background

RILIS BERITA

Berita Utama


Berita Terbaru

Image
Rabu, 14 Januari 2026
IAHN GDE PUDJA MATARAM PERKUAT PERAN PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN MELALUI PUNIA BHAKTI RSI YADNYA MENYAMBUT SIWARATRI 2026

Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram terus memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan spiritualitas Hindu melalui persiapan Punia Bhakti Rsi Yadnya, yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Suci Siwaratri 2026. Kegiatan ini dirancang sebagai wujud sinergi antara nilai bhakti, tradisi keagamaan, dan komitmen institusi terhadap pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun global. Punia Bhakti Rsi Yadnya tidak hanya dimaknai sebagai bentuk penghormatan kepada para sulinggih dan pemangku, tetapi juga sebagai ruang refleksi akademik dan spiritual bagi sivitas akademika. Melalui kegiatan ini, IAHN Gde Pudja Mataram menegaskan identitasnya sebagai perguruan tinggi keagamaan Hindu yang menempatkan spiritualitas sebagai fondasi etika, kepemimpinan, dan pengabdian sosial. Ketua Panitia kegiatan, Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, S.S., M.Ag., yang juga menjabat sebagai Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), menyampaikan bahwa seluruh rangkaian persiapan difokuskan pada penguatan makna dan dampak kegiatan. Punia Bhakti Rsi Yadnya diharapkan menjadi medium pembelajaran spiritual sekaligus pengabdian, yang selaras dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan nilai luhur ajaran Hindu, ujarnya. Dalam konteks strategis, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen IAHN Gde Pudja Mataram dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 serta Asta Protas Kementerian Agama Republik Indonesia. Spirit Siwaratri yang menekankan pengendalian diri, kesadaran batin, dan pencerahan spiritual diposisikan sebagai fondasi moral bagi terwujudnya pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. Melalui persiapan Punia Bhakti Rsi Yadnya, IAHN Gde Pudja Mataram mempertegas visinya sebagai perguruan tinggi keagamaan Hindu yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing, sekaligus relevan dengan tantangan zaman. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat citra institusi sebagai pusat pembentukan insan akademik yang cerdas secara intelektual, matang secara spiritual, dan berkomitmen terhadap keberlanjutan masa depan bangsa. By: DKS

Image
Rabu, 14 Januari 2026
IAHN GDE PUDJA MATARAM PREPARES PUNIA BHAKTI RSI YADNYA TO SUPPORT SDGS 2030 AND ASTA PROTAS IN COMMEMORATION OF SIWARATRI

The Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram is intensifying preparations for the Punia Bhakti Rsi Yadnya activity as part of the sacred series of Siwaratri Day, which will be observed by Hindus on 17 January 2026. This initiative reflects the institutions commitment to integrating spiritual values with national and global development agendas, particularly the Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 and the Asta Protas of the Ministry of Religious Affairs. The activity is organized under the leadership of Dr. Ni Luh Sinar Ayu Ratna Dewi, S.S., M.Ag., who serves as both the Chair of the Organizing Committee and Head of the Institute for Research and Community Service (LPPM) of IAHN Gde Pudja Mataram. Through careful coordination and institutional collaboration, the committee is ensuring that the event is not merely ceremonial but also meaningful in strengthening the role of higher education institutions in spiritual, ethical, and sustainable development Punia Bhakti Rsi Yadnya is designed as an expression of devotion and respect from the academic community toward sulinggih and pemangku, while simultaneously reinforcing the internalization of dharma, ethics, and local wisdom within the implementation of the universitys Tri Dharmaeducation, research, and community service. The activity embodies Hindu philosophical teachings that emphasize knowledge as a sacred offering and moral responsibility, aligning spiritual practice with academic and social contribution In its broader context, the program highlights the relevance of Hindu spirituality to contemporary development challenges. By linking Siwaratris message of self-awareness and inner transformation with SDGs and Asta Protas, the event underscores the idea that sustainable development must be rooted in harmony between human beings, nature, and the Divine. This perspective strengthens the vision of IAHN Gde Pudja Mataram as a center for spiritual enlightenment and ethical scholarship in the modern era. The preparation of Punia Bhakti Rsi Yadnya also reflects IAHN Gde Pudja Matarams strategic alignment with the Asta Protas of the Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia, particularly in strengthening religious moderation, enhancing quality education, and promoting environmentally and socially sustainable development. In line with the SDGs 2030, the program emphasizes the role of spirituality as a moral foundation for inclusive growth, human development, and ethical leadership, positioning religious higher education institutions as key contributors to sustainable national transformation. Through Punia Bhakti Rsi Yadnya, LPPM IAHN Gde Pudja Mataram reaffirms its commitment to fostering a spiritually grounded academic environment and contributing actively to national priorities and global sustainability efforts. The institution hopes that the spirit of devotion and service cultivated through this activity will inspire continuous innovation and meaningful community engagement throughout 2026 and beyond. By: DKS

