background

RILIS BERITA

Berita Utama


Berita Terbaru

Image
Senin, 12 Januari 2026
ASESMEN LAPANGAN LAMSPAK, PRODI MAGISTER ILMU KOMUNIKASI HINDU IAHN GDE PUDJA MATARAM SIAP TINGKATKAN MUTU

Mataram, 12 Januari 2026 Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Hindu Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram menjalani Asesmen Lapangan (AL) akreditasi yang dilaksanakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Polik Administrasi dan Komunikasi (LAMSPAK) pada 11 s.d. 13 Januari 2026. Proses akreditasi sebagai upaya dan tahapan untuk meningkatkan mutu program studi. Asesor pada Asesmen Lapangan ini yaitu Prof. Anang Sujoko, S.Sos., M.Si., D.COMM. dari Universitas Brawijaya dan Dr. Rini Darmastuti, S.Sos., M.Si. dari Universitas Kristen Satya Wacana. Kehadiran tim asesor bertujuan untuk melaksanakan klarifikasi, verifikasi, serta pendalamanan data, informasi, dan eviden yang telah disampaikan sebelumnya dalam dokumen evaluasi diri. Pembukaan dilaksanakan pada Senin (12/1) di Ruang Pertemuan Lantai II, Gedung Rektorat IAHN Gde Pudja Mataram, dilanjutkan dengan proses asesmen. Proses inti akreditasi dilaksanakan di Ruang Senat, asesmen fokus pada penetapan data formulir Formulir Evaluasi Diri (FED) sebagai dasar penilaian kuantitatif, telaah terhadap Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), dan pendalaman data bersama Tim Task Force Akreditasi. Tim asesor juga melaksanakan dialog dengan unsur manajemen Perguruan Tinggi, alumni, dan pengguna lulusan guna memperoleh gambaran komprehensif mengenai relevansi dan dampak lulusan di masyarakat. Rangkaian selanjutnya adalah sesi bersama dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Asesor menggali informasi mengenai kinerja, keterlibatan, pelayanan, serta tingkat kepuasan sivitas akademika terhadap pengelolaan program studi. Saat seluruh rangkaian klarifikasi tuntas dilaksanakan, maka tim asesor melaksanakan kerja mandiri untuk menyusun draft berita acara serta rekomendasi hasil asesmen lapangan. Asesor menyampaikan umpan balik saat kegiatan panel asesor kepada pimpinan UPPS dan Program Studi, dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Asesmen Lapangan. Secara keseluruhan, pelaksanaan Asesmen Lapangan mengacu pada ketentuan dan kode etik LAMSPAK yang menekankan prinsip profesionalitas, objektivitas, dan transparansi dalam penilaian mutu pendidikan tinggi. BY:A9

Image
Senin, 12 Januari 2026
REKTOR IAHN GDE PUDJA MATARAM MEMBUKA SECARA RESMI ASESMEN LAPANGAN LAMSPAK PRODI MAGISTER ILMU KOMUNIKASI HINDU

Mataram 12 Januari 2026 ,Rektor Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., secara resmi membuka kegiatan Asesmen Lapangan Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi dan Komunikasi (LAMSPAK) dalam rangka akreditasi Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Hindu. Kegiatan ini bertempat di Aula Lantai II IAHN Gde Pudja Mataram dan dilaksanakan pada Senin, 12 Januari 2025, serta dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan, pejabat fungsional dan struktural IAHN Gde Pudja Mataram. Asesmen lapangan ini dilakukan oleh Tim Asesor LAMSPAK yang terdiri atas Prof. Anang Sjoeko, S.Sos., M.Si., D.Comm. selaku Ketua Tim Asesor dan Dr. Rini Darmastuti, S.Sos., M.Si. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menilai ketercapaian standar mutu akademik, tata kelola, sumber daya, serta capaian pembelajaran Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Hindu sesuai dengan ketentuan akreditasi nasional. Dalam sambutannya, Rektor IAHN Gde Pudja Mataram Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi kepada Tim Asesor LAMSPAK atas kehadiran serta pendampingan yang diberikan kepada institusi. Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Tim Asesor LAMSPAK atas kehadirannya di IAHN Gde Pudja Mataram, serta atas petunjuk dan arahan yang diberikan kepada kami, khususnya dalam bagaimana menyusun evidence secara kuantitatif dan kualitatif agar memungkinkan secara jumlah mahasiswa untuk kepentingan penilaian, ujar Rektor. Rektor juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh sivitas akademika atas kerja sama dan komitmen dalam menyiapkan asesmen lapangan ini, serta mengajak seluruh unsur institusi untuk berperan aktif selama proses asesmen berlangsung. Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran pimpinan, ketua dan anggota tim akreditasi Prodi Magister Ilmu Komunikasi Hindu mohon kerja sama semua pihak untuk berperan aktif dalam memberikan data dan informasi yang dibutuhkan oleh Tim Asesor agar asesmen lapangan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, tambahnya. Sementara itu, Ketua Tim Asesor LAMSPAK, Prof. Anang Sujoko, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh pimpinan dan sivitas akademika IAHN Gde Pudja Mataram. Terima kasih atas sambutan yang luar biasa. Asesmen ini merupakan bagian dari upaya membuat sebuah titik berkelanjutan untuk menjadi lebih baik. Tugas kami datang ke IAHN Gde Pudja Mataram adalah untuk memastikan apakah program studi ini sudah berkembang ke arah yang lebih baik, ungkapnya. Prof. Anang menjelaskan bahwa asesmen lapangan dilakukan melalui penilaian dokumen, penggalian data, serta klarifikasi terhadap berbagai aspek penyelenggaraan program studi. Kami melakukan penilaian dari data-data yang tersedia, menggali informasi, dan melakukan klarifikasi yang diperlukan. Seluruh hasil asesmen ini selanjutnya akan kami laporkan kepada Dewan Akreditasi LAMSPAK. Terima kasih dan mohon kerja samanya, pungkasnya. Melalui pelaksanaan asesmen lapangan ini, diharapkan Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Hindu IAHN Gde Pudja Mataram dapat terus meningkatkan mutu akademik dan tata kelola pendidikan tinggi secara berkelanjutan serta memperoleh hasil akreditasi yang optimal. BY:P26

Image
Sabtu, 10 Januari 2026
PERKUAT KOLABORASI, REKTOR IAHN GDE PUDJA MATARAM BANGUN SINERGI DENGAN TOKOH AGAMA DAN TOKOH MASYARAKAT NTB

Mataram Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram mengawali tahun 2026 dengan memperkuat kolaborasi dan sinergi bersama tokoh agama, tokoh umat, dan tokoh masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui kegiatan Simakrama, Jumat (9/1/2026), di Lantai III Gedung Rektorat IAHN Gde Pudja Mataram. Kegiatan Simakrama tersebut menjadi ruang pertemuan strategis antara pimpinan perguruan tinggi dan para pemangku kepentingan umat Hindu di NTB untuk membangun kesepahaman bersama dalam pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Hindu negeri. Simakrama dihadiri oleh para Sulinggih/Pandita, yakni Ida Pedanda Gde Kerta Arsa, Ida Pedanda Gde Oka Keniten, dan Ida Pedanda Nirarsa, serta pimpinan lembaga dan organisasi keumatan Hindu di NTB. Hadir pula perwakilan PHDI, WHDI, PSN, Prajaniti, PUSKOR, ICHI, PD KMHDI, PERADAH, Sarati Banten Indonesia Provinsi NTB, serta Kepala Bidang Bimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB, bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat lainnya. Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata A., Ma.SE., M.Si., menegaskan bahwa kolaborasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat merupakan fondasi penting dalam memajukan IAHN Gde Pudja Mataram. Menurutnya, keterbukaan terhadap masukan dan gagasan dari berbagai elemen umat menjadi bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan mutu kelembagaan, akademik, dan pelayanan kepada masyarakat. IAHN Gde Pudja Mataram tidak dapat berjalan sendiri. Dukungan, masukan, dan kolaborasi dengan para tokoh umat dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mendorong kemajuan institusi, ujar Rektor. Sambrama Wacana juga disampaikan oleh Ratu Prande Kerta Arsa yang menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap pengembangan pendidikan tinggi Hindu di NTB. Beliau juga mengusulkan agar dilaksanakan persembahyangan bersama setiap Purnama yang dipuput oleh Pedanda sebagai bagian dari penguatan spiritual sivitas akademika. Dalam sesi dialog, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) menyampaikan sejumlah masukan strategis terkait rencana transformasi IAHN Gde Pudja Mataram menjadi universitas. Ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang, penguatan peran alumni, serta pengembangan program studi baru yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk wacana pembentukan Fakultas Kedokteran yang didukung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penyusunan Rencana Strategis (Renstra). Tokoh masyarakat NTB turut mendorong agar dosen IAHN Gde Pudja Mataram lebih aktif terlibat dalam pengabdian kepada masyarakat, khususnya melalui pendampingan penyusunan awig-awig di tingkat banjar. Keterlibatan tersebut dinilai strategis dalam mendukung penerapan restorative justice dan penyelesaian persoalan sosial berbasis kearifan lokal, terutama melalui peran Program Studi Hukum. Sementara itu, perwakilan Ikatan Cendekiawan Hindu Indonesia (ICHI) mengapresiasi langkah-langkah pengembangan IAHN Gde Pudja Mataram dan berharap institusi ini mampu merumuskan Pola Ilmiah Pokok (PIP) sebagai ciri khas pengembangan keilmuan perguruan tinggi Hindu yang berkontribusi di tingkat lokal, nasional, hingga internasional. ICHI juga menekankan pentingnya data demografi umat Hindu yang akurat sebagai dasar perencanaan program. Kegiatan Simakrama berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh kekeluargaan. Berbagai masukan yang disampaikan menjadi komitmen bersama untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara IAHN Gde Pudja Mataram dengan umat dan masyakademik melalui kolaborasi ini, IAHN Gde Pudja Mataram diharapkan semakin mantap menjalankan perannya sebagai perguruan tinggi keagamaan Hindu negeri yang adaptif, inklusif, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia serta penguatan moderasi beragama di Nusa Tenggara Barat. By:P26

Image
Sabtu, 10 Januari 2026
MENGAWALI TAHUN 2026, REKTOR IAHN GDE PUDJA MATARAM TERIMA MASUKAN TOKOH AGAMA DAN TOKOH MASYARAKAT NTB DALAM SIMAKRAMA

Mataram Mengawali tahun 2026, Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram menggelar kegiatan Simakrama bersama tokoh agama, dan tokoh masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (9/1/2026), bertempat di Lantai III Gedung Rektorat IAHN Gde Pudja Mataram. Kegiatan Simakrama dihadiri oleh para Sulinggih/Pandita, yaitu Ida Pedanda Gde Kerta Arsa, Ida Pedanda Gde Oka Keniten, dan Ida Pedanda Nirarsa, serta sejumlah pimpinan lembaga dan organisasi keumatan Hindu di NTB. Hadir di antaranya Ketua PHDI Provinsi NTB, Ketua WHDI Provinsi NTB, Ketua PSN Provinsi NTB, Ketua Prajaniti Provinsi NTB, Ketua PUSKOR Provinsi NTB, Ketua ICHI Provinsi NTB, Ketua PD KMHDI Provinsi NTB, Ketua PERADAH Provinsi NTB, Ketua Sarati Banten Indonesia Provinsi NTB, serta Kepala Bidang Bimas Hindu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat lainnya. Kegiatan ini menjadi forum silaturahmi dan dialog strategis dalam rangka menyerap aspirasi serta masukan dari berbagai unsur umat dan masyarakat guna mendukung pengembangan IAHN Gde Pudja Mataram sebagai perguruan tinggi keagamaan Hindu negeri. Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata A., Ma.SE., M.Si., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir atas dukungan dan kontribusi pemikirannya. Menurutnya, masukan dari para tokoh sangat diperlukan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu kelembagaan, akademik, dan pelayanan kepada umat. IAHN Gde Pudja Mataram senantiasa terbuka terhadap saran dan kritik konstruktif sebagai pijakan dalam memajukan institusi agar semakin unggul dan berdaya saing, ujarnya. Sambutan juga disampaikan oleh Ratu Prande Kerta Arsa yang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan pendidikan tinggi Hindu di NTB sebagai bagian dari pembinaan umat. Dalam sesi dialog, sejumlah masukan strategis disampaikan, antara lain terkait rencana transformasi IAHN Gde Pudja Mataram menjadi universitas, penguatan peran alumni, pengembangan program studi baru yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Selain itu, peserta Simakrama juga mendorong penguatan pengabdian kepada masyarakat, khususnya melalui pendampingan penyusunan awig-awig berbasis kearifan lokal, serta perumusan Pola Ilmiah Pokok (PIP) sebagai ciri khas pengembangan keilmuan perguruan tinggi Hindu. Kegiatan Simakrama berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh kekeluargaan. Berbagai masukan yang disampaikan menjadi komitmen bersama untuk ditindaklanjuti demi kemajuan IAHN Gde Pudja Mataram. Melalui kegiatan ini, IAHN Gde Pudja Mataram diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi keagamaan Hindu negeri yang adaptif, inklusif, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia serta penguatan moderasi beragama di Nusa Tenggara Barat. By:P26

Image
Jumat, 09 Januari 2026
RECTOR OF IAHN GDE PUDJA MATARAM CONDUCTS SIMAKRAMA WITH RELIGIOUS AND COMMUNITY LEADERS TO STRENGTHEN INSTITUTIONAL DEVELOPMENT

Mataram, January 9, 2025 The Rector of the State Institute of Hindu Religion (IAHN) Gde Pudja Mataram held a Simakrama forum with religious and community leaders on Friday, January 9, 2025, at the 3rd Floor Hall of the Rectorate Building, IAHN Gde Pudja Mataram. The forum was attended by Sulinggih, Pinandita, Hindu religious leaders, community figures, leaders of Hindu organizations, as well as representatives of the academic community of IAHN Gde Pudja Mataram. This activity aimed to strengthen communication, absorb public aspirations, and enhance synergy between the campus and the wider community. In his opening remarks, the Rector expressed his appreciation and gratitude to all community elements for their ongoing support toward the progress of IAHN Gde Pudja Mataram. He emphasized that IAHN Gde Pudja Mataram belongs to the Hindu community, therefore constructive input, expectations, criticism, and suggestions from the public are essential for shared institutional advancement. The dialogue session took place in an open and interactive atmosphere. Participants conveyed perspectives on the strategic role of IAHN Gde Pudja Mataram in serving the Hindu community, the need to strengthen academic quality and institutional governance, and the importance of the campus remaining actively present among the people. As an outcome of the forum, several key points were identified, including the need to continuously improve the quality of education, expand community-oriented programs, and strengthen collaboration with religious and social institutions. The Simakrama also functioned as a joint evaluation forum to refine campus programs and formulate future strategic directions, including the aspiration and long-term plan for IAHN Gde Pudja Mataram to potentially transform into a university. Through this activity, IAHN Gde Pudja Mataram reaffirmed its commitment to inclusive governance, continuous improvement, and meaningful engagement with the community in supporting sustainable institutional development. (DKS)

Image
Kamis, 08 Januari 2026
IAHN GDE PUDJA MATARAM PERINGATI HARI AMAL BAKTI KE-80 KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA

Mataram, 3 Januari 2026 Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram menggelar upacara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia pada Sabtu (3/1). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh sivitas akademika, jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, CPNS dan PPPK, serta undangan dari organisasi keagamaan dan kemahasiswaan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sejumlah tokoh dan perwakilan organisasi turut hadir dalam upacara tersebut, di antaranya Ketua dan Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) IAHN Gde Pudja Mataram, Ketua PHDI Provinsi NTB, Ketua WHDI Provinsi NTB, Ketua PSN Provinsi NTB, Ketua Prajaniti Provinsi NTB, Ketua PUSKOR Provinsi NTB, Ketua ICHI Provinsi NTB, Ketua PD KMHDI Provinsi NTB, Ketua PERADAH Provinsi NTB, Ketua Sarati Banten Indonesia Provinsi NTB, Ketua Dekorwil Perkumpulan Pendidik Pasraman Indonesia Provinsi NTB, Ketua Yayasan Dharma Laksana, Ketua PHDI Kota Mataram, Ketua WHDI Kota Mataram, Ketua PHDI Kabupaten Lombok Barat, Ketua PSN Kota Mataram, Ketua WHDI Kabupaten Lombok Barat, Ketua PC KMHDI Kota Mataram, Ketua Yayasan I.B. Palguna, Ketua Ikatan Alumni IAHN Gde Pudja Mataram, serta para pensiunan IAHN Gde Pudja Mataram. Rektor IAHN Gde Pudja Mataram, Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, A.Ma., S.E., M.Si., M.Pd., bertindak sebagai pembina upacara dan membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia. Dalam amanat tersebut ditegaskan tema peringatan HAB ke-80, yakni Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju. Peringatan Hari Amal Bhakti ke-80 menjadi momentum refleksi dan rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian Kementerian Agama dalam melayani umat dan bangsa. Tema yang diusung menegaskan bahwa kerukunan bukan hanya ketiadaan konflik, melainkan kekuatan bangsa yang tumbuh dari sinergi seluruh elemen masyarakat dalam keberagaman. Sejak awal berdirinya, Kementerian Agama hadir sebagai institusi strategis dalam menjaga kehidupan beragama yang damai dan harmonis di tengah kemajemukan Indonesia. Memasuki usia delapan dekade, Kementerian Agama terus meneguhkan perannya sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan. Melalui semangat Kemenag Berdampak, berbagai upaya dilakukan, mulai dari transformasi digital layanan keagamaan, penguatan pendidikan madrasah dan perguruan tinggi keagamaan, hingga pemberdayaan ekonomi umat berbasis pesantren serta dana sosial keagamaan. Dalam menghadapi tantangan global dan pesatnya perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, Kementerian Agama menekankan pentingnya penguasaan teknologi yang beretika dan berlandaskan nilai kemanusiaan. Aparatur Sipil Negara Kementerian Agama dituntut untuk adaptif, inovatif, dan responsif, serta mampu menghadirkan konten keagamaan yang moderat, sejuk, dan mencerahkan di ruang digital. Melalui peringatan Hari Amal Bhakti ke-80 ini, IAHN Gde Pudja Mataram menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi mendukung peran Kementerian Agama dalam mewujudkan kehidupan umat yang rukun, Indonesia yang damai, maju, dan bermartabat. BY:P26