resmi dibuka oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kemenag RI, Prof. Dr. Drs. I Nengah Duija, M.Si., sebagai penanda dimulainya proses penerimaan mahasiswa baru PTKHN secara nasional dan terintegrasi. Dalam kegiatan tersebut, Rektor IAHN Gde Pudja Mataram hadir bersama Dekan Fakultas Dharma Duta, Brahma Widya, dan Dharma Sastra, Dr. I Putu Somiartha, S.E., M.Si. Selain itu, launching PMB Nasional PTKHN 2026 juga diikuti secara daring oleh Wakil Rektor, Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK), Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik, Kepala Subbagian Layanan Akademik beserta staf, Tim Pangkalan Data, serta seluruh Panitia PMB Nasional dan Panitia PMB Perguruan Tinggi Tahun 2026. Kehadiran lengkap unsur pimpinan dan panitia tersebut mencerminkan kesiapan dan komitmen IAHN Gde Pudja Mataram dalam mendukung pelaksanaan PMB Nasional PTKHN yang profesional, transparan, dan berkeadilan. Dalam sambutannya, Dirjen Bimas Hindu, Prof. Nengah Duija, menegaskan bahwa PMB Nasional PTKHN merupakan instrumen strategis untuk memperkuat kesinambungan pendidikan keagamaan Hindu, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan Widyalaya, Pasraman, dan perguruan tinggi keagamaan Hindu. Melalui PMB Nasional, mari kita bangun Pendidikan Widyalaya agar menjadi penopang perguruan tinggi. Kita juga dorong penguatan pendidikan Pasraman sebagai fondasi pembentukan spiritual dan karakter generasi muda Hindu, tegas Prof. Nengah Duija. Pada kesempatan tersebut, Dirjen Bimas Hindu juga menyampaikan dukungan konkret negara terhadap pendidikan keagamaan Hindu melalui Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Tahun 2026, Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kementerian Agama menyediakan kuota beasiswa bagi 970 mahasiswa PTKHN. PMB Nasional PTKHN Tahun 2026 dilaksanakan secara terintegrasi dan berbasis digital melalui laman resmi https://pmb-ptkhn.id, dengan sistem seleksi yang transparan, efisien, dan terdokumentasi, sejalan dengan agenda transformasi digital dan reformasi birokrasi Kementerian Agama Republik Indonesia. Berdasarkan Petunjuk Teknis PMB Nasional PTKHN 2026, jadwal pelaksanaan ditetapkan sebagai berikut: Pendaftaran: 20 Januari 15 Maret 2026 Pengumuman Hasil Seleksi: 30 Maret 2026 Melalui PMB Nasional PTKHN Tahun 2026, IAHN Gde Pudja Mataram bersama seluruh PTKHN diharapkan semakin inklusif, kuat secara kelembagaan, serta mampu menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, spiritualitas Hindu, dan pembentukan karakter kebangsaan. BY:P26

Image
Kamis, 15 Januari 2026
KEBERSAMAAN REKTOR DAN SIVITAS AKADEMIKA IAHN GDE PUDJA MATARAM SAMBUT SIWARATRI MELALUI PUNIA BHAKTI RSI YADNYA

Mataram Dalam semangat kebersamaan dan penguatan nilai spiritual menyambut Hari Suci Siwaratri, Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram menggelar kegiatan Punia Bhakti Rsi Yadnya pada Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi sivitas akademika untuk bersama-sama mengaktualisasikan nilai dharma dalam kehidupan kampus. Punia Bhakti Rsi Yadnya diikuti oleh unsur pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan IAHN Gde Pudja Mataram. Kehadiran seluruh elemen kampus tersebut mencerminkan kuatnya rasa kebersamaan dan komitmen kolektif sivitas akademika dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus memperkuat jati diri kampus sebagai perguruan tinggi keagamaan Hindu. Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAHN Gde Pudja Mataram di bawah kepemimpinan Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, S.S., M.Ag. Pelaksanaan Punia Bhakti Rsi Yadnya menjadi wujud nyata integrasi nilai spiritualitas Hindu dengan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Sebagai bentuk penghormatan dan bhakti, punia disalurkan kepada para sulinggih dan pemangku yang memiliki peran strategis dalam pembinaan spiritual umat Hindu, yakni Pedanda Dwija Putra dari Griya Suranadi, Pedanda Puja Manuaba dari Griya Gunung Sari, Pedanda Kertha Arsa, Pedanda Kelingan, Pedanda Gde Nirarsa dari Griya Pagesangan, serta Pemangku Kampus Pura Saraswati IAHN Gde Pudja Mataram, Ida Bagus Rai. Penyaluran punia ini tidak hanya bernilai religius, tetapi juga menjadi simbol rasa hormat sivitas akademika kepada sumber ilmu, kebijaksanaan, dan spiritualitas. Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Punia Bhakti Rsi Yadnya merupakan cerminan karakter perguruan tinggi keagamaan yang menempatkan keseimbangan antara penguatan intelektual dan pendalaman spiritual sebagai fondasi utama pendidikan tinggi Hindu. Kebersamaan sivitas akademika dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa kampus bukan hanya pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang pembentukan kesadaran etis dan spiritual. Melalui Punia Bhakti Rsi Yadnya, IAHN Gde Pudja Mataram turut berkontribusi mendukung Asta Protas Kementerian Agama dan pencapaian SDGs 2030 melalui pendekatan keagamaan yang inklusif dan berkelanjutan, ungkap Rektor. Lebih dari sekadar rangkaian perayaan Siwaratri, kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan citra dan branding institusional IAHN Gde Pudja Mataram sebagai kampus Hindu yang unggul dalam pengembangan spiritualitas, moderasi beragama, serta pengabdian kepada masyarakat. Nilai kebersamaan dan bhakti yang terbangun diharapkan dapat memperkuat arah kebijakan penelitian dan pengabdian sepanjang tahun 2026, sekaligus meningkatkan kontribusi kampus bagi umat, bangsa, dan pembangunan nasional berkelanjutan.

Image
Kamis, 15 Januari 2026
PUNIA BHAKTI RSI YADNYA IAHN GDE PUDJA MATARAM REFLECTS COMMITMENT TO SDGS 2030 AND ASTA PROTAS

Mataram As part of the sacred observance of Siwaratri, the Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram successfully conducted the Punia Bhakti Rsi Yadnya ceremony on Thursday, January 15, 2026. The religious and social activity reflects the institutions commitment to integrating spiritual values with national and global development agendas, particularly the Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 and the Asta Protas of the Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia. The activity involved campus leaders, lecturers, and administrative staff of IAHN Gde Pudja Mataram, demonstrating collective devotion and institutional solidarity. The program was chaired by the Head of the Institute for Research and Community Service (LPPM), Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, S.S., M.Ag., who emphasized that Punia Bhakti Rsi Yadnya is not merely a ceremonial practice, but a concrete manifestation of dharma-based service within the framework of higher educations Tri Dharma. Through this occasion, punia (devotional donations) were respectfully presented to several revered Hindu spiritual leaders, namely Pedanda Dwija Putra of Griya Suranadi, Pedanda Puja Manuaba of Griya Gunung Sari, Pedanda Kertha Arsa of Griya Pagesangan, Pedanda Kelingan of Griya Pagesangan, Pedanda Gde Nirarsa of Griya Pagesangan, as well as the Campus Temple Priest of Pura Saraswati IAHN Gde Pudja Mataram, Ida Bagus Rai. This act symbolizes deep reverence toward Rsi Yadnya as a moral and spiritual foundation for academic life. In his remarks, the Rector of IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., conveyed his appreciation for the meaningful implementation of the activity. He stated that Punia Bhakti Rsi Yadnya serves as a reminder that higher education institutions, especially religious-based universities, must remain rooted in spiritual consciousness while actively contributing to sustainable development. This activity reflects the identity of IAHN Gde Pudja Mataram as a center of spiritual enlightenment and intellectual growth. By honoring the Rsi and upholding dharma, we strengthen our moral responsibility to build a more ethical, inclusive, and sustainable society in line with SDGs 2030 and Asta Protas, the Rector affirmed. The implementation of Punia Bhakti Rsi Yadnya during Siwaratri further reinforces the role of IAHN Gde Pudja Mataram in nurturing spiritual awareness, character development, and community engagement. It is expected that the values embodied in this activity will continue to inspire research, education, and community service programs throughout 2026 and beyond, contributing positively to national development and global sustainability. By: DKS

Image
Kamis, 15 Januari 2026
PUNIA BHAKTI RSI YADNYA IAHN GDE PUDJA MATARAM DUKUNG ASTA PROTAS KEMENAG DAN SDGS 2030

Mataram Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram kembali menegaskan jati dirinya sebagai perguruan tinggi keagamaan yang berakar kuat pada nilai spiritual sekaligus responsif terhadap agenda pembangunan berkelanjutan. Hal tersebut tercermin dalam pelaksanaan Punia Bhakti Rsi Yadnya yang digelar pada Kamis, 15 Januari 2026, sebagai bagian dari rangkaian Hari Suci Siwaratri. Kegiatan ini melibatkan unsur pimpinan, dosen, serta tenaga kependidikan di lingkungan IAHN Gde Pudja Mataram, mencerminkan kebersamaan sivitas akademika dalam mengaktualisasikan nilai dharma di ruang akademik. Pelaksanaan Punia Bhakti Rsi Yadnya dikoordinasikan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) di bawah kepemimpinan Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, S.S., M.Ag., sebagai wujud nyata integrasi spiritualitas Hindu dengan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Sebagai output utama kegiatan, punia bhakti disalurkan kepada para sulinggih dan pemangku yang selama ini berperan penting dalam pembinaan spiritual umat, yakni Pedanda Dwija Putra dari Griya Suranadi, Pedanda Puja Manuaba dari Griya Gunung Sari, Pedanda Kertha Arsa, Pedanda Kelingan, dan Pedanda Gde Nirarsa dari Griya Pagesangan, serta Pemangku Kampus Pura Saraswati IAHN Gde Pudja Mataram, Ida Bagus Rai. Penyaluran punia ini tidak hanya bermakna religius, tetapi juga menjadi simbol penghormatan kampus terhadap sumber nilai, ilmu, dan kebijaksanaan spiritual. Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut yang dinilai selaras dengan visi pengembangan kampus ke depan. Menurutnya, Punia Bhakti Rsi Yadnya merupakan refleksi karakter perguruan tinggi keagamaan yang tidak memisahkan antara penguatan intelektual dan kedalaman spiritual. Kampus tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang pembentukan kesadaran etis dan spiritual. Melalui kegiatan ini, IAHN Gde Pudja Mataram menunjukkan komitmennya dalam mendukung SDGs 2030 dan Asta Protas Kementerian Agama melalui pendekatan keagamaan yang membumi dan berkelanjutan, ungkap Rektor. Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, Punia Bhakti Rsi Yadnya menjadi bagian dari strategi branding institusional IAHN Gde Pudja Mataram sebagai kampus Hindu yang unggul dalam pengembangan spiritualitas, moderasi beragama, serta pengabdian kepada masyarakat. Nilai-nilai yang diinternalisasikan melalui kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat arah kebijakan penelitian dan pengabdian sepanjang tahun 2026, sekaligus meningkatkan kontribusi kampus bagi umat, bangsa, dan pembangunan nasional yang berkelanjutan. By: DKS