Image
Rabu, 14 Januari 2026
KEPALA BIDANG TATA LINGKUNGAN DLH KOTA MATARAM TEGASKAN PENTINGNYA IMPLEMENTASI AMDAL DALAM PEMBANGUNAN IAHN

Mataram Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram menegaskan pentingnya implementasi dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dalam seluruh tahapan pembangunan Kampus Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram. Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan serah terima simbolis dokumen AMDAL yang dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026. Serah terima simbolis dokumen AMDAL ini dilaksanakan setelah diterbitkannya Berita Acara Serah Terima (BAST) antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dengan penyedia jasa AMDAL. Kegiatan ini menjadi bagian dari tahapan akhir proses penyusunan AMDAL yang telah melalui rangkaian penilaian dan evaluasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup. Dalam arahannya, Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kota Mataram Salikin menyampaikan bahwa proses penyusunan dan penilaian dokumen AMDAL IAHN Gde Pudja Mataram telah selesai setelah melalui tahapan yang panjang dan cukup melelahkan. Proses tersebut dimulai sejak 24 Desember dan melibatkan berbagai tahapan penilaian teknis. Ia mengapresiasi komitmen IAHN Gde Pudja Mataram yang bersungguh-sungguh dalam menyusun dokumen AMDAL. Menurutnya, dokumen AMDAL telah disusun secara profesional dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Ia menekankan bahwa AMDAL tidak hanya berfungsi sebagai kelengkapan administrasi, tetapi menjadi pedoman utama dalam mengelola seluruh potensi dampak yang ditimbulkan dari kegiatan pembangunan. Lebih lanjut, disampaikan bahwa seluruh potensi dampak, baik pengelolaan limbah maupun dampak sosial, telah tertuang secara komprehensif dalam dokumen AMDAL. Oleh karena itu, dokumen ini harus digunakan dan diimplementasikan secara konsisten dalam pelaksanaan pembangunan. Ia menegaskan agar seluruh rencana pembangunan kampus dilaksanakan sesuai dengan dokumen AMDAL yang telah disusun. Kegiatan serah terima simbolis tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan IAHN Gde Pudja Mataram, di antaranya Rektor IAHN Gde Pudja Mataram Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, Ama.SE., M.Si., M.Pd., Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Dr. I Gusti Ayu Aditi, S.H., M.H., Kepala Biro AUAK Drs. I Gusti Nyoman Artawan, M.Ag., serta Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik Ni Made Ayu Gempa Wati, S.Ag., M.Pd.H., Pejabat Pembuat Komitmen I Wayan Sudiana, M.Pd.H, Pejabat Pengadaan I Wayan Wiharta Nadi, S.Sos.,M.Pd.H, Perencana dan SPI. Pada kesempatan tersebut, Rektor IAHN Gde Pudja Mataram menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram atas pendampingan dan arahan yang diberikan selama proses penyusunan AMDAL. Rektor berharap seluruh proses yang telah dilalui berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku, sehingga dapat mendukung kelancaran pembangunan Kampus IAHN Gde Pudja Mataram. Ia juga menambahkan bahwa pengalaman dalam penyusunan AMDAL ini menjadi pembelajaran penting untuk melengkapi berbagai kekurangan pada tahapan pembangunan selanjutnya. Dengan terlaksananya serah terima simbolis dokumen AMDAL ini, diharapkan seluruh rencana pembangunan di lingkungan IAHN Gde Pudja Mataram dapat berjalan secara efektif, terencana, ramah lingkungan, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi civitas akademika dan masyarakat luas. By:P26

Image
Rabu, 14 Januari 2026
SERAH TERIMA HASIL SECARA SIMBOLIS AMDAL DUKUNG PEMBANGUNAN KAMPUS IAHN GDE PUDJA MATARAM

Mataram Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Gde Pudja Mataram melaksanakan serah terima hasil Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) secara simbolis pada Rabu, 14 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung perencanaan pembangunan kampus yang berkelanjutan, tertib administrasi, dan ramah lingkungan. Serah terima simbolis dilakukan setelah diterbitkannya Berita Acara Serah Terima (BAST) antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dengan penyedia jasa AMDAL. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan dan proses pembinaan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram terkait penerapan dokumen AMDAL dalam perencanaan pembangunan kampus. Penyedia jasa AMDAL, PT Matrasarakan Sinergita selaku lead firm bersama PT Vertexindo sebagai anggota KSO, menyampaikan sosialisasi singkat hasil kajian AMDAL sekaligus menyerahkan dokumen pekerjaan secara simbolis kepada Rektor IAHN Gde Pudja Mataram. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, antara lain Rektor IAHN Gde Pudja Mataram Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata, AMa.SE., M.Si., M.Pd., Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Dr. I Gusti Ayu Aditi, S.H., M.H., Kepala Biro AUAK Drs. I Gusti Nyoman Artawan, M.Ag., serta Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik Ni Made Ayu Gempa Wati, S.Ag., M.Pd.H.Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa I Wayan Wiharta Nadi, S.SOS., M.Pd.H , Perencana dan SPI. Dalam sambutannya, Rektor IAHN Gde Pudja Mataram Prof. Dr. Ir. I Wayan Wirata menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kepala Bidang Tata lingkungan Hidup DLH Kota Mataram beserta jajaran, serta kepada para penyedia jasa AMDAL yang telah mendukung tersusunnya dokumen AMDAL ini. Rektor berharap seluruh proses yang telah dilalui berjalan sesuai regulasi yang berlaku, sehingga dapat menunjang kelancaran pembangunan Kampus IAHN Gde Pudja Mataram. Ia juga menambahkan bahwa pengalaman dalam penyusunan AMDAL ini menjadi pembelajaran berharga untuk melengkapi berbagai kekurangan pada tahapan pembangunan selanjutnya. Sementara itu, Kepala Bidang Tata Lingkungan Kota Mataram Salikin dalam sambutannya menyampaikan bahwa proses penyusunan dan penilaian dokumen AMDAL IAHN Gde Pudja Mataram telah dinyatakan selesai setelah melalui tahapan penilaian yang panjang dan melibatkan berbagai tahapan evaluasi sesuai ketentuan yang berlaku. Ia mengapresiasi komitmen IAHN Gde Pudja Mataram yang secara sungguh-sungguh menyusun dokumen AMDAL sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi lingkungan hidup. Menurutnya, dokumen AMDAL ini telah disusun secara profesional dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Lebih lanjut disampaikan bahwa dokumen AMDAL tidak hanya berfungsi sebagai persyaratan administrasi, melainkan menjadi pedoman utama dalam mengelola dampak yang ditimbulkan dari seluruh kegiatan pembangunan. Seluruh potensi dampak, baik terkait pengelolaan limbah maupun dampak sosial, telah tertuang secara komprehensif dalam dokumen tersebut. Oleh karena itu, dokumen AMDAL ini harus dijadikan dasar dalam pelaksanaan pembangunan dan diimplementasikan secara konsisten, sehingga seluruh rencana pembangunan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen, I Wayan Sudiana, S.Pd.H., M.Pd.H., menyampaikan bahwa selesainya pekerjaan AMDAL merupakan bagian penting dalam memastikan seluruh proses pembangunan kampus berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup. Dengan terselenggaranya serah terima simbolis ini, diharapkan seluruh rencana pembangunan di lingkungan IAHN Gde Pudja Mataram dapat terlaksana secara efektif, terencana, ramah lingkungan, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi civitas akademika dan masyarakat luas. By:P26

Image
Rabu, 14 Januari 2026
Rektor Segera Tindaklanjuti Arahan Dirjen Bimas Hindu terkait Perubahan Bentuk ke Universitas dan Penguatan SDM

Mataram Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI menggelar kegiatan Dirjen Menyapa dan Mendengar (Buda Sanggrahana) pada Rabu, 14 Januari 2026, di Ruang Sidang Lantai 14 Ditjen Bimas Hindu dan secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti pejabat pusat dan daerah, rektor PTKHN se-Indonesia, kepala kanwil Kemenag Provinsi Bali, serta penyelenggara dan penyuluh Hindu. Dalam sambutannya, Dirjen Bimas Hindu, Prof. I Nengah Duija, menekankan beberapa arahan strategis. Proses perubahan bentuk menjadi Universitas akan berlangsung pada Maret 2026, sehingga seluruh pihak harus segera melengkapi instrumen yang masih kurang agar persiapan berjalan lancar. Dirjen juga menegaskan pentingnya menyiapkan anggaran untuk Media dan Humas sebagai garda terdepan dalam komunikasi dan publikasi program Ditjen Bimas Hindu. Selain itu, Dirjen mendorong dosen-dosen muda untuk menempuh studi di luar instansi saat ini dan memanfaatkan Beasiswa LPDP, agar kualitas SDM akademik terus meningkat dan berdaya saing. Menanggapi arahan Dirjen, Rektor IAHN Gde Pudja Mataram menyampaikan komitmennya untuk segera menindaklanjuti langkah-langkah strategis tersebut. Rektor menegaskan bahwa akan melengkapi penyelesaian persyaratan perubahan bentuk menjadi Universitas dan melakukan pemetaan kebutuhan SDM agar dapat memenuhi standar akademik yang ditetapkan. Kami akan memastikan seluruh dosen dan tenaga kependidikan mendapatkan kesempatan pengembangan diri, baik melalui studi lanjut maupun pelatihan profesional, sehingga kualitas pendidikan di IAHN Gde Pudja Mataram semakin meningkat dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, ujarnya. Rektor juga menekankan pentingnya anggaran media dan humas dalam mendukung program Ditjen Bimas Hindu agar informasi dan capaian perguruan tinggi dapat tersampaikan secara efektif kepada publik. Melalui kegiatan Dirjen Menyapa dan Mendengar ini, diharapkan terbangun pemahaman yang lebih komprehensif, responsif, dan berkelanjutan dalam pelaksanaan program Ditjen Bimas Hindu, sehingga mampu menjawab kebutuhan umat Hindu serta mendukung pembangunan bidang keagamaan yang inklusif dan Program ini bertujuan memperkuat koordinasi, komunikasi, dan sinergi antara pusat dan daerah, serta membangun pemahaman yang komprehensif dan berkelanjutan dalam pelaksanaan layanan keagamaan Hindu di Indonesia. By:P26

Image
Rabu, 14 Januari 2026
DIRJEN BIMAS HINDU GELAR PROGRAM “MENYAPA DAN MENDENGAR” UNTUK PERKUAT KOORDINASI PUSAT DAN DAERAH

Mataram Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan Dirjen Menyapa dan Mendengar (Buda Sanggrahana) pada Rabu, 14 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Sidang Lantai 14 Ditjen Bimas Hindu serta diikuti secara daring melalui Zoom Meeting. Program Dirjen Menyapa dan Mendengar merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, serta sinergi antara Ditjen Bimas Hindu pusat dengan jajaran di daerah. Kegiatan ini diikuti oleh pejabat eselon II, III, dan IV Ditjen Bimas Hindu Pusat, pejabat fungsional madya dan muda, rektor atau ketua PTKHN se-Indonesia, kepala kanwil Kemenag Provinsi Bali, kepala kantor Kemenag kabupaten/kota se-Bali, hingga penyelenggara dan penyuluh Hindu se-Indonesia.Kegiatan diawali dengan pembukaan dan pengantar oleh Sekretaris Ditjen Bimas Hindu. Selanjutnya, Direktur Urusan Agama Hindu memaparkan program prioritas Direktorat Urusan Agama Hindu Tahun 2026 sebagai arah kebijakan dan rencana kerja yang akan dilaksanakan ke depan. Agenda kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif antara pusat dan daerah yang dipandu oleh Sekretaris Ditjen Bimas Hindu. Dalam sesi ini, para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan, kendala, serta aspirasi terkait pelaksanaan program dan layanan keagamaan Hindu di daerah masing-masing. Sebagai penutup, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu, Prof. I Nengah Duija, menyampaikan arahan strategis. Dirjen menekankan bahwa proses perubahan bentuk menjadi Universitas akan dilaksanakan pada bulan Maret 2026, sehingga semua pihak harus segera melengkapi instrumen yang masih kurang agar persiapan berjalan lancar. Selain itu, Dirjen menegaskan pentingnya menyiapkan anggaran untuk Media dan Humas sebagai garda terdepan komunikasi dan publikasi, agar program dan kegiatan tersampaikan kepada publik. Dirjen juga mendorong agar dosen-dosen muda tidak hanya menempuh studi di tempat yang sama, tetapi mencari pengalaman luar, terutama dengan memanfaatkan basis Beasiswa LPDP, sehingga kualitas akademik dan kompetensi sumber daya manusia semakin meningkat. Melalui kegiatan Dirjen Menyapa dan Mendengar ini, diharapkan terbangun pemahaman yang lebih komprehensif, responsif, dan berkelanjutan dalam pelaksanaan program Ditjen Bimas Hindu, sehingga mampu menjawab kebutuhan umat Hindu serta mendukung pembangunan bidang keagamaan yang inklusif dan berkelanjutan. By:P